Home » , , » Sinopsis Cinta Yang Abadi Selasa 10 Maret 2020 - Episode 16

Sinopsis Cinta Yang Abadi Selasa 10 Maret 2020 - Episode 16

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Cinta Yang Abadi Selasa 10 Maret 2020 - Episode 16.
Sinopsis Cinta Yang Abadi Selasa 10 Maret 2020 - Episode 16.
Sisnettv.comSinopsis Cinta Yang Abadi Selasa 10 Maret 2020 - Episode 16. Aryo sedang ngomong dengan dokter Irfan, dia bilang kalau dokter irfan sudah gak punya gelar dan klinik. Bahkan dia bilang Irfan orang miskin sekarang. Dokter Irfan bilang sejak kapan dia bisa lihat masa depan. Aryo bilang kliniknya akan hancur sehancurnya. 

Soraya melihat Aryo dan Irfan, lalu dia samperin, dia gak mau mereka berdua berantem lagi. Aryo mau narik Soraya, namun Soraya gak mau. Soraya bilang masa depan seseorang itu tidak ada yang tahu. Bahkan Soraya tidak tahu dia akan diceraikan oleh Aryo, dan menikah lagi dengan Dina. 

Soraya kemudian mengajak dokter Irfan pergi, Aryo emosi, dia mau pukul Dokter Irfan, namun Soraya malah melindungi dokter Irfan, sehingga dirinya yang kena pukulan balok Aryo hingga tidak sadarkan diri. Di sisi lain, Dina kesal melihat Aryo yang mau pukul Irfan demi Soraya.

Pak Marwan tanya kenapa Soraya, nampak Raras edih melihat mamanya tidak sadarkan diri. Dokter Irfan bilang kalau ini ulah Aryo, dia mau pukul dirinya namun dihalangi oleh Soraya.

Rara sedih, dia tanya gimana keadaan mamanya ke dokter Irfan. Dokter Irfan bilang dia akan berusaha menyelamatkan Soraya. Pak Marwan juga khawatir, Namun Dokter Irfan bilang kalau denyut nadi Soraya normal.

Pak Marwan melihat hp Irfan bunyi, dia pikir pasti itu telepon dari mama dokter Irfan. Di depan rumah, nampak ada Aryo yang penasaran dengan kondisi Soraya, dia tidak sengaja telah memukul Soraya. 

Rara melihat ada Aryo, dia nampak ketakutan dan panggil-panggil Opanya. Pak Marwan kemudian datang, dia bawa ember dan temui Aryo. Nampak pak Marwan siram Aryo, dan dia memarahi Aryo yang sudah kasar dengan Soraya. Aryo pengen melihat kondisi Soraya, namun dilarang oleh pak Marwan, dia dipaksa pergi.


0 komentar:

Post a Comment