Home » , , » Sinopsis Cinta Suci Rabu 27 Mei 2020 - Episode 17

Sinopsis Cinta Suci Rabu 27 Mei 2020 - Episode 17

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Cinta Suci Rabu 27 Mei 2020 - Episode 17
Sinopsis Cinta Suci Rabu 27 Mei 2020 - Episode 17
Sisnettv.com - Sinopsis Cinta Suci Rabu 27 Mei 2020 - Episode 17. Monica kasih kabar gembira kalau dirinya akan tinggal bersama Sherly. Sherly nampak senang ada mamanya. Sherly senang punya 2 mama, Mama Sherly dan Bunda Suci. Mendengar itu Monica terdiam. Di sisi lain Wahida mendengarnya, dia tahu ketika Monica dengar Suci, Monica terdiam. Wahida ingin memanfaatkan Suci, meskipun dia benci Suci.

Wahida samperin Monica, namun Monica bilang kalau dia ingin menyiapkan makan dulu. Wahida bilang kalau dia benci kalau dibantah oleh menantunya. Sherly datang, dia melihat Wahida yang marah, Sherly tanya kok oma marah. Namun Monica dan Wahida menutupinya. Wahida beralasan kalau dia hanya ingin ngomong untuk beresin tas Monica. Monica lalu mengajak Sherly makan bareng. Dalam hati, Wahida semakin tahu pola permainan Monica, dia bilang kalau Monica licin orangnya.

Baca Juga:

Sinopsis The World of The Married Trans TV Rabu 27 Mei 2020 - Episode 13

Sinopsis Muslimah ANTV Rabu 27 Mei 2020 - Episode 53

Tayang Perdana, Fabricated City di Trans7, Berikut Sinopsisnya

Sinopsis Inayah ANTV Rabu 27 Mei 2020 - Episode 43

Ramalan Zodiak Rabu 27 Mei 2020

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Rabu 27 Mei 2020 - Episode 87

Sinopsis Meri Durga ANTV Rabu 27 Mei 2020 - Episode 65

Legend of the Blue Sea Indosiar Rabu 27 Mei 2020 - Episode 2

Di tempat lain, Elsa dan suaminya nampak galau, karena ditelepon mang Jajang. Suaminya Elsa menyalahkan Elsa karena gadaikan sertifikat rumah di lintah darat. Sehingga rumah mereka terancam disita. Elsa bilang ke suaminya jangan bilang ke mamanya. Elsa menyuruh suaminya untuk cari uang. Suaminya bilang hanya ke Marcel bisa dapatkan uang, dia mau bilang ke Marcel, berharap dapat uang dan pekerjaan.

Wahida nampak pusing, dia bilang ke bibi kalau ini bukan hanya migrain biasa, namun dia banyak masalah. Di sisi lain Suci melihat dan mendengar mamanya lagi pusing. Suci menawarkan balsem dan pijitin namun Wahida gak mau. Wahida mengingatkan ke Suci meskipun ada Monica, dia jangan memanfaatkan keadaan. Wahida juga bilang kalau Suci hanya menginginkan uang Marcel. Suci membela diri, namun Wahida tidak mempercayai Suci.

Suci menangis karena perkataan Wahida, Monica datang dia menanyakan kenapa Suci menangis. Suci bilang tidak apa-apa. Monica memaksa Suci untuk cerita. Suci gak cerita, Monica minta maaf karena kedatangannya membuat masalah di rumah ini. Monica berkata manis ke Suci, dia bilang kalau Suci bagaikan mutiara, dia orang baik namun terjebak di tempat yang salah. 

Monica kemudian bilang kalau Suci jangan berhubungan lagi dengan Marcel. Monica beralasan kalau dia ingin menyiapkan hati dulu, Marcel punya dua istri. Suci mau melakukan yang dibilang Monica. Monica nampak senang, dan mengucapkan terima kasih. Di meja makan, nampak Monica menawari donat ke Sherly. Dia tahu Sherly sangat suka dengan donat. Suci menyiapkan makanan, dia dibantu adik Marcel, Silvi. Namun Silvi, nampak kakinya kena Suci. Sehingga Suci terjatuh dan makanannya menumpahi Mama Wahida.

Silvi ingin bicara dengan mamanya, dia masuk kamar Mamanya. Dia menanyakan kenapa mamanya itu bersikap keras ke Suci. Wahida bilang kalau Silvi masih kecil, tidak tahu masalahnya. Namun Silvi bilang kalau dia menikah dan punya mertua yang galak, pasti mamanya sakit hati. Wahida kemudian bilang ke Silvi kalau dia tahu maksud Silvi. Dalam hati, dia ingin mengembalikan kedamain di keluarganya. Dia ingin menyingkirkan Monica. 


0 komentar:

Post a Comment