Home » , » Sinopsis Silsila Antv Minggu 15 September Episode 34

Sinopsis Silsila Antv Minggu 15 September Episode 34

Posted by Sisnet TV


Sisnettv.com - Sinopsis Silsila Antv Minggu 15 September Episode 34. Mauli berdiri depan cermin dan berpikir tentang Kunal yang membelanya dalam pesta. ia membuka lemari pakaian. Foto Mauli dan Kunal jatuh. Radhika mengambil bingkai itu. Radhika mengatakan Kunal banyak berkata hari ini, lebih tinggi dari harapan tetapi tak selalu mudah untuk mengambil tuduhan atas diri sendiri. ia takut akan aib jika masyarakat tahu tentang hal itu, tetapi Kunal membuatnya bangga hari ini. Air mata jatuh dari mata Mauli. ia bertanya kepada Radhika apakah kesalahan masa lalu Kunal telah dihapus. Radhika melihat ke arah frame, berkata mungkin Kunal dan Mauli dari frame telah berubah dan cinta di antara mereka tak ada lagi,  tapi hari ini Kunal membuktikan bahwa ia menghormatinya, dan itu adalah hal yang sulit, pernikahan tak selalu sama, dan hari ini Mauli telah mengambil posisi yang kuat dalam pernikahan mereka, terserah Mauli untuk memutuskan apa yang ingin ia lakukan dengan pernikahannya, Radhika berkata tak akan memaksa Mauli untuk mengambil keputusan apa pun sekarang.

Kunal menemukan Yammini sedang menonton klip lucu di ponsel. ia tertawa dengannya. Yammini memandang ke arah Kunal dengan saksama, dan mengatakan dirinya berharap Kunal yang nakal kembali ke kehidupan mereka lagi. Kunal meyakinkan Yammini bahwa dirinya belum ke mana-mana. Kunal meminta Yammini untuk pergi ke kamar, Mauli membawa obat-obatan untuk Yammini. Kunal berbalik meninggalkan rumah untuk bertemu teman. Yammini mendesak Mauli untuk menemaninya. Kunal dan Mauli tak punya pilihan selain pergi bersama.

Nandini sedang menunggu Kunal. ia memutuskan untuk menyiapkan makanan untuk Kunal.

Di dalam mobil, Mauli mengatakan dirinya tahu ke mana Kunal menuju. Kunal mulai mengemudi dengan diam-diam, ia melihat mata Mauli dipenuhi dengan air mata. Mauli mengingat ketika Kunal mendedikasikan lagu berikutnya untuk Mauli, mereka tertawa bersama saat lagu lama diputar. Mauli berterima kasih kepada Kunal dan berharap ia terus mendedikasikan lagu untuknya selamanya. Kunal dan Mauli tetap diam. Mauli menyeka air matanya.

Nandini menunggu Kunal di rumah. Mauli meninggalkan mobil dan ke rumah sakit. Kunal membalikkan mobil, lalu mengutuk dirinya sendiri karena dibutakan cinta, jika dirinya pergi menemui Nandini, Mauli harus bekerja sendiri. Mauli melihatnya memarkir mobil. ia meminta Mauli untuk pulang. Mauli bertanya apakah ia tak  pergi ke Nandini. Kunal menjawab mereka harus pulang, sudah larut malam. Mauli setuju dan masuk ke mobil. Kunal memutuskan untuk memberi tahu Nandini bahwa dirinya tak akan datang malam ini.

Kunal berdiri di balkon dan meminta maaf pada Nandini karena tak bisa mengunjunginya selama dua hari terakhir. Mata Nandini dipenuhi dengan air mata. Kunal berjanji untuk berbicara dengan Nandini selama yang ia inginkan, ia mengatakan padanya untuk membayangkan ia menemaninya dan mulai makan malam. Mereka berbicara sampai larut malam

Kunal dan Nandini tertidur ketika masih melakukan panggilan telepon. Keesokan paginya, Mauli menemukan  Kunal  di atas kursi goyang yang ia tiduri. ia memperbaiki posturnya dengan hati-hati, tetapi mundur ketika ia melihat panggilan Nandini masih menyala setelah 7 jam.

Kunal datang untuk menemui Nandini dengan mawar dan meminta maaf karena tak bisa datang dalam dua hari terakhir. Nandini memahami bahwa Yammini adalah tanggung jawabnya dan ia membutuhkannya untuk saat ini. Kunal mengatakan besok adalah Aashthmi. ia berjanji pada Nandini untuk berada di sana. Mereka akan merayakan Yashtmi pertama mereka bersama.

Keesokan harinya, Mauli melayani anak-anak dengan makanan. ia mendapat telepon dari Jyoti yang merasa lega bahwa Kunal kembali ke rumah. Mauli memotong panggilannya karena ia sibuk sekarang. Kunal bergegas masuk dan menabrak Mauli, ponselnya jatuh. Keduanya membungkuk untuk mengambilnya,kepala mereka terbentur. Yammini menonton ini dan meminta mereka membenturkan kepala lagi, kalau tak itu pertanda buruk. Mauli menutup matanya, Kunal dengan enggan menundukkan kepalanya dengan Mauli. Yammini tertawa bahwa dirinya bersenang-senang membodohi mereka berdua, itu bukan pertanda buruk tapi simbol cinta.

Di sisi lain Nandini sedang memasak. Pendeta tiba untuk Pooja. Mauli melayani anak-anak dengan penuh semangat. Seorang anak laki-laki meminta Channa. Mauli memanggil Kunal sebagai Jaana, dan memintanya untuk mengambil Channa. Mauli merasa canggung seketika, lalu pergi untuk mengambil Channa sendiri.

Pramilla memberi tau  Yammini bahwa ia selalu berdoa kepada Tuhan agar pasangan Kunal dan Mauli tetap bersama. Yammini mengatakan kadang-kadang doa dijawab, ia harus terus berdoa untuk mereka.

Iklan Dibawah

0 komentar:

Post a Comment