Home » , , » Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 3 November 2020 - Episode 166

Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 3 November 2020 - Episode 166

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 3 November 2020 - Episode 166
Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 3 November 2020 - Episode 166

Sisnettv.comSinopsis Dari Jendela SMP Selasa 3 November 2020 - Episode 166. Pada episode sebelumnya menceritakan, Linda mendengar kabar Satria meninggal, dia syok. Linda nampak dibawa ke rumah sakit. Dia dibawa petugas dengan brankar. Nampak Gina dan Inah yang temani. Mereka masih syok. Linda harus ditangani dokter dulu. Gina gak percaya dengan apa yang terjadi. Inah juga.

Indro dengan baju ayamnya sedang membagikan flyer. Namun gak banyak yang terbagikan karena tak begitu banyak orang yang lewat waktu itu. Indro mengambil kesempatan itu untuk minum. Ria muncul. Tampak menangis sedih.

BACA JUGA:

Sinopsis Ikatan Cinta Selasa 3 November 2020 - Episode 28

Sinopsis Inayah ANTV Selasa 3 November 2020 - Episode 197

Sinopsis Shehrazat ANTV Episode Terakhir

Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 3 November 2020 - Episode 2

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Selasa 3 November 2020 - Episode 225

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Selasa 3 November 2020 - Episode 436.

Sinopsis Anak Band Selasa 3 November 2020 - Episode 58

Sinopsis Perempuan Pilihan Selasa 3 November 2020 - Episode 38

Sinopsis Istri Tercinta Selasa 3 November 2020 - Episode 5

Sinopsis Lava Dan Kusha Selasa 3 November 2020 - Episode 2

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Selasa 3 November 2020 - Episode 47

Sinopsis Chandra Nandini Selasa 3 November 2020 - Episode 32

Sinopsis Radha Krishna Selasa 3 November 2020 - Episode 23

Ramalan Zodiak Selasa 3 November 2020

Sinopsis Chandragupta Maurya Selasa 3 November 2020 - Episode 49

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 42 Selasa 3 November 2020

Sinopsis Uttaran ANTV Selasa 3 November 2020 - Episode 27

Linda diinfus. Di rawat. Masih gak sadarkan diri. Wulan, Inah, Gina, dan Joko. Mereka sedih sekali. Wulan peluk mamanya. Kenapa kemalangan begitu bertubi-tubi menerpa mereka. Indro terlihat gelisah. Joko menghampiri Indro. Indro kenapa. Indro benar-benar stres dan panik. Lukman sudah gak ada. Satria juga sudah tiada. Sekarang Indro benar-benar mencemaskan Wulan dan Linda.

Ambyar dibantu Roni, Gino, Beben dan Edo sedang menyiapkan kursi dan bangku untuk orang melayat. Pelayat Sudah mulai ramai. Ada foto Satria. Semua nampak sedih lihatnya. Pak Iwan juga datang melayat.

Di dalam juga ada foto Satria tepat di atas kepala jenazah. Joko, Wulan, Gina, dan beberapa warga sedang yasinan. Jenazah Satria di depan mereka. Gina tampak terpukul sedih. Tak berhenti menangis.

Inah kasih tahu Gina kalau Linda masih belum sadar. Kondisinya masih sama, malah sempat drop dan membuat cemas. Gina menjadi cemas. Inah bilang sepertinya Linda gak mungkin menghadiri pemakaman putranya.

Roni lagi duduk. Santi muncul dekat Roni. Roni pura pura telepon," Halo cantik, apa kabar. Eh... teleponnya nanti saja ya, soalnya lagi di tempat teman yang ada kemalangan." Santi terlihat cemburu.


0 komentar:

Post a Comment