Home » , » Sinopsis Saraswati Chandra Rabu 29 Juli 2020 - Episode 59

Sinopsis Saraswati Chandra Rabu 29 Juli 2020 - Episode 59

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Saraswati Chandra Rabu 29 Juli 2020 - Episode 59
Sinopsis Saraswati Chandra Rabu 29 Juli 2020 - Episode 59
Sisnettv.com - Sinopsis Saraswati Chandra Rabu 29 Juli 2020 - Episode 59. Nandu, Vidya dan teman lama mereka yg berrnama Jayanti sedang bernostalgia di sebuah kedai. Vidya memberitahu Nandu jika putrinya Jayanti akan segera menikah. Jayanti meminta Nandu hadir di pernikahan putrinya yg akan di langsungkan di desa tetangga, di rumah saudaranya  Karena rumah Jayanti kecil sehingga tak bs menampung para tamu yg hadir. Vidya menyuruh Jayanti melangsungkannya di rumahnya, Jayanti sangat senang mendapat bantuan dr para sahabatnya. Gunam  senyum licik mendengar percakapan mereka, ia seperti mendapat ide licik lainnya. Kumari menemui Umesh, ia marah melihat umesh ternyata baik-baik saja.


Saras sedang menulis balasan surat Kumud di kamar. sedang Guman sibuk menghasut suaminya untuk membantu keuangan Vidya dengan cara mengembalikan uang yg dulu di pinjam Nandu. guman melakukan ini karena ia tahu Vidya akan marah,  dan itu bs merusak persahabatan Nandu dan Vidya. nandu setuju untuk menyerahkan uang nya sekarang, guman terrsenyum gembira, dalam hatinya :” Drama baru akan segera di mulai”

Saras menemui Dubga, ia mengatakan kemeja itu bukan miliknya, melainkan milik Yash, ia minta tolong agar Dugba menyerahkannya pd Kumud. Dugba bingung, itu kemeja Yash namun kenapa di suru agar di berikan pd Kumud? Saras memaksa, Dugba harus menyerahkannya pd Kumud.

Umesh masih dengan dramanya, ia beralasan bisa mati jika tak segera bertemu Kumari, namun Kumari tak menanggapi, ia hanya mendecakkan lidah lalu pergi. Umesh mencegahnya, ia menyuruh Kumari menembaknya saja drpd meninggalkannya seperti ini.

Vidya, Guman dan Nandu duduk bersama. Nandu berrterimakasih larena dulu Vidya menggadaikan rumah untuk membantu usahanya, ia lalu menyerahkan segepok uang pada Vidya.

Vidya tersinggung, ia melempar uang nya ke Nandu.

Di kamarnya, Kumud membaca surat Saras, isinya :” Aku tak mau melihat kemeja, aku mau melihat senyum mu. naikklah keatas sekarang”

Kumud tersenyum senang, ia bergegas keluar untuk menemui Saras. Di teras, Saras sedang mondar mandir karena tak sabar menunggu Kumud. Kumud sampai di teras, Saras dan Kumud saling menatap dengan penuh cinta. Namun mereka di kejutkan dengan suara pertengkaran Vidya dan Nandu. mereka bengong melihat Nandu dan vidya berjalan ke teras sambil saling berteriak.

Vidya menganggap Nandu sekarang menjadi sombong, ia menghargai persahabatan mereka dengan uang.  Nandu berusaha menjelaskan, dengan mengembalikan uangnya, bkan berarti Nandu tak merasa berhutang budi lagi, ia akan merasa hutang budi pd Vidya seumur hidupnya. Namun Vidya tak mau mendengarnya, ia , malah mendorong Nandu.

Saras tak terima melihatnya, ia membela ayahnya :” cukup tuan Vidya, cukup! ayahku sudah ckup mendengarnya, dan aku juga tak mau mendengar lagi.”
Vidya membela diri, ia mengatakan bhwa Nandu lah yg memaksa nya melakukan semua ini, kenapa Nandu  bersikap tak sopan dengan mengembalikan uang yg dulu di pinjamnya.  himeaime.blogspot.com
Saras :” kau salah paham, jika kau tak bisa menghargai apa yg dia ingin lakukan untuk mu, setidaknya jangan tuduh dia macam-macam”

Kumud mulai marah, ia juga membela ayahnya :” kau yg telah salah menuduh!” Kumud tak terima Saras  memarahi ayahnya, ia tahu ayahnya  memang miskin, namun ayahnya orang yg terhormat, ia tak terima dengan perlakuan Saras. Saras dan Kumud  saling berteriak membela ayah mereka masing-masing.

0 komentar:

Post a Comment