Home » , , , » Bawang Putih Berkulit Merah Selasa 8 September 2020 - Episode 145

Bawang Putih Berkulit Merah Selasa 8 September 2020 - Episode 145

Posted by Sisnet TV

Bawang Putih Berkulit Merah Selasa 8 September 2020 - Episode 145
Bawang Putih Berkulit Merah Selasa 8 September 2020 - Episode 145
Sisnettv.comBawang Putih Berkulit Merah Selasa 8 September 2020 - Episode 145. Eliza melihat jadwal meeting mewakili Ana yang pergi. Namun dia membuang jadwal itu, dia bilang kalau tidak penting. Tiba-tiba ada staf yang datang, sekretaris bilang kalau ingin mencocokkan jadwal meeting. Sekretaris bilang kalau ada jadwal meeting yang harus dihadiri.

Namun Eliza menunjukkan kalender, dan dia bilang kalau tidak ada jadwal. Eliza lalu menyuruh sekretaris itu untuk keluar. Eliza bilang dia akan bekerja kembali. Sekretaris itu diam, dan dia pergi dari ruangan Eliza.

Baca Juga:

Sinopsis Inayah ANTV Selasa 8 September 2020 - Episode 148

Sinopsis Belenggu Dua Hati Selasa 8 September 2020 - Episode 34

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Selasa 8 September 2020

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Selasa 8 September 2020 - Episode 364

Sinopsis Istri Kedua SCTV Selasa 8 September 2020 - Episode 94

Sinopsis Saloni ANTV Selasa 8 September 2020 - Episode 30

Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 8 September 2020

Aku Hanya Ingin Dicintai Selasa 8 September 2020 - Episode 8

Sinopsis Pura-pura Kaya Selasa 8 September 2020 - Episode 9

Sinopsis Chandrakanta Episode 36 - Selasa 8 September 2020

Ramalan Zodiak Selasa 8 September 2020

Sinopsis Saraswati Chandra Selasa 8 September 2020 - Episode 100

Eliza lalu telepon Pak Guntur, dia kasih info kalau Atmaja Group tidak ikut tender. Guntur kaget, Eliza bahkan menawarkan proposal dari Atmaja Group dan bakal menang tender. Guntur tanya harus bayar berapa, Eliza minta saham. Guntur nampak kaget, namun Eliza mengancam kalau tidak dikasih akan diberikan ke orang lain. Akhirnya Guntur menuruti permintaan Eliza.

Bu Nora nampak khawatir dengan Ana dan Denis apa sudah sampai di airport. Mita bilang kalau dilihat dari jadwal seharusnya sudah sampai. Di tempat lain, nampak Denis membantu Ana jalan. 

Denis membawa Ana ke rumah sakit. Lalu dia angkat telepon dari Bu Nora. Denis mengatakan kalau Ana jantungnya kambuh. Bu Nora kaget. Ana selesai diperiksa dokter. Denis tanya keadaan istrinya itu. Dokter bilang kalau kondisi Ana stabil.

Namun jantungnya sakit karena mungkin Ana kecapekan, atau bahkan banyak pikiran. Denis lalu mengatakan kalau honeymoon mereka ditunda saja. Denis gak mau Ana sampai kenapa-kenapa. Denis menunggu kondisi Ana membaik.

Wulan nampak sedang melakukan senam. Dia berharap dengan kelahiran anaknya Adiguna akan semakin cinta dengan dirinya. Tiba-tiba ada seorang yang mencari Adiguna. Di sisi lain, Adiguna kesal, orang itu mencarinya. Dia beralasan ke Wulan kalau orang itu rekan bisnis barunya.


0 komentar:

Post a Comment