Home » , , » Sinopsis Samudra Cinta SCTV Kamis 16 April 2020 - Episode 231-232

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Kamis 16 April 2020 - Episode 231-232

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Kamis 16 April 2020 - Episode 231-232
Sinopsis Samudra Cinta SCTV Kamis 16 April 2020 - Episode 231-232
Sisnettv.comSinopsis Samudra Cinta SCTV Kamis 16 April 2020 - Episode 231-232. Samudra sedih karena papanya menplak dia,bahkan pada saat di beri penghargaan di kampus papanya gak datang,cinta melihat smaudra sedih lalu dia temenin samudra. Dari jauh aril dan vina memperhatikan cinta dan samudra yang sedang bermesraan,mereka bilang kalau samudra dan cinta norak banget. 

Samudra nyuruh cinta rekamin dia kalau dia sedang di panggung, namun cinta di suruh dosen untuk bagi2in snack,namun cinta meminta nanti mau rekamin samudra kalau udah di panggung dan cinta di kasih ijin. 

Pada saat samudra sudah di panggung memperkenalkan diri,pak feri melihatnya dan terkaget. Pak feri melihat samudra bernyanyi dan pak feri menangis karena selama ini sudah memperlakukan samudra sangat kasar. 

Aril ngajak Vina pergi karena dia kesal liat samudra bernyanyi,pada saat dia pergi dia nabrak pak feri. Pak feri bertanya ke aril dan vina siapa yangs ednag nyanyi lalu mereka bilang kalau itu samudra,vina dan aril bwrlagak tidak sopan ke pak feri tiba2 pak angga datang dan memarahi aril karena sudah gak sopan sama pak feri yang beliau adalah rekan kerja pak angga. Namun aril gak peduli dan dia pergi,lalu pak angga meminta maaf ke pak feri atas perlakuan aril. 

Lalu pak angga melihat samudra sesang bernyanyi,pak angga memuji2 samudra bahwa samudra adalah mahasiswa berprestasi. 
Pak feri semakin sedih,samudra melihat pak feri disitu dan cinta mengajak pak feri bicara di luar,samudra mau melihat cinta dan pak feri namun samudra di cegat oleh dekan dan di suruh kembali duduk karena sebentar lagi mau di kasih penghargaan. 

Cinta menjelaskan ke pak feri alasan samudra menyamar pakai nama alfin,pak feri menangis lagi dan terus mengingat perlakuaannya terhadap samudra. 
Pada saat samudra maju ke panggung untuk di beri penghargaan,pak dekan menanyakan orang tua samudra namun samudra bilang kalau mamanya sedang di rumah sakit dan dia tidak punya papa.

Lalu pak angga mengajukan diri untuk jadi wali nya samudra,tiba2 pak feri berteriak dan bilang bahwa dia adalah papanya samudra dan ingin mendampingi samudra namun samudra bilang kalau dia hanya ingin di dampingi oleh pak angga.

pak angga bilang ke samudra kalau dia gak boleh seperti itu namun samudra menegaskan ke pak dekan bahwa pak feri bukan papanya dan dia hanya ingin di dampingi pak angga,lalu pak dekan meminta pak feri turun dari panggung,pak feri terus menangis. Pada saat acara selesai samudra lari pergi keluar, pak feri mengejar samudra dan cinta mengikuti mereka dari belakang.


0 komentar:

Post a Comment