Home » , » Sinopsis Saraswati Chandra Senin 20 Juli 2020 - Episode 50

Sinopsis Saraswati Chandra Senin 20 Juli 2020 - Episode 50

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Saraswati Chandra Senin 20 Juli 2020 - Episode 50
Sinopsis Saraswati Chandra Senin 20 Juli 2020 - Episode 50
Sisnettv.com - Sinopsis Saraswati Chandra Senin 20 Juli 2020 - Episode 50. Kumud meminta Nandu kaka, Vidyachatur mengatakan bahwa ia pergi ke Jaipur untuk beberapa pekerjaan namun ia memberimu restu dan membuat beberapa pengaturan juga. Kumud bilang ia gak butuh apapun darinya. 

Asap Ghuman dengan kemarahan. Kusum memuji sifat Kumud. Saras datang ke sana dan mendengarkan puisi yang Kumud tulis, Kusum mengatakannya. Kumud melihat Saras dan mengatakan jika seseorang lupa untuk berharap maka itu gak terlihat bagus. Saras mengerti bahwa ia berkata kepadanya dan maju untuk mendoakannya, namun Vidyachatur memintanya untuk duduk bersamanya dan menyela dia.


Saras sekarang mencari kesempatan untuk mendoakannya, namun ia gak mendapat kesempatan. Seseorang atau yang lainnya menyela dan gak membiarkan ia menginginkannya.  Vidyachatur meminta ia untuk bersiap-siap saat Laxminandan akan pergi bersamanya untuk melihat tanah itu. Saras senang karena menyembunyikan ayah akan datang untuk pekerjaannya. 

Ghuman datang ke kamarnya, dan sangat marah melihat kebahagiaan Laxminandan dengan Saras dan Kumud. Ghuman berencana membuat Laxminandan pindah ke luar kota. Kumud datang ke Badimaa untuk mengambil hadiah ulang tahunnya. Badimaa mengatakan kepadanya beberapa ritual dan mengatakan tentang mimpinya tentang membuat Kumud menikah. Badimaa membuat gaun untuk pernikahan Kumud. 

Kumud memberitahu Badimaa bahwa ia memenuhi janjinya, Badimaa mengatakan bahwa ia bahagia. Kumud bilang sekarang aku mengerti rasa sakitnya. Badimaa bertanya apakah ia menginginkanmu? Kumud mengatakan itu gak masalah, karena anak-anak sekolahnya datang untuk mendoakannya sekarang. 

Saras berpikir tentang Kumud duduk di mobil bersama Laxminandan. ia memanggil Kumud untuk mengucapkan selamat ulang tahunnya. Laxminandan berbicara dengan Saras, dan ia memotong teleponnya. Kumud mengerti bahwa ia menelepon untuk menghendakinya. ia meminta Kusum untuk menerima telepon di lain waktu. ia bilang ia sedang berbicara, Kusum berpura-pura seolah suaranya gak datang. 

Kumud dan Kusum tertawa. Telpon ia berdering lagi. Daun Kusum ia berharap Kumud menerima telepon itu. ia gak menerima teleponnya. ia bilang ia harus datang padanya dan mendoakannya, bukan di telepon. ia harus menatap matanya, dan berharap dengan hati yang terbuka. Kumud duduk di dekat telepon, namun gak memilih. 


0 komentar:

Post a Comment