Home » , » Sinopsis Shehrazat ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 31

Sinopsis Shehrazat ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 31

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Shehrazat ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 31
Sinopsis Shehrazat ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 31

Sisnettv.com - Sinopsis Shehrazat ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 31. Burhan pun meminta agar Ali Kemal meminta maaf kepada Shehrazat atas kelakuannya dulu saat berkata kasar saat pemakanan Ahmed. Dan akhirnya harapan Burhan untuk melihat Khan bermain dihalaman rumahnya terkabulkan. Ghani berbicara dengan Shehrazat namun Fusun pun kelihat sewot. Lalu Burhan pun menyampaikan kepada Shehrazat soal pembangunan klinik yang akan dinamainya 'Ahmed', seketika Fusun semacam banting cangkir, biasalah menantu Burhan yang bernama Fusun itu iri.

BACA JUGA:

Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 2 Desember 2020 - Episode 57

Sinopsis Hercai NET TV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 17

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 465

Sinopsis Dia Bukan Manusia Rabu 2 Desember 2020 - Episode 17

Sinopsis Dari Jendela SMP Rabu 2 Desember 2020 - Episode 203

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Rabu 2 Desember 2020 - Episode 246

Sinopsis Anak Band Selasa 1 Desember 2020 - Episode 86

Sinopsis Perempuan Pilihan Rabu 2 Desember 2020 - Episode 59

Ramalan Zodiak Rabu 2 Desember 2020

Sinopsis Radha Krishna Rabu 2 Desember 2020 - Episode 52

Sinopsis Naagin ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 2

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 72 Rabu 2 Desember 2020

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 76

Sinopsis Chandra Nandini Rabu 2 Desember 2020 - Episode 61

Sinopsis Lava Dan Kusha Rabu 2 Desember 2020 - Episode 31

Sinopsis Shehrazat ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 31

Sinopsis Uttaran ANTV Rabu 2 Desember 2020 - Episode 56

Begitu Burhan minta Shehrazat yang mendisain, Fusun semacam makin sok banting piring kue namun seolah-olah gak sengaja. Onur curhat kepada bibinya, soal Shehrazat dan Khan serta soal ketidak setujuan ibunda dengan hubungan Onur dan Shehrazat yang berstatus anak satu. Bibinya sangat mendukung Onur, gak seperti ibunda Onur. 

Sang bibi pun sangat ingin bertemu dengan Shehrazat namun ibunda menolak, kemudian Onur mengingatkan soal janji Feride yang katanya ingin mengembalikan hubungan Onur dan Shehrazat. Wanita yang nebeng di rumah Burhan itu kembali lagi alias tak ingin balik ke Mosko karena tak ingin membuat keluarganya sedih. Hingga akhirnya diberi pekerjaan karena teman Burhan ada yang sedang butuh orang untuk merawat ibunya yang sakit.

Karim dan Bennu masih terjebak dalam hutan hingga malam hari, namun sepertinya itu semacam kesempatan keduannya untuk terus mesra-mesraan. Hingga akhirnya keduanya menemukan sebuah desa. Karim dan Bennu bermalam dirumah warga, warga yang ditumpangi itu pun mengira keduanya adalah pasangan suami istri yang sedang menikah. Keluarga yang ditumpangi itu sangat ramah-ramah dan senang bisa menolong Karim dan Bennu. Vigen sang tetangga Shehrazat yang mengalami KDRT dijemput sang ayah, namun sang suami sebenarnya sudah dibebaskan dari penjara. Ayahnya menyarankan untuk bercerai, namun Vigen tak mau. 
Shehrazat pun turut menyakinkan pada Vigen bahwa suaminya itu tak mungkin bisa berubah. Onur mendongengkan Khan hingga tertidur, setelah itu Onur bilang ibundanya mengundang Shehrazat untuk makan malam karena sang bibi ingin bertemu dengan Shehrazat. Dan ibunda Khan itu pun menerima undangan Onur dengan senang hati. Onur pamitan dan sempat menannyakan soal rencana tanggal pernikahan, namun Shehrazat belum mengiyakan, sebelum meninggalkan Sherazat pun Onur berpesan agar gak menangis lagi ketika bermimpi.

Mobil Karim yang ditinggalkan pun ditemukan warga yang menolongnya, lalu diberi bensin dan para pemuda yang menolong itu pun mengajak Karim kesebuah tempat. Setelah kembali, Karim tidur disamping Bennu ditempat tidur yang sempit karena memang rumah yang ditumpangi itu rumah yang sederhana. Pengacara Burhan datang ke tempat Cansel untuk mengurus rumah yang terlanjur diberikan oleh Ali Kemal namun tanpa sepengetahuan Burhan. ]

Cansel semacam tak rela rumah itu diminta kembali, namun sang pengacara terus mendesak. Onur ditelpon bibinya soal makanan yang disukai Shehrazat, namun Onur tak tau. Saat telpon itu ibunda Onur berada disamping bibinya, yah biasa ibu Feride itu sewot banget namun kemudian bibinya mengingatkan agar Feride mengubah sikap, karena jika ingin Onur menghargainya maka ia juga harus menghargai wanita yang dicintai Onur. Shehrazat bersiap ke undangan makan malam bersama ibunda dan bibinya Onur, sementara itu Khan pergi makan bersama Mihriban dan Bennu. 

Namun tiba-tiba suami Vigen datang kerumah Shehrazat, begitu Onur datang Shehrazat dalam keadaan pinsan. Shehrazat pun dibawa Onur ke rumah sakit dengan ambulan. Onur menelpon Bennu, agar Khan gak dibawa pulang ke rumah karena rumah berantakan sementara Shehrazat terluka parah dan dibawa ke rumah sakit.

Bibinya Onur telpon mengabarkan soal Shehrazat, sang bibi pun terkejut begitu pula dengan ibundanya. Dokter pun memberi tahukan keadaan Shehrazat yang dipukul dengan keras. Ibunda Onur nampak tak peduli dengan musibah yang menimpa Shehazat, bibinya Onur pun heran dengan sikap sadis Feride.

Akhirnya Shehrazat siuman dan menceritakan apa yang terjadi, Onur sangat marah dan berusaha mencari suami Vigen. Onur dan Karim pun melabrak rumah tetangga Shehrazat, namun rumah orang itu kosong. Seorang tetangga pun keluar dan bilang bahwa sang penghuni gak ada, jika suami Vigen itu kembali maka Onur akan ditelpon. Bennu pun nampak kesal sambil membersihkan darah di rumah Shehrazat.

Nadide telpon Mihriban, apa yang terjadi pun diceritakan dan neneknya Khan itu pun nampak terkejut. Sementara itu Fusun dirumah sangat sewot, biasa irinya kepada Shehrazat kambuh, ia berusaha mencari dukungan Ali Kemal namun suaminya itu pun cuek dan bahkan berantem dengan Fusun.

Burhan dan Nadide menjenguk Shehrazat di rumah sakit. Onur melabrak suami Vigen, Onur pun menghajar Serkan (suami Vigen) hingga babak belur. dan meninggalkan begitu saja. Burhan sangat marah dengan orang yang melakukan penganiyaan kepada Shehrazat, Kakeknya Khan itu pun ingin sekali menghajar pelaku namun Bennu bilang tak perlu karena sudah ada yang melakukannya. 

Tiba-tiba Onur datang, lalu bertegur sapa dengan Burhan. Sementara Shehrazat masih dirawat, Khan tinggal dirumah Burhan bersama Mihriban. Khan diajak jalan-jalan ke pasar malam bersama keluarga besar Burhan. 

Khan sangat senang, begitu pula dengan kakek dan neneknya juga tak ingin momen itu cepat berlalu. Onur ditelpon bibinya dan menanyakan kabar Shehrazat, dengan iseng bibinya Onur bilang kalo ibundanya juga ingin ngomong gitu padahal sih enggak. Yah, gitu deh si ibunda Onur itu sangat bertahan dengan kejudesannya. 

Ibunda Karim pun bilang, jika jadi Feride pasti akan mengunjungi Shehrazat ke rumah sakit, namun Feride hanya nyengir aja mendengar saran itu. Onur setia menjaga Shehrazat di rumah sakit. Tiba-tiba Shehrazat ingin Onur mengambilkan tasnya, ternyata ibunda Khan itu ingin ambil kaca buat lihat wajahnya setelah dianiya Serkan. 

Shehrazat syok melihat wajahnya, namun Onur bilang semuanya akan baik-baik saja, wajah Shehrazat tetap cantik.  Cepat cerita, Shehrazat pun sembuh dan kembali masuk kantor. Salah satu pegawai bilang kepada Onur ketidak hadiran Onur dan Shehrazat dalam seminggu, tiba-tiba Onur pun bilang kepada pegawai setianya itu bahwa ia dan Shehrazat akan segera menikah.

Polisi datang ke rumah Burhan untuk mencari Fusun, hal itu berkaitan dengan investai yang dilakukan Fusun namun ternyata karyawan perusahaan investasi itu telah menggelapkan uangnya. Fusun pun kehilangan semua uangnya. Yah, memang selama ini Fusun diam-diam melakukan investasi gitu, tanpa ada yang tau baik suami atau pun mertuanya. Karim dan Bennu membicarakan perencanaan pesta ulang tahun Shehrazat, rencananya akan diadakan di kafe temannya Karim.


0 komentar:

Post a Comment