Home » , » Sinopsis Jodha Akbar ANTV Selasa 24 November 2020 - Episode 68

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Selasa 24 November 2020 - Episode 68

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Selasa 24 November 2020 - Episode 68
Sinopsis Jodha Akbar ANTV Selasa 24 November 2020 - Episode 68

Sisnettv.com - Sinopsis Jodha Akbar ANTV Selasa 24 November 2020 - Episode 68. Jalal menuju balkon ditemani oleh anggota keluarga kerajaan. Rakyat kembali mengelu-elukan nama Jalal & Jodha. Di kamarnya, Ratu Jodha mendengar keriuhan itu & segera bangun dari tidurnya. Ratu Jodha ingin melihat ada apa sebenarnya. namun moti melarang & memintanya utk istirahat, karena hakim saiba mengatakan tubuhnya masih lemah. namun Ratu Jodha memaksa & mengatakan dirinya baik-baik saja. 

BACA JUGA:

Sinopsis Ikatan Cinta Selasa 24 November 2020 - Episode 49

Sinopsis Hercai NET TV Selasa 24 November 2020 - Episode 9

Sinopsis Dia Bukan Manusia SCTV Selasa 24 November 2020 - Episode 2

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Selasa 24 November 2020 - Episode 457

Sinopsis Aku Ingin Dicintai Selasa 24 November 2020 - Episode 9

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Selasa 24 November 2020 - Episode 240

Sinopsis Anak Band Senin 23 November 2020 - Episode 78

Sinopsis Perempuan Pilihan Selasa 24 November 2020 - Episode 53

Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 24 November 2020 - Episode 192

Ramalan Zodiak Selasa 24 November 2020

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 64 Selasa 24 November 2020

Sinopsis Chandra Nandini Selasa 24 November 2020 - Episode 53

Sinopsis Radha Krishna Selasa 24 November 2020 - Episode 44

Sinopsis Lava Dan Kusha Selasa 24 November 2020 - Episode 23

Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 24 November 2020 - Episode 23

Sinopsis Uttaran ANTV Selasa 24 November 2020 - Episode 48

Ratu Jodha turun dari tempat tidur, namun baru saja berdiri ia sudah sempoyongan. Ratu Jodha berdiri di depan jendela & melihat keluar di mana Jalal berdiri di atas balkon & rakyat mengelu-elukan nama mereka. Di atas balkon, di hadapan seluruh rakyatnya, Jalal melepas turbanya. Suasana hening seketika. Semua orang saling pandang. 

Ratu Jodha menarik nafas panjang. Bukan hanya itu saja, Jalal juga melepas semua atribut yang di milikinya sebagai seorang raja, belati emasnya, perhiasan di lehernya, ikat pinggangnya bahkan baju kebesarannya. Semua orang saling bebisik dengan kuatir, bahwa siapa saja dapat menyerang Jalal saat itu. Karena sebagai raja ia sudah gak bersenjata. Bisik-bisik itu berhenti ketika Jalal membuka suara. "Kalian pasti bertanya-tanya mengapa saya melepas turban & segala atribut yang kumiliki sebagai raja. Kalian pasti berpikir bahwa hal seperti itu hanya di lakukan jika seorang raja akan turun tahta atau seseorang terdekatnya meninggal dunia. namun hari ini, aku di sini bukan sebagai raja tepai sebagai anak, saudara. 

Hariini saya di sini diantara keluarga, keluarga yang ada bersamaku saat aku kesusahan. yang mendoakan, yang mendukung ku di masa-masa sulit. Doa kalian telah meyelamatkan aku dari wanita beracun. Doa kalian telah menyelamatkan ratu Jodha,"  Jodha mendengarkan semua kata-kata Jalal, ia terharu & meneteskan air mata. Jalal melanjutkan, "Aku selalu mengatakan bahwa aku gak punya hati, namun hari ini saya ingin mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam, saya bukan raja lagi. Kalian gak perlu takut pada pedang karena kalian semua adalah keluarga, karena kekuatanku adalah karena kalian semua. Aku memenangkan perang karena dukungan kalian. Doa kalian menyelamatkan Jodha..." Rakyat meneriakan & mengelu-elukan nama Jalal & Jodha. 

Jalal mengatakan bahwa hari ini akan ada perayaan, gak dalam istana. namun di tempat di mana mereka semua akan menjadi bagian dari perayaan itu. Jalal mengakhiri pidatonya dengan mengatakan bahwa keinginan rakyat adalah perintah baginya. Di kamar Ratu Jodha menitikkan airmata bahagia. Javenda menari-nari sambil bernyanyi. Adham lewat di sampingnya tanpa menoleh. Melihat itu Javeda segera menarik tangan Adham & berkata "aku menangkapmu." Adham bertanya, "apa?" Javeda bilang ia melihat adham kuatir utk Ratu Jodha begum. "Jalal bukan saudara kandungmu, namun anda masih peduli padanya." 

Javeda juga bilang kalau ada seseorang yang mencoba membunuh adham, maka Javeda akan menyelamatkannya. Adham mengeluarkan pisau & berkata, "aku gak akan membiarkan siapapun melakukan hal sesperti itu padaku." lalu dengan kesal ia meninggalkan istrinya. Moti mengelap tubuh Ratu Jodha dengan air basah sambil berbincang-bincang. Moti mengatakan bahwa Jalal selalu ada untuknya ketika ia gak sadar. 

Dia tidak perduli pada Zakira atau siapapun. ia mneyuruh Hakim saiba utk menyelamatmu walau apapun taruhannya. Bahkan ketika Benazir menyendera Ruqaiya. Salima datang menemui Ratu Jodha membenarkannya. Salima berkata bahwa ia gak pernah melihat Jalal begitu menghawatirkan siapapun. ia ada di sisimu sepanjang waktu. Salima lalau menceritakan apa yang terjadi saat Ratu Jodha gak sadar. Ratu Jodha terharu mendengarnya. Pengawal mengumumkan kalau ratu Ruqaiya datang.

Baca Selanjutnya Sinopsis Jodha Akbar ANTV Rabu 25 November 2020 - Episode 69


0 komentar:

Post a Comment