Home » , , » Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Selasa 7 Juli 2020 - Episode 10

Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Selasa 7 Juli 2020 - Episode 10

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Selasa 7 Juli 2020 - Episode 10
Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Selasa 7 Juli 2020 - Episode 10
Sisnettv.comSinopsis Dari Jendela SMP SCTV Selasa 7 Juli 2020 - Episode 10. Wulan nampak sakit hati dan cemburu melihat, Joko bersama Santi. Tiba-tiba hp Wulan berbunyi. Joko mendengar suara hp, dia nampak mengenal nada dering itu. Joko berpikir kalau itu suara nada dering hp Wulan, dia lalu mendekati asal suara itu. Memastikan itu Wulan apa bukan. 

Wulan belum kembali, padahal perawat sudah memanggil untuk pasien berikutnya dipersilahkan masuk. Linda dan Pak Lukman masih menunggu, pak Lukman bahkan kesal Wulan belum kembali, padahal sudah waktunya dia diperiksa.


Joko dan Santi saling bertatapan. Santi meringis kesakitan. Joko khawatir dan tanya, Santi kenapa. Santi mengatakan kalau kakinya sakit, sepertinya keseleo. Joko langsung membawa Santi untuk duduk.

Joko kembali menemui ibunya di kamarnya. Inah merasa kalau Santi suka sama Joko. Joko menjadi salah tingkah. Inah mengingatkan Joko untuk gak terlalu dekat sama Santi, apalagi sampai jatuh cinta padanya.

Nilam mendapati Indro yang berpenampilan rapi dan bergegas pergi. Nilam tanya, Indro mau ke mana. Indro menjawab kalau ia akan menjenguk Inah di rumah sakit. Prapto muncul dan mendengar hal itu.

Prapto mengendarai mobilnya dan nampak mengikuti Indro yang berjalan ke arah keluar komplek. Prapto bunyikan klakson. Indro nampak menoleh. Prapto menyuruh Indro untuk masuk, ia akan antar Indro ke rumah sakit. Indro menurut apa yang dikatakan oleh papanya itu.

Mobil Lukman melaju dan berhenti di depan rumahnya. Tak lama kemudian Wulan turun dari mobil. Linda membuka jendela dan meminta maaf karena harus meninggalkan Wulan.

Linda sedang berbicara dengan Satria ditelepon. Linda memberitahukan kalau ia dan ayahnya harus ke luar kota, Kayla masuk rumah sakit karena mengalami pendarahan. Satria nampak kaget dan shock.

Roni sedang menemani Joko makan. Saat itu Joko tampak tidak semangat dan lebih banyak melamun. Roni menegur Joko dan menyuruhnya untuk makan yang banyak, kalau perlu Joko pesan lagi dan tidak perlu bayar. Joko melamun kepikiran ibunya yang sakit, dan dia memikirkan Wulan. (Kpl/sctv/why)


0 komentar:

Post a Comment