Home » , , » Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 20 Agustus 2021

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 20 Agustus 2021

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 20 Agustus 2021
Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 20 Agustus 2021

Sisnettv.com - Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 20 Agustus 2021. Oma Soraya tetap membela diri, namun Putri mendengar isi hati Oma Soraya. Putri kemudian keluar ruangan Oma Soraya, dia masih belum percaya sepenuhnya dengan Oma Soraya. 

Oma Soraya kemudian telpon Pangeran, dia mengadu ke Pangeran jika Putri menemuinya, dan marah-marah. Putri menuduhnya jika terlibat kematian Lisa dan kecelakaan Reymond.

BACA JUGA:

Pangeran kemudian menghubungi Putri, dia mengajak Putri untuk ketemu. Pangeran mengatakan  Oma Soraya kasih tahu jika Putri menemuinya dan marah-marah. 

Maura kecewa dengan Tristan, dia melihat rekaman video Tristan yang bersama Mel. Maura gak bisa menahan air matanya, Maura menangis. 

Di apartemen, Maura dan Tristan nampak berdebat. Maura mengatakan jika Tristan sudah bohong, dia kembali dekat dengan Mel. 

Namun Tristan menyangkal, Maura lalu tunjukkan rekaman video Tristan saat di taman bersama Mel. Tristan membatin, berarti tongkat di taman itu punya Maura. Dan Maura mengawasinya, Tristan minta maaf. 

Riski menemui Mel, dia tanya Mel, apa ketemu dengan Tristan. Mel tidak jujur, namun Riski gak percaya, sampai dia melihat rekaman video Mel dengan Tristan yang dikirim Maura. 

Oma Soraya semakin terdesak, Putri sekarang semakin curiga dengan Oma Soraya terlibat dengan kematian mama Lisa. Putri sudah gak bersikap netral lagi. 

Apalagi Putri sudah dikasih tahu sama Pak Regar, jika Oma Soraya mencurigakan, karena berani membayarnya sampai 30 juta untuk melindunginya dari Mel dan Vitto. 

Pangeran bicara sama Bu Nawang, Pangeran menanyakan tentang Pak Reymond yang menyelidiki kasus Oma Soraya. Bu Nawang gak terlalu tahu, tapi seperti yang sudah dikatakan Jojo, anak buah Jojo menemukan sopir angkot yang melihat Oma Soraya di lokasi Lisa meninggal. 

Iklan Dibawah

0 komentar:

Post a Comment