Home » , , , » While You Were Sleeping Indosiar Kamis 18 Juni 2020 - Episode 3

While You Were Sleeping Indosiar Kamis 18 Juni 2020 - Episode 3

Posted by Sisnet TV

Sinopsis While You Were Sleeping Indosiar Kamis 18 Juni 2020 - Episode 3
Sinopsis While You Were Sleeping Indosiar Kamis 18 Juni 2020 - Episode 3

Di kantor polisi
Senior polisi mengeluh dengan perutnya yang makin menonjol berpikir kalau harus turunkan berat badannya, lalu menanyakan juniornya yang datang terlambat. Juniornya yang tadi hampir tertabrak, pikir agar Jangan diungkit karena hampir mati. Sementara seniornya seperti takpeduli, berpikir kalau dirinya bisa saja mati kalau tidak diet.

Pianis sedang melakukan wawancara dengan wartawa kalau menjaga fisik dan berlatih dengan giat. Wartaan tahu Park So Yoon masuk final Kompetisi Internasional Chopin untuk pertama kalinya di Korea, jadi meminta tanggapan. Saat So Yoon sedang menjawab pertanyaan wartawan, ibunya jatuh pingsan.

Baca Juga:

Sinopsis Pesantren Rock N Dut Kamis 18 Juni 2020 - Episode 18

Sinopsis Inayah ANTV Kamis 18  Juni 2020 - Episode 65

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Kamis 18 Juni 2020 - Episode 18

Sinopsis Insya Allah Surga Tingkat 2 Kamis 18 Juni 2020 - Episode 49

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Kamis 18 Juni 2020 - Episode 4

Sinopsis Saraswati Chandra Kamis 18 Juni 2020 - Episode 18

Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Episode 1 - Tamat.

Sinopsis Bukan Salah Cinta ANTV Episode 1 - TAMAT

Sinopsis While You Were Sleeping Indosiar Kamis 18 Juni 2020 - Episode 3

Ramalan Zodiak Kamis 18 Juni 2020

Sinopsis Cinta Suci Kamis 18 Juni 2020 - Episode 38

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Kamis 18 Juni 2020 - Episode 109

Sinopsis Meri Durga ANTV Kamis 18 Juni 2020 - Episode 87

Soo Yoon dan ayahnya langsung panik melihat Nyonya Park tak sadarkan diri. Wartawan yang duduk disebelah Nyonya Park meminta supaya segera di panggil ambulance, saat itu terihat ada berkas tapaksepatu di baju Nyonya Park. Dia pun langsung menatap sinis pada Tuan Park lalu menelp polisi. Tuan Park mencoba mengelak kalau tidak melakukan ini.

“HaloApa ini polisi? Aku ingin melaporkan kasus KDRT.” Kata si wartawan. Tuan Park menegaskan kalau tidak melakukannya. So Yoon panik meminta agar ibunya segera sadar. Adik Jae Chan masuk binggung karena sudah banyak orang yang berkerumun.

“Kalau waktu berlalu dengan cara lain..., ke mana arahnya? Ke arah yang lebih baik Atau malah sebaliknya?” tanya Jae Chan penasaran. “Aku belum mencoba mengubah waktu. Aku juga tidak tahu. Tapi yang pasti orang tidak menyadari bahwa waktu telah berubah dari awal. Lalu, seiring berjalannya waktu..., perbedaannya akan semakin besar.” Ucap Hong Joo.

Nyonya Yoon dibawa masuk ke dalam ambulance dan belum sadarkan diri sementara Tuan Park dibawa ke kantor polisi, Tuan Park tetap mengelak dengan meminta polisi agar mengetahui siapa dirinya. Soo Yoo berdiri sendirian dalam lobby gedung. Adik Jae Chan melihatnya
lalu mendekat.

“So Yoon... Apa Kau gak apa?” tanya Adik Jae Chan dengan sebuket bunga lalu disembunyikanya. Soo Yoon bingung melihat Jae Chan yang bisa datang ke tempatnya. “Itu... Aku hanya mampir kemari.” Ucap Jae Chan. Soo Yoon langsung mendekat dan mencengkram baju Jae Chan.

Jae Chan binggung mencoba untuk menjauh malah tubuhnya jatuh dari kursi, Hong Joo pikir Jae Chan jatuh cinta dengan suaranya dan pindah rumah karenanya. Jae Chan pikir Hong Joo yang membuatnya gila, seperti sebuah drama kalau Jae Chan dianggap sebagai (Pria Baik) Yoo Bum duduk di mobilnya, berbicara di telpon bertanya Kantor polisi mana? Apa kejahatan dan hukuman untuk itu? Lalu dianggap sebagai (Pria jahat) . 


0 komentar:

Post a Comment