Home » , , » Sinopsis Perempuan Pilihan Senin 11 Januari 2021 - Episode 72

Sinopsis Perempuan Pilihan Senin 11 Januari 2021 - Episode 72

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Perempuan Pilihan Senin 11 Januari 2021 - Episode 72
Sinopsis Perempuan Pilihan Senin 11 Januari 2021 - Episode 72

Sisnettv.comSinopsis Perempuan Pilihan Senin 11 Januari 2021 - Episode 72. Ilona senang melihat Anisa, namun dia melihat Maya, dia teringat perkataan Oma Sundari yang mengatakan kalau yang dialami oleh Ilona gara-gara Maya. Maya tanya kondisi Ilona, Ilona bilang kalau belum baik.

Arya mendapat telpon dari Ruben, lawyer. Arya lalu izin ke depan dia ingin bicara sama Ruben. Maya dalam hati, pasti tidak suka dengan kehadirannya. Namun Maya bilang harus sabar hadapi Winda.

Baca Juga:

Sinopsis Ikatan Cinta Senin 11 Januari 2021 - Episode 118

Sinopsis Aku Bukan Dia Senin 11 Januari 2021 - Episode 6

Ramalan Zodiak Senin 11 Januari 2021

Sinopsis Cinta Mulia Senin 11 Januari 2021 - Episode Terakhir

Sinopsis Cinta Nikita SCTV Senin 11 Januari 2021 - Episode 11-12 Terakhir

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Senin 11 Januari 2021 - Episode 517

Sinopsis Dari Jendela SMP Senin 11 Januari 2021 - Episode 244

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Senin 11 Januari 2021

Sinopsis Cinta Azize Senin 11 Januari 2021 - Episode 25

Sinopsis Naagin 2 ANTV Senin 11 Januari 2021 - Episode 42

Sinopsis Cansu dan Hazal Senin 11 Januari 2021 - Episode 15

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Senin 11 Januari 2021 - Episode 116

Sinopsis Radha Krishna Senin 11 Januari 2021 - Episode 92

Sinopsis Chandra Nandini Senin 11 Januari 2021 - Episode 100

Sinopsis Uttaran ANTV Senin 11 Januari 2021 - Episode 96

Winda lalu datang, dia samperin Maya dan mengajak Maya bicara. Di depan, Arya bilang ke Ruben kalau sudah bicara sama Winda. Namun Winda menolak mencabut tuntutannya. 

Ruben bilang kalau begitu butuh saksi lagi. Arya lalu ingin mencari pemulung yang dibilang oleh Maya. Arya juga mengatakan kalau dia akan minta bantuan pak Sobari. Ruben juga bilang kalau ada 2 saksi kunci. Sehingga bisa mengajukan praperadilan dan tidak sampai ke pengadilan.

Winda bilang ke Maya, kalau sudah 30 menit. Dia bilang kalau waktunya Ilona untuk istirahat. Maya bilang terima kasih sudah diizinin jenguk Ilona dan terharu melihat Anisa ketemu dengan Ilona.

Arya lalu datang, dia tanya ke Winda apa sudah mikirin yang dikatakan tadi. Winda malah bilang dia gak mau bahas itu, dan dia tidak akan cabut tuntutannya. Winda lalu pergi, Arya menyuruh Maya jangan pikirkan perkataan Winda. 

Anisa diajak pulang oleh Maya dan Arya. Nampak Ilona sedih, Anisa bilang janji akan jenguk Ilona lagi. Anisa menyuruh Ilona sabar, dan dia bilang yakin kalau Ilona akan bisa jalan lagi. 

Sandra nampak pusing banget. Lalu dia melihat box obatnya, dan ternyata obatnya habis. Sandra berpikir gara-gara memikirkan Arya, dia jadi lupa kalau obatnya habis. Sandra lalu pergi mau beli obat. 


0 komentar:

Post a Comment