Home » , » Sinopsis Bahu Begum Minggu 15 Maret 2020 - Episode 48

Sinopsis Bahu Begum Minggu 15 Maret 2020 - Episode 48

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Bahu Begum Minggu 15 Maret 2020 - Episode 48.
Sinopsis Bahu Begum Minggu 15 Maret 2020 - Episode 48.
Sisnettv.com - Sinopsis Bahu Begum Minggu 15 Maret 2020 - Episode 48. Di pagi hari, Azaan memanggil Shayra dan mengucapkan selamat ulang tahun. ia memintanya untuk mengambil gaun yang disimpan di sana. ia berkata padanya bahwa ia datang ke kantor di malam itu sendiri dan menceritakan segalanya. Shayra berkata kau seharusnya gak melakukan ini dengan Noor. ia menolak untuk mengenakan gaun dan ikut dengannya. Razia datang ke sana dan mengucapkan selamat ulang tahun. ia meminta Shayra untuk menghadiri acara atas namanya. Shayra berkata ia akan pergi. Azaan kata Ammi. Razia bertanya di mana dia? Shayra berkata ia sedang menelepon. Razia berkata kau tinggal di rumah dan berbicara di telepon. 

Shayra berkata pada Azaan bahwa ia gak bisa pergi bersamanya karena ia akan menghadiri sebuah acara. Azaan memintanya untuk mengenakan gaun itu saja. Shayra menolak dan menemukan lemari pakaian kosong. ia gak punya pilihan selain memakai gaun yang diberikan oleh Azaan. Razia keluar dan memberi tahu Mashuqa bahwa ia telah mengirim pesan Azaan. Mashuqa berkata ia meminta Shayra untuk bersiap-siap. Noor mencuri telepon Razia dan membaca pesan itu. ia terus mengembalikan telepon dan berpikir ia akan pergi ke sana dan bukan Shayra. Surayya datang dan bertanya buket mana yang ia suka. ia berkata hari ini adalah hari ulang tahun Shayra dan ia membawa ini untuknya. 

Noor mengejeknya. Surayya berkata mereka akan pergi dalam 15 hari. Noor tertawa dan memintanya untuk bersumpah demi Tuhan.  Surayya berkata bahwa ia berpikir untuk mengambil bantuannya, tetapi kau gak memiliki nilai. AR.Noor mengancam akan mengekspos Khalid. Surayya berkata jika Khalid masuk penjara maka kau akan keluar dari rumah ini. Noor berteriak pada Chachi. Surayya memperingatkannya dan pergi. Noor mengambil bunga dari buket dan berpikir ia akan menang dari Shayra. ia memanggil Dilruba. Dilruba datang ke Shayra dan memberikan buketnya yang berkata Azaan mengirimkannya. Razia menghentikannya dan berkata bahwa Azaan tak dapat mengirim bunga-bunga ini karena ia tahu kau alergi terhadapnya.

Iklan Dibawah

0 komentar:

Post a Comment