Home » , » Sinopsis Shehrazat ANTV Sabtu 5 Desember 2020 - Episode 34

Sinopsis Shehrazat ANTV Sabtu 5 Desember 2020 - Episode 34

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Shehrazat ANTV Sabtu 5 Desember 2020 - Episode 34
Sinopsis Shehrazat ANTV Sabtu 5 Desember 2020 - Episode 34

Sisnettv.com - Sinopsis Shehrazat ANTV Sabtu 5 Desember 2020 - Episode 34.  Karim sangat emosi, lalu menelpon Janet dan marah-marah. Teman-teman Janet pun mulai merasa takut, namun Janet nampak santai aja.

Bennu sedih dan sangat menyesali apa yang telah dilakukannya. Karim ditelpon ibunya, sepertinya sang ibu marah dan langsung minta Karim untuk pulang supaya bisa membicarakan soal berita majalan itu. Bennu sangat stress dan mencoba melampiaskannya dengan minum-minum namun Melek mencegahnya.

BACA JUGA:


Onur pergi berkuda. Sherhazat dan Khan main ke rumah Burhan. Diam-diam ada yang mengintai Onur yang sedang asyik berkuda. Lalu kemudian mak duaooorrrr. Onur tertembak sementara kudanya lari. Karim dimarahi ibundanya, sang ibu sangat marah dengan pemberitaan majalah itu. Feride pun juga turut memarahi bahkan membawa-bawa Onur dalam hal itu karena juga dianggap salah mencintai Sherhazat.

Karim dapat telpon dari polisi yang mengabarkan bahwa Onur diserang. Onur sangat syok hingga gak dapat berkata-kata. Ibu-ibu itu pun penasaran tentang apa yang terjadi. Begitu Karim bilang Onur ditembak, si Feride langsung pinsan.

Sherhazat masih belum tau soal musibah yang menimpa Onur, hingga akhirnya Karim menelpon dan mengabarkan bahwa Onur di rumah sakit karena ditembak. Sherhazat langsung syok. Feride mendapatkan perawatan setelah pinsan ketika tau anaknya tertembak. Sherhazat langsung meluncur ke rumah sakit, sementara Khan ditinggal di rumah Burhan.

Onur tertembus 4 peluru dan keadaanya sangat parah hingga harus di operasi. Bennu dan Karim duduk berdua nunggu Onur yang sedang di operasi, Ibunda Karim pun nyamperin namun Karim langsung ngajak Bennu pindah tempat duduk karena mungkin menghindari hal-hal yang gak menyenangkan.

Shehrazat sampai di rumah sakit dan sangat sedih, semua orang sedih. Karim mencurigai bahwa itu ulah Karabas. Ditempat lain anaknya Karabas dimarahi seseorang karena ternyata emang itu serangan dilakukan oleh anaknya Karabas yang gak terima sang ayah dipenjarakan.

Savir membicarakan soal kecurigaanya bahwa pelakunya itu Karabas kepada seorang temannya, padahal temannya itu komplotannya Karabas gitu yakni yang sempat memarahi anaknya Karabas. Feride dan Seval, Bennu dan Sherhazat. Mereka berempat duduk berhadap-hadapan menunggu Onur yang sedang dapat perawatan. 
Yasmin tiba-tiba datang dan langsung menyapa Sherhazat dengan ramahnya. Sherhazat bersandar dipundak Karim, menyaksikan Onur terkapar gak berdaya. Karim menemuai para pegawainya di Binyapi dan menjelaskan soal apa yang terjadi. Karim berharap para pegawainya tetap semangat bekerja walau ada musibah yang menimpa salah satu bos dari Binyapi.

Shehrazat setia menemani Onur, hingga akhirnya Onur pun sadar dan langsung menyebut nama Shehrazat. Onur langsung berbicara dengan Shehrazat, tiba-tiba Ferida dan bibinya Onur masuk dan melihat kemesraan Sherhazat dan Onur yang mengharukan. Karim dengan ibundanya berantem soal adiknya Karim.

Burhan dan Nadide tiba di rumah sakit, yang kebetulan dialam ruangan itu masih ada Feride dan bibinya Onur. Shehrazat pun memperkenalkan Burhan dan Nadide kepada Feride dan bibinya Onur. Karim nyamperin Bennu, keduanya awalnya berbicara baik-baik namun tiba-tiba Karim marah ketika tau Bennu minum alkohol.

Feride marah-marah kepada bibinya Onur, soal Burhan dan Nadide yang ngapain nengokin. Mereka kan cuma mantan mertua. Yah gitu deh, Feride makin gak suka dengan Shehrazat. Sherhazat menyuapi Onur sambil berbicara tentang Burhan dan lain-lain. Onur gak mau Sherhazat meninggalkannya.

Savir dan Karim menemui Sahabatin. Akhirnya Sahabatin menjelaskan bahwa bahwa otaknya adalah anaknya Karabas, seolah dia gak terlibat didalamnya. Karim mendapat informasi soal keberadaan adiknya yang sedang bermasalah di Maroko karena kasus penyelundupan benda bersejarah. Karim nampak muak dengan kelakuan sang adik namun sang ibunda terus membela Burat. 

Seval pun kekeh ingin pergi untuk menyelamatkan Burat dari acaman penjara di Maroko. Onur sembuh dan kembali ngantor, semua pegawai Binyapi menyambutnya. Yah cepat cerita, Onur dirawat selama sebulan. Ghani berusaha cari pinjaman uang kepada temannya, yah rupanya Ghani sangat boros. 

Sementara itu Ali Kemal telpon Cansel untuk ngingetin minum susu. Cansel didatangi pengacara Burhan, namun Cansel tetap menolak memberikan rumah itu dan sang pengacara pun nampak akan membawa masalah itu ke ranah hukum. Onur mulai kerja di ruangannya, Shehrazat membawakan teh herbal namun Onur bilang gak suka karena ia lebih suka kopi. namun demi Sherhazat, Onur meminumnya. 

Ketika Sherhazat hendak keluar, Onur terus memegang tangan Shehrazat. Karim tiba-tiba masuk dan agak terkejut dengan kemesraan yang terlihat. Onur pun berterimakasih kepada Karim atas apa yang dilakukan selama Onur terkapar. Bennu sangat sedih karena merasa hubungannya dengan Karim telah berakhir. Sherhazat pun berusaha untuk menenangkannya.

Onur di rumah dibuatin kopi oleh asisten rumah tangganya, namun Onur menolak dengan alasan sudah berjanji kepada Sherhazat. Bibinya pun mulai menyinggung soal pernikahan Onur namun Feride nampak masih nyengir-nyengir aja. Bennu curhat di rumah Shehrazat, seolah hubungan Bennu dan Karim gak ada lagi harapan lagi.


0 komentar:

Post a Comment