Home » , » Sinopsis Saraswati Chandra Sabtu 12 September 2020 - Episode 104

Sinopsis Saraswati Chandra Sabtu 12 September 2020 - Episode 104

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Saraswati Chandra Sabtu 12 September 2020 - Episode 104
Sinopsis Saraswati Chandra Sabtu 12 September 2020 - Episode 104
Sisnettv.com - Sinopsis Saraswati Chandra Sabtu 12 September 2020 - Episode 104. Kumud dan Saras masih mengunci mata. Saras mendekatinya. Kumud tegang. Saras menyelamatkan Kumud dari sebuah pilar yang akan menimpanya. Semua orang melihat mereka kaget dan bergegas ke mereka. Saras terluka berat pilar. 

Budhidhan bertanya bagaimana ini bisa terjadi? Saras mengatakan dua orang ada di sini dan mereka telah melakukan ini. Budhidhan mengirim penjaga hi untuk mencari preman itu. Mereka menawarkan air untuk Saras dan Kumud. Pramad datang. Ibunya bercerita tentang kejadian tersebut. Palak memperkenalkan Kumud kepada Saras bahwa ia adalah Naveen Chandra, ia adalah tamu kami, dan sekarang ia bekerja dengan kami.


Budhidhan telah memilihnya sebagai penasihat politik kita. Pramad bilang aku gak tertarik. Ibunya mengatakan bahwa ia telah menyelamatkan hidup Kumud. Pramad menatap Saras dan memberinya rs. 500. Saras menatap Kumud. Budhidhan mengatakan jika Kumud gak ada di sini, saya gak akan membiarkan kamu melakukan tindakan ini. ia mengatakan bahwa kehadiran Kumud menghentikan saya, apa yang kamu lakukan, mengevaluasi kehidupan Kumud dengan uang. kamu menghina orang yang menyelamatkan istrimu. Apakah kamu mendapatkan uang ini sendiri, kamu gak akan melakukan ini. 

Budhidhan menegur Pramad dan memintanya untuk pergi. Badimaa terbangun oleh mimpi buruk tentang Kumud. ia bilang Kumud baik-baik saja. ia berdoa untuk kesejahteraan Kumud dan tangisannya. Kumud bilang itu berarti Saras ada di sini, ia mendatangiku. ia senang dan berkata pada Saras .. ia bergegas mendekatinya namun berhenti di pintu sambil memikirkan batasnya. ia melihat dirinya di cermin dan melihat status kawinnya. ia memegang mangalsutra dan memikirkan pernikahannya dengan Pramad. ia menyentuh sindoor dan tangisannya. Kebahagiaannya mulai memudar. ia menangis mengambil nama Saras. 

Saras terpecah berpikir bahwa Kumud sudah menikah. ia berpikir untuk bertemu Kumud sekarang, namun berhenti. ia mengatakan apa yang akan saya katakan setelah bertemu dengannya. ia bilang kau selalu dekat denganku, namun aku gak tahu. Saya gak berharap akan bertemu lagi dengan kamu, takdir memiliki ini. 


0 komentar:

Post a Comment