![]() |
| Sinopsis Bahu Begum Rabu 18 Maret 2020 - Episode 51 |
Sisnettv.com - Sinopsis Bahu Begum Rabu 18 Maret 2020 - Episode 51. Noor meminta Shayra untuk gak bertindak. Azaan memintanya untuk gak bertindak dan memiliki makanan. ia bangkit dan berkata aku akan memiliki makanan di kantor. Shayra mencoba menghentikannya. Azaan berkata ia akan memiliki makanan di kantor. Noor bangkit dan berkata aku akan membaca bismillah. ia menutup matanya. Azaan memainkan rekaman biakuh pembacaan Shayra.
Noor marah dan meminta ciuman dahi. Khalid marah dan bertanya mengapa kamu ingin setelah penghinaan. Azaan mendapat telepon dan pergi. Surayya berkata kepada Noor bahwa ia gak dapat merebut apapun. Azaan kembali dan berkata bahwa Sonia menelepon dan berkata bahwa pertemuan itu tertunda, berkata ia akan menyegarkan diri, makan, dan kemudian pergi ke kantor. Shayra mencoba menjelaskan kepada Noor. Noor melempar barang-barang.
Shayra bertanya apa perilaku ini? Noor berkata Azaan berperilaku gak baik dengannya dan menyalahkannya karena memprovokasi Azaan terhadapnya dan membalas dendam padanya. Shayra berkata apa yang kamu katakan? Noor berkata aku pikir kamu menyadari kamu salah dan membuatku menikah dengan Azaan, tapi aku salah, itu adalah trik kamu untuk menjadi hebat di mata mereka dan membuatku buruk. ia menyalahkannya karena datang dalam hidupnya dan berkata bahwa jika kamu gak datang maka aku gak akan memberi aku Azaan dan Ammi aku gak akan mati dan bertanya mengapa kamu lahir? ia mengangkat tangannya untuk menampar Shayra. Shayra memegang tangannya dan berkata bahwa jika ia gak memperbaiki jalannya maka ia akan sendirian. ia pergi.
Surayya berkata Shayra juga berkata ini. Khalid bertanya pada Noor mengapa ia mengejar Azaan bahkan setelah dihina olehnya. Asgar berkata ini adalah masalah suami dan istri dan memintanya untuk gak ikut campur. Khalid meminta maaf dan berkata aku akan selalu bersamamu. Noor berkata sepatu aku juga gak akan membutuhkan dukungan Anda. ia bilang kalian ada di sini selama beberapa hari. Surayya berkata bahkan kamu.
Noor berkata rencanaku gak lemah seperti rencanamu. Surayya berkata kepada Khalid bahwa ia melakukan apa yang mereka minta ia lakukan. ia bilang kamu akan melakukan apapun yang kami minta kamu lebih dekat dengan Noor. Khalid berkata ya. Surayya berpikir untuk membidik tiga dengan satu panah. Noor berbicara dengan temannya Zoya dan berkata ia perlu istirahat dan berbicara dengannya setelah datang ke sana. Mashuqa dan Dilruba mendengarnya. Mashuqa berkata masalah telah hilang. Noor melihat mereka mendengarnya dan pergi.
Azaan datang ke kamar Shayra. Shayra memintanya untuk pergi ke kamarnya. Azaan berkata pangeranmu yang menawan sedang berdiri di hadapanmu dan kau gak melihatnya. Shayra menatapnya dan berkata aku gak melihat mimpi pangeran menawan seperti gadis-gadis seperti itu melihat mimpi yang gak percaya diri dan aku telah berperang sendirian sejak kecil. ia bilang aku gak perlu pangeran tampan. Sje mendorongnya. Azaan berkata tetapi pangeran tampan ini membutuhkan pengemis dan menunjukkan kancing baju yang rusak. ia berkata siang hari adalah milikmu dan kamu akan melakukan tugas istri sekarang. Shayra berkata ia gak ingin berkata apa-apa. Azaan berkata aku mendengar bahwa Noor keluar dari Mashuqa. ia bertanya apakah ia pikir ia gak bisa pergi dari seorang pria tampan jika ia mendekatinya.
Shayra berkata kamu mengalami kesalahpahaman dan tertawa. ia bilang ia akan membawa jarum dan benang. Azaan menunjukkan jarum dan benang. ia menariknya lebih dekat padanya. Noor berbicara dengan Surayya dan berkata bahwa ia telah keluar sesuai rencana. Surayya memintanya untuk gak khawatir. Noor berkata bahwa ia telah membuat rencana bersamanya karena musuh adalah teman. ia berkata kita harus mengajarkan pelajaran kepada Shayra. Surayya berkata mereka saling mencintai, tetapi zalim zamana ini.
Azaan meminta Shayra untuk menjahit tombol. ia memintanya untuk menutup matanya dan meminta untuk gak membuka sampai ia memintanya. Azaan menutup matanya. AR.Shayra membuat Dilruba berdiri dan menjahit kancing kemejanya. Dilruba memandang Azaan dan menganggapnya tanpa baju. Azaan merasakan jarum menusuk di kulit dan teriakannya. ia membuka matanya dan melihat Dilruba. Shayra tertawa.
Dilruba pergi. Azaan marah. Shayra bertanya apakah ia takut? Azaan berkata jika hal ini terjadi denganmu maka kamu akan takut juga. ia bilang ia gak takut pada siapa pun kecuali Allah. Azaan menantang untuk menakutinya. ia menerima tantangan itu. Seseorang berdiri di luar kamarnya dan masuk ke dalam kamarnya. ia pikir Azaan ada di dalam ruangan dan masuk ke dalam. Seseorang memasuki kamarnya.
Baca Selanjutnya Sinopsis Bahu Begum Kamis 19 Maret 2020 - Episode 52

.jpeg)



0 komentar:
Post a Comment