Home » , , , » Suspicious Partner Net TV Episode 17

Suspicious Partner Net TV Episode 17

Posted by Sisnet TV

Suspicious Partner Net TV Episode 17
Suspicious Partner Net TV Episode 17
Sisnettv.com - Suspicious Partner Net TV Episode 17. Setelah berci*man keduanya saling menatap, Ji Wook memulai pembicaran dengan suasana terasa canggung, namun saat itu Bong Hee yang masih shock memilih untuk bergegas masuk ke dalam kamar seperti merasa melakukan kesalahan. Ji Wook pun seperti serba salah karena melakukan tiba-tiba, Bong Hee berada di kamar dengan wajah kebingungan dengan keadaanya sekarang. Chan Ho mengemudikan mobilnya dan melihat sebuah pisau yang dipegang oleh Hyun Joo dari kaca spion. Suasana terasa tegang, sampai akhirnya Chan Ho sengaja mengijak rem secara mendadak dan langsung keluar dari mobi. Hyun Joo menahanya sampai akhirnya keduanya berkelahi diatas jembatan.

Baca Juga:

Bawang Putih Berkulit Merah Senin 27 Juli 2020 - Episode 102

Sinopsis Inayah ANTV Senin 27 Juli 2020 - Episode 105

Sinopsis Istri Kedua SCTV Senin 27 Juli 2020 - Episode 52

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Senin 27 Juli 2020 - Episode 73-74

Dari Jendela SMP SCTV Senin 27 Juli 2020 - Episode 45-46

Sinopsis Anak Band SCTV Episode 1 - TAMAT

Sinopsis Tawakal ANTV Senin 27 Juli 2020 - Episode 33.

Suspicious Partner Net TV Senin 27 Juli 2020 - Episode 13

Sinopsis Saraswati Chandra Senin 27 Juli 2020 - Episode 57

Ramalan Zodiak Senin 27 Juli 2020

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Senin 27 Juli 2020 - Episode 148

Sinopsis Meri Durga ANTV Senin 27 Juli 2020 - Episode 126

Bong Hee masih gelisah dalam kamar dan kaget melihat Ji Wook sudah ada didepanya Ji Wook pun kaget lalu mengaku baru saja mau mengetuk pintu kamarnya. Bong Hee mengejek kalau itu Kebetulan yang hebat dan dia juga baru saja mau menemuinya. Ji Wook sedikit gugup mendengarnya.

Ji Wook hanya bisa terdiam karena dengan sikapnya yang sebelumnya membuat Bong Hee berubah. Bong Hee menyakinkan diri kalau sudah bersikap baik sekarang. Ji Wook dan Bong Hee terlihat gelisah memikirkan hubungan mereka. Chan Ho akhirnya bisa keluar dari sungai dengan tubuh gemetar, sementara Tuan Byun mendorong gerobak kardus bekas yang ditarik pemulung menaiki tanjakan, saat sampai atas pun dia membiarkan si pemulung menariknya sendiri.

Setelah itu melihat mobilnya yang terpakir dan mengeluh Tuan Han memarkirkan mobil di tempat itu. Saat itu dia masuk mobil ingin menelp sopir penganti, si pemulung menghentikan gerobaknya ingin ngambil barang bekas, namun karena jalanan menurun membuat gerobaknya berjalan sendiri. Tuan Byun melihat salah seorang wanita yang ingin tertabrak, akhirnya dia menginjak gas untuk menghentikan laju gerobak dengan menabrak mobilnya.


Tuan Byun berbicara dengan polisi dengan gaya rendah hati mengatakan hanya melakukan tugas sebagai masyarakat di korea dan mendengar jurnalis bahkan menulis cerita tentang hal semacam ini, namun menurutnya itu tak perlu. Polisi menanyakan nama Tuan Byun. Ji Wook masih duduk dengan wajah galau, tanpa sadar ketua Byun yang menelpnya. Akhirnya dia memilih untuk berolahraga menghilangkan
rasa gelisahnya.

Sementara Bong Hee duduk di kamarnya mengingat kembali saat Ji Wook menci*manya, lalu mencoba menyadarkan diri kalau sudah memutuskan untuk melupakan yang sudah terjadi jadi Jangan dipikirkan. namun pikiran kembali mengingatnya dan kembali memohon agar bisa menghentikan itu. Ketika keluar dari kamar, Bong Hee kaget melihat Ji Wook yang masuk rumah setelah berolahraga. Ji Wook hanya menatapnya, lalu dengan santai menaiki tangga masuk ke dalam kamarnya. Bong Hee seperti masih terasa canggung untuk bertemu.

Bong Hee baru saja mengambil minum dan Ji Wook sudah ada didepanya, ketika ingin pergi Ji Wook seperti sengaja menghalanginya. Ji Wook pikir Karena Bong Hee yang lebih banyak bicara kemarin jadi dia ingin yang akan bicara sekarang. Bong Hee pun bertanya masalah apa.

“Pertama-tama.., aku ingin minta maaf. Aku memakan waktu lama untuk menyadari perasaanku padamu.., dan aku juga takut. Ini akan terdengar seperti sebuah alasan.., namun aku takut akan tak cukup baik bagimu.” kata Ji Wook

Bong Hee hanya terdiam memegang gelasnya, Ji Wook bertanya apakah Bong Hee sudah selesai minum. Bong Hee mengangguk. Ji Wooklangsung mengambil gelas dari tangan Bong Hee dan meminumnya, seperti tak ada masalah kalau itu bekas Bong Hee.


0 komentar:

Post a Comment