Home » , , » Sinopsis Dari Jendela SMP Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 148

Sinopsis Dari Jendela SMP Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 148

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Dari Jendela SMP Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 148
Sinopsis Dari Jendela SMP Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 148

Sisnettv.comSinopsis Dari Jendela SMP Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 148. Bu Linda nampak sedih karena pak Lukman mengalami kecelakaan. Bu Alya mencoba menenangkan bu Linda. Di tempat lain Bu Ira dan Pak Irfan melihat berita kecelakaan dan korbannya adalah pak Lukman. 

Pak Irfan curiga kalau ini ulah pak Prapto. Namun Bu Ira bilang kalau pak Prapto masih di penjara. Pak Irfan jelaskan kalau ada jaminan untuk pak Prapto sehingga dia bebas. Bu Ira heran dengan kelakukan pak Prapto. 

Baca Juga:

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 418

Sinopsis Inayah ANTV Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 188

Bawang Putih Berkulit Merah Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 185

Sinopsis Anak Band Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 28-29

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 204-205

Sinopsis Hati Yang Terluka Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 7

Sinopsis Radha Krishna Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 7

Sinopsis Cinta Tapi Benci Episode Terakhir Minggu 18 Oktober 2020

Sinopsis Perempuan Pilihan Senin 19 Oktober 2020 - Episode 32

Sinopsis Chandragupta Maurya Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 33

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 31

Ramalan Zodiak Minggu 18 Oktober 2020

Sinopsis Chandra Nandini Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 16

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 26 Minggu 18 Oktober 2020

Sinopsis Uttaran ANTV Episode 11 - Minggu 18 Oktober 2020

Di kelas pak Iwan sedang mengajar, dia memberikan pertanyaan. Nampak Joko bengong, bahkan saat dipanggil Pak Iwan, Joko kaget dan tidak tahu pertanyaan dari pak Iwan. Pak Iwan lalu tahu kalau Joko dan yang lainnya memikirkan Wulan dan Indro.

Pak Iwan lalu video call bu Alya,Bu Alya mengangkat video call dari pak Iwan. Dia melihat murid yang lainnya ikut video call. Mereka menyapa Wulan, Pak Iwan menenangkan Wulan dan memberinya semangat. Wulan masih percaya papanya selamat, sebelum ditemukan. 

Pak Irfan dan Bu Ira memanggil bu Inah. Mereka bilang ke Inah kalau mau ke rumah pak Prapto. Irfan cerita kalau dia curiga ke Prapto, karena dia dilepaskan, karena bantuan pengacara pak Lukman. Apalagi ada orang yang melihat Prapto di sekitar danau pak Lukman kecelakaan.

Polisi samperin rumah pak Prapto, polisi bilang kalau Prapto akan diperiksa atas menghilangnya Pak Lukman. Irfan, Ira dan Inah datang, Prapto merasa difitnah oleh mereka. Prapto dibawa ke kantor polisi. Mereka lalu mau ke rumah pak Prapto untuk kasih kabar ini.


0 komentar:

Post a Comment