Home » , » While You Were Sleeping Indosiar Kamis 25 Juni 2020 - Episode 10

While You Were Sleeping Indosiar Kamis 25 Juni 2020 - Episode 10

Posted by Sisnet TV

While You Were Sleeping Indosiar Kamis 25 Juni 2020 - Episode 10
While You Were Sleeping Indosiar Kamis 25 Juni 2020 - Episode 10
Sisnettv.com - Sinopsis While You Were Sleeping Indosiar Kamis 25 Juni 2020 - Episode 10. Hong Joo akhirnya mengambil note yang ada di dalam mimpinya. Sementara Jae Chan tertidur bermimpi Hong Joo oleh beberapa orang pria dan diperlakukan kasar, melihat spanduk bertuliskan "Universitas Myunwon" lalu kembali terbangun dengan wajah kaget. Pagi hari, Jae Chan melihat Jaksa Lee dan Hee Min ada didepan pintu lalu bertanya apa yang mereka lakukan. Keduanya langsung menyuruh
diam, di dalam ruangan Jaksa Son sedang mengingterogasi si pria yang duduk dibangku penumpang.

“Aku pun seorang ayah. Aku menangis kencang saat mendengar anak kehilangan orang tuanya Tapi bukan aku yang menyetir. Aku hanya duduk di kursi penumpang. Aku tak menyetir dan tak menewaskan mereka.” kata si pelaku.

Baca Juga:

Sinopsis Inayah ANTV Kamis 25 Juni 2020 - Episode 72

Sinopsis Pesantren Rock N Dut Kamis 25 Juni 2020 - Episode 25

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Kamis 25 Juni 2020 - Episode 11

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Kamis 25 Juni 2020 - Episode 25

Sinopsis Insya Allah Surga Tingkat 2 Kamis 25 Juni 2020 - Episode 56

Sinopsis Bukan Salah Cinta Kamis 25 Juni 2020 - Episode 4

Sinopsis Saraswati Chandra Kamis 25 Juni 2020 - Episode 25

Sinopsis Faith Indosiar Kamis 25 Juni 2020 - Episode 10

While You Were Sleeping Indosiar Kamis 25 Juni 2020 - Episode 10

Ramalan Zodiak Kamis 25 Juni 2020

Sinopsis Cinta Suci Kamis 25 Juni 2020 - Episode 45

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Kamis 25 Juni 2020 - Episode 116

Sinopsis Meri Durga ANTV Kamis 25 Juni 2020 - Episode 94

“Anda tak hanya duduk di kursi penumpang, tapi menyerahkan kunci mobil kepadanya dan bahkan menyuruh ia untuk menghindari polisi.”
Kata Jaksa Son merasa si pria itu bersalah.
“Apa Menyerahkan kunci kepadanya dianggap tindak kriminal? Lagi pula, orang lain akan memberikan kunci itu kepadanya. Jadi walaupun kucegah, ia tetap akan menyetir malam itu. Dan Jujur saja. Aku bukannya menarik kerah bajunya ataupun memukul ia untuk memaksa
dia menyetir. Aku hanya melakukan ini.” Kata Si pria berusaha menyakinkan.
“Itu dan sekadar menyarankan tak bisa dijadikan alasan Anda memperlakukanku seperti kriminal!” kata Jaksa Son.

Jaksa Lee merasa kalau ini sangat memusingkan dan setuju kalau bukan sekadar saran. Hee Min berpikir kalau Jaksa Son sangat keras kepala, karena Seharusnya mendengarkan jaksa Park dan menyudahi kasus itu, bahkan tak menyangka memanggilnya lagi untuk interogasi.
“Omong-omong, kenapa kau di sini? Apa Kau sudah memutuskan apakah dia harus didakwa?”tanya Jaksa Lee pada Jae Chan.

“Sebenarnya, aku ingin meminta bantuanmu.” Kata Jae Chan. Hee Mi memilih untuk menghindar kalau harus mewawancara seorang korban dan bergegas pergi.
“Aku tiba-tiba ada urusan sore ini.” Ucap Jaksa Lee. Jae Chan meminta tolong agar bisa menggantikan tugasnya malam hari ini saja.
“Ada kutukan yang diketahui semua orang di sini. Hal buruk terjadi setiap kita menggantikan shif orang lain jadi Sampai nanti.” Kata Jaksa Lee menolak

“Aku akan menggantikanmu di akhir pekan.” Kata Jae Chan mencoba merayu
“Waktu dahulu aku menggantikan orang, maka ada ledakan di bar karaoke.”kata Jaksa Lee. Jae Chan pikir akan menggantikan saat liburan.
“Banyak orang mati. Dari autopsi sampai pemeriksaan posmortem, banyak yang harus dilaporkan. Akhirnya, kerjaanku menumpuk hanya karena menggantikan orang.” Kata Jaksa Lee akan berjalan pergi
“Kalau begitu, aku akan mengenalkanmu dengan gadis cantik.” Kata Jae Chan.
Jaksa Lee langsung membalikan badan mengulurkan tangan memastikan kalau Hari ini. Jae Chan sempat binggung tapi akhirnya menganguk membenarkan, lalu mengucapkan terimakasih karena mau
mengantikanya.


0 komentar:

Post a Comment