Home » , , , » Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 10 Februari 2021 - Episode 162-163

Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 10 Februari 2021 - Episode 162-163

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 10 Februari 2021 - Episode 162-163
Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 10 Februari 2021 - Episode 162-163

Sisnettv.comSinopsis Ikatan Cinta Rabu 10 Februari 2021 - Episode 162-163. Elsa mengajak ibunya Nino berkunjung keurmah bu Tosa, sampai sana dia mengajak Reyna main di belakang. Elsa bertanya soal anting yang di bawa Reyna lalu Reyna memperlihatkannya di dalam tasnya namun tiba2 Mirna datang memergoki Esla, Elsa bilang kalau dia hanya melihat tas Reyna namun Reyna bilang ke Mirna kalau Elsa mau melihat anting. 

Tiba2 jam tangan Reyna yang di kasih Nino jatuh dan rusak, seketika Reyna menangis dan pengen bertemu dengan Nino. Seketika itu juga Elsa merasa gak enak hatinya dan ibunya Nino juga menumpahkan minuman yang di berikan oleh Kiky. 
Ternyata Nino di tusuk oleh preman suruhan Elsa yang di suruh menghadang Rafael, namun Rafael berhasil melihat wajah preman itu dan dia teringat preman itu adalah oranh yang di temui Elsa di taman waktu itu. 

Elsa di telpon oleh preman suruhannya, preman itu bilang kalau dia berhasil menggagalkan orang yang di maksud Elsa untuk tidak ke bandara. Elsa lega namun preman itu bilang kalau dia terpaksa menusuk orang yang satunya karena memaksa untuk bilang siapa yang nyuruh. Elsa kaget dan bertanya kenapa ada ornag 1 lagi bukannya cuma 1 orang, Preman itu bilang kalau di mobil ada 2 orang. 

Elsa langsung menelpon Nino namun Rafael yang angkat dan bilang kalau Nino tertusuk, Elsa kaget dan dia  langsung mengajak bu Karina kerumah sakit melihat Nino. Rafael bingung kenapa Elsa nelpon langsung panik dan seperti tau kalau Nino sedang celaka. 

Al masih bingung untuk jujur ke Andin,dia takut Andin terkena serangan panik lagi. Al mencoba latihan untuk bicara dengan Andin lalu dia menelpon Andin dan bilang kalau dia mau katakan semuanya. Pak Surya tanya ke Andin apakah Al yang nelpon, Andin bilang kalau Al memberitau tempat dimana mereka ketemuan nanti sore. Pak Surya menyuruh Andin pulang aja karena Pak Surya udah baikan. 

Rendy tanya ke temannya pak Sodikin tentang keberadaan Pak Sodikin, Temannya bilang kalau Pak Sodikin sednag cuti pergi ke Jakarta dengan istrinya seklaian Ziarah ke makam temannya yang baru aja meninggal. Rendy berfikir kalau Pak Sodikin pasti ziarah ke makam pak Jaja, Rendy tanya no telponnya pak Sodikin namun temannya bilang kalau hp nya pak Sodikin barusan rusak. 

Andin makan siang di kantin rumah sakit, kebetulan yang punya kantin adalah istrinya pak Jaja. Tiba2 istrinya pak Jaja dapat telpon dari pak Sodikin, dan dia menyuruh pak Sodikin masuk ke kantin rumah sakit. Pak Sodikin kaget sekali Andin sedang makan di kantin itu, Pak Sodikin menyesal karena sudah memberatkan Andin di persidangan. 

Micel memeriksa barang2 Roy namun dia belum juga mendapatkan petunjuk, Angga nelpon Micel dan dia mau datang ke Cafe dimana Micel sedang memeriksa barang2 Roy. 

Rendy menelpon Al dan bilang kalau pak Sodikin sedang ada di Jakarta, Al menyuruh Rendy balik ke Jakarta dan tidak usah lagi cari Pak Sodikin. Rendy bilang kalau sampai keluarga Andin menuntut balik Al maka Al bisa di pidana. Al tetap menyuruh Rendy balik ke Jakarta. 

Rafael mau tanya sesuatu ke Elaa namun Elsa mau nyari 2 kantong darah dulu buat Nino. Elsa meminta tolong ke petugas rumah sakit untuk mengumumkan  bahwa dia butuh donor darah. Pak Sodikin mendnegar pengumuman itu  dan dia mau mendonorkan darahnya.

Setelah Elsa balik, Rafael bilang kalau orang yang mencelakai Nino adalah orang yang sama pada saat dia dna Nino di todong di depan kantor pengadilan. Apakah Elsa ada hubungannya dengan preman itu, Elsa marah2 karena secara tidak langsung dia di tuduh mencelakai Nino.Lalu Rafael minta maaf, Elsa lega karena Rafael percaya padanya. 


0 komentar:

Post a Comment