Home » , » Sinopsis Yeh Teri Galiyan Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 153

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 153

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 153
Sinopsis Yeh Teri Galiyan Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 153
Sisnettv.com - Sinopsis Yeh Teri Galiyan Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 153. Ridoy bilang aku tahu. tetapi aku sudah berubah. aku bukan orang itu. Asmita berkata bagaimana kau berubah. Ridoy memilih Moni dan berkata karena putriku. ia mengubah saya. 

AR.Ridoy memeluknya. ia bilang aku tahu kau berkata kepada semua orang bahwa ia adalah putri kami. aku tahu kau melakukan ini untuk menyelamatkannya. aku ingin membayar hutang ini. aku ingin menebus apa yang aku lakukan untuk Anda. Percayalah padaku. aku gak akan berbohong kepada kau memegang putri aku di tangan saya. aku tahu kalian berdua dibuat untuk masing-masing lain. aku menghancurkan segalanya. aku akan memperbaikinya. ia memeluk moni. Ridoy bilang aku bisa melakukan apa saja untuk putriku. Aku minta maaf. ia berkata moni papa sangat mencintaimu. ia pergi.

Baca Juga:

Bawang Putih Berkulit Merah Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 107

Sinopsis Inayah ANTV Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 110

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 81

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 323

Sinopsis Istri Kedua SCTV Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 57

Dari Jendela SMP SCTV Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 55-56

Sinopsis Tawakal ANTV Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 38

Sinopsis Tersanjung ANTV Episode 1 - Terakhir Tamat

Sinopsis Anak Band SCTV Episode 1 - TAMAT

Sinopsis Saraswati Chandra Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 62

Ramalan Zodiak Sabtu 1 Agustus 2020

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 153

Sinopsis Meri Durga ANTV Sabtu 1 Agustus 2020 - Episode 131

Asmita kaget. Shan sedang minum. ia ingat saat-saat bersama Asmita. Moushmi berkata pertama kali aku melihat seorang pria yang gak pergi ke kamarnya pada malam pernikahannya. Si cantik bilang kau mabuk. Kami bisa mengantarmu ke kamarmu. Moushmi berkata ia menunggumu. Si cantik bilang kita akan membawanya ke kamar. Shan berkata tinggalkan aku sendiri. Mereka menguncinya di kamar. 

Asmita datang ke sana. Nandani berkata akhirnya Shan ada di sini. ia menutupi wajahnya. Shan berpikir asmita-nya. ia menyadari itu Nandani dan berkata buka pintu. Nandani berkata apa sih. Si cantik berkata apa yang kau lakukan di sini? Mereka ada di kamar mereka. Mereka gak akan keluar dan kau gak bisa masuk. Kecantikan berkata melihat wajahnya. 

Moushmi berkata siapa yang terbakar? Si cantik bilang suamimu kembali. ia gak akan membiarkanmu tidur malam ini juga. Lupakan Shan. kau gak bisa menjadikan pria yang sudah menikah sebagai miliknya. Gadis itu adalah teman masa kecilnya. Asmita berkata sudah selesai? gak ada yang bisa menghentikan cinta sejati. Detak jantung untuk satu orang. Ada perbedaan antara cinta dan nafsu. Cintaku akan menang. Kecantikan tertawa. ia berkata untuk menyimpan kuliah bodohmu untuk dirimu sendiri. Moushmi berkata kehilanganmu sudah selesai. 

Shan pingsan. Nandani mendekatinya. shan berkata apa yang kau lakukan. Jangan paksa aku untuk mendekati saya. Aku gak mencintaimu. ia bilang aku puchki kamu. Aku istrimu ia bilang aku gak menganggapmu istriku aku gak mencintaimu. Buka pintunya. ia merusak barang-barang dalam kemarahan. AR.Nandani menyebut nyonya ma, tolong buka pintunya. Thaku ma membuka pintu. ia berkata apa yang terjadi? Nandani gak berkata apa-apa. 

Nadanni datang ke asmita shan gak akan pernah menjadi milikmu. Asmita berkata hari ini adalah malam pernikahan kau dan kau ada di sini. Apakah kau tahu apa itu? Kita semua tahu apa itu kebenaran. ia gak bisa menjadi milikmu pada malam pertama, bagaimana ia akan menjadi milikmu selamanya. Nandani menamparnya. asmita memelintir tangannya dan berkata kau tahu siapa aku. Ingatan Shan akan kembali dan ia akan menendangmu keluar. ia milikku dan ia akan selalu menjadi milikku.

Baca Selanjutnya Sinopsis Yeh Teri Galiyan Minggu 2 Agustus 2020 - Episode 154

0 komentar:

Post a Comment