Home » , » Sinopsis Kasam Antv Episode 327 (Versi India)

Sinopsis Kasam Antv Episode 327 (Versi India)

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Kasam Antv Episode 327 (Versi India)
Sinopsis Kasam Antv Episode 327 (Versi India)
Sisnettv.com - Sinopsis Kasam Antv Episode 327 (Versi India). Bee ji mendatangi Rishi dan menyuruhnya pergi menemui Tanuja sekali. Rishi mengatakan bahwa ia tak mencintainya. Rishi setuju untuk bertemu dengan Tanuja untuk yang terakhir kalinya. Malaika tergerak untuk melihat Rishi siap untuk pertunangan. ia bilang mereka seharusnya tak bertemu satu sama lain hari ini, kalau tak pertunangan ini akan pecah. ia pergi untuk menghentikan Tanuja dan mengirim Poorab ke belakang Rishi. 

Poorab menghentikan jalan Rishi dan mengucapkan selamat kepadanya. Rishi bertanya apa yang ia lakukan di sini, Poorab mengatakan bahwa ia adalah saudaranya. Manpreet datang untuk mengirim Resi dan memperingatkan Poorab untuk pergi. Malaika pergi untuk membuka pintu Tanuja. Tanuja telah mengetuk pintu. 

Malaika berpikir jika Tanuja mengamatinya, ia tak akan menerima alasannya. ia melihat sekeliling, seorang pelayan mengatakan seseorang mengetuk pintu. Malaika menyuruhnya membuka pintu. Tanuja bertanya pada pelayan itu, lalu menemui Bee ji. Bee ji menyuruhnya untuk mencuci dan menjadi segar, Resi akan datang untuk berbicara dengannya. 

Bee ji berpaling ke arah seorang pelayan, Malaika mengambil kesempatan untuk masuk ke dalam ruangan sementara Bee ji menunggu di luar. ia mengirim Rishi ke dalam untuk berbicara dengan Tanuja. Rishi bilang itu hanya karena Bee ji bilang begitu. Di ruangan itu, Tanuja mengawasi Rishi mabuk. 

Rishi mengatakan Bee ji menyuruhnya untuk datang ke sini, ia tak sadar bahwa Tanuja memilih properti dan bukan dia.  Tanuja bertanya apakah ia mabuk, Rishi bilang itu bagus karena seseorang selalu mengatakan yang sebenarnya setelah mabuk. ia meminta ia untuk minum sedikit, ini akan membawa kebenaran darinya. ia mencoba menahannya dari kejatuhan, Rishi menyuruhnya untuk tak pamer. 

Tanuja mengatakan bahwa ia telah menandatangani surat-surat properti, ia mencari-cari kertas yang tak ada di sana. Rishi tertawa bertepuk tangan dan menghargai kemampuan aktingnya. ia tak mempercayai Tanuja dan meninggalkan ruangan. 

Tanuja mencoba meyakinkannya bahwa ia menandatangani surat-surat itu. Naitra merasa tegang bagaimana jika Rishi meninggalkannya. Rano berjanji bahwa Rishi akan bertunangan dengannya. Bee ji berdoa agar Rishi dan Tanuja turun bersama, ia akan mengurus hal lainnya. Mereka melihat Rishi turun, ia meminta maaf kepada Rano karena terlambat dan datang untuk pertunangan itu. Tanuja melihat pertunangan itu terjadi dan terjatuh di tangga. 

Divia dan Rano mengucapkan selamat kepada semua orang. Rishi mengawasi Tanuja sambil menangis di tangga. Malaika menyeringai saat datang ke Poorab. Poorab bertanya mengapa ia bahagia. Malaika bertanya kapan ia akan bahagia? Poorab mengatakan bahwa ia akan bahagia saat Bedi hancur dan Tanuja meninggal dunia. Malaika mengatakan bahwa ia ingin melihat Rishi dan Tanuja berpisah, ini akan membuat Rishi meninggal setiap hari. Poorab bertanya apa yang akan ia lakukan, Malaika tak siap untuk berbagi. 

Rishi melihat sekeliling dan melihat-lihat Tanuja berdiri di halaman belakang. Rishi berpikir hari ini bahwa ia telah membuktikan bahwa ia tak peduli padanya, sepertinya tidak. ia telah bunuh diri, ia adalah mayat hidup sekarang. Tanuja berpikir bahwa keduanya saling mencintai, mengapa Rishi membunuh cintanya hari ini dan tak mempercayainya. Rishi berjalan menuju Tanuja, ia berbalik. ia datang untuk berdiri di sampingnya. 

Tanuja sedang menangis. Tanuja mengatakan jika ia tersenyum di wajah, mengapa sakit seperti di mata. Rishi mengatakan bahwa ia tak dapat melihat cintanya. Tanuja bilang ia bisa, ia mencoba menghentikannya tapi ternyata tidak. Rishi bertanya apakah ia tak akan mengucapkan selamat kepadanya, ia bertunangan. 

Tanuja meninggalkan Rishi sambil menangis. Bee ji melihat ia lewat, kesal. Seorang pelayan berdiri di dekatnya dengan minuman, Rishi mengambil gelas dan menyesap alkohol darinya. Manpreet datang untuk mendukung Rishi dan mengirim pelayannya pergi. 

Rishi mengatakan pada Manpreet bahwa ia tak dapat merasakan apapun, ia meminta Manpreet apa yang harus ia lakukan dengan hatinya. Manpreet menghibur sang Rishi yang menangis. Rishi mengatakan bahwa ia telah berubah menjadi lelucon dan tertawa, Manpreet memeluknya dan membawanya ke kamarnya. Tanuja duduk di kamarnya kesal dengan kata-kata Rishi. 

Iklan Dibawah

0 komentar:

Post a Comment