Home » , , , » Legend of the Blue Sea Indosiar Rabu 10 Juni 2020 - Episode 16

Legend of the Blue Sea Indosiar Rabu 10 Juni 2020 - Episode 16

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Legend of the Blue Sea Indosiar Rabu 11 Juni 2020 - Episode 16.
Sinopsis Legend of the Blue Sea Indosiar Rabu 11 Juni 2020 - Episode 16.
Sisnettv.comSinopsis Legend of the Blue Sea Indosiar Rabu 11 Juni 2020 - Episode 16. Joon Jae berkata ayahnya bukan hanya tak bisa melihatnya yang berdiri di hadapannya, ayahnya tak bisa melihat apapun. Ayahnya bahkan tidak berpikir untuk melihat bagaimana hidupnya bisa hancur. Apa kau begitu ingin mengkritik ibu tirimu? Dia adalah wanita baik yang membersihkan kamarmu dan menunggumu pulang. Setelah hidup bersama selama 17 tahun, ia yang paling mengenal Ayah. Kau tahu apa?

Joon Jae berkata nama asli Kang Seo Hee adalah Kang Ji Yeon. Ia pernah menikah 2 kali dan kedua suaminya jadi buta lalu meninggal dalam kecelakaan. Presdir Heo tertegun mendengar cerita Joon Jae. Akan bagus sekali jika kondisi Ayah hanya sebuah kebetulan, tapi semuanya mengatakan sebaliknya.


Presdir Heo bertanya dari mana Joon Jae mendengar semua kebohongan itu. Joon Jae berkata terserah ayahnya mau percaya atau tidak. Tapi ia tidak bisa meninggalkan ayahnya sendirian seperti ini. Ia akan membawa ayahnya meski dengan paksa. Ia memegangi tangan ayahnya. Tapi ayahnya meronta sangat keras. 

Lepaskan Ayah!! Dia bilang kau selama ini menipu orang. Karena itu kau melakukan hal buruk ini pada Ayah sekarang, dasar brengsek!Joon Jae terpukul mendengar perkataan ayahnya. Ayahnya bukan hanya tak mempercayainya, tapi juga menuduhnya.  Pembantu rumah menelepon Chi Hyun dan melaporkan ia mendengar suara keras dari lantai atas.  Mereka mengaku petugas pembasmi hama tapi saya mendengar panggilan ayah dan lainnya.

Chi Hyun berkata ia akan pulang sekarang. Ia melarang ayahnya pergi dan jika terjadi sesuatu ia menyuruh pembantunya melapor polisi.  

Sepertinya Joon Jae ada di rumah, kata Chi Hyun pada Chung. Mereka ada di tempat parkir.  Chi Hyun bertanya inikah sebabnya Chung mengajaknya bertemu hari ini. Chung hanya diam. Dengan dingin Chi Hyun berkata ia tidak bisa mengantar Chung pulang. Ia naik ke mobil dan langsung pergi. 

Seseorang muncul tak jauh dari belakang Chung. Chung menoleh dan melihat Dae Young. Dae Young tersenyum. Tangannya berada di balik punggungnya memegang sebuah palu. Chung tidak takut. Ia malah berjalan mendekati Dae Young, bahkan ketika Dae Young mengeluarkan palunya. Tapi tiba-tiba Dae Young melemparkan palunya pada pipa pemadam air di langit-langit Air mulai memancar. Chung berbalik dan melarikan diri. Dae Young mengejarnya. Chung berlari ke tangga darurat dan terus naik ke lantai paling atas. Dae Young menyusulnya. Begitu membuka pintu ia terkejut karena Chung sedang menunggunya di balik pintu. Chung meraih tangannya dan menariknya. Dae Young sangat terkejut hingga tak bisa mengatakan apapun. 

Ingatanmu akan hilang dan aku yakin kau akan ditangkap. Meski kau tak ingat apapun, kuharap kau merasakan neraka untuk waktu yang lama.Chung mulai memejamkan matanya dan melihat semua ingatan Dae Young. Mulai dari para korban Dae Young yang mati dengan paku menancam di tubuh mereka. Lalu sosok Nyonya Kang muda saat suaminya mengalami kecelakaan. Sosok Nyonya Kang remaja yang tersenyum melihat ayah angkatnya tewas. 

Hingga ingatan Dae Young mengenai mimpi kehidupan dahulunya. Mayat di pinggir pantai. Bangsawan Yang menemukan puteri duyung yang sangat mirip dengan Chung. Bagaimana Se Hwa disiksa demi mutiara. Lalu Bangsawan Yang memburunya ke lautan dan melemparkan tombak.  Kemudian ia melihat Dam Ryeong melawan anak buah Bangsawan Yang hingga terluka. Dam Ryeong yang berteriak memanggil nama Se Hwa lalu terjun ke dalam laut. Dan seseorang melempar tombak hingga menusuk tubuh Dam Ryeong. Chung menangis. Ia teringat akhir bahagia kisah Se Hwa dan Dam Ryeong yang diceritakan Joon Jae padanya. Bohong... Semua adalah kebohongan lagi... katanya marah dan kecewa.


0 komentar:

Post a Comment