Home » , , , » Legend of the Blue Sea Indosiar Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 12

Legend of the Blue Sea Indosiar Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 12

Posted by Sisnet TV

Legend of the Blue Sea Indosiar Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 12
Legend of the Blue Sea Indosiar Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 12
Sisnettv.com - Legend of the Blue Sea Indosiar Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 12. Joonjae menjelaskan jika rumah ini akan habis sewanya sekitar setahun lebih sehingga dia harus pindah dari sini. Joonjae meminta SimChung yang membereskan semuanya dan ikut pindah bersamanya. Kemudian joonaje kembali ke ruang tamu menemui polisi. Namdoo menanyai polisi apakah dia dan teman-temanya ini akan di tangkap. Joonjae berkata jika sulit untuk membuktikan dirinya melakukan penipuan karena tak ada orang yang melaporkannya.

Namdoo juga berkata jika uang yang mereka curi adalah uang kotor sehingga para korban tak berani melaporkannya. Polisi tetap bersikeras walaupun alasan  mereka benar tak ada yang melaporkan mereka. Kemudian mereka membahas madae. TaeO memperlihatkan rekaman cctv saat kejadian pembunuhan di daerah ini dan melihat madae yang berpura-pura menjadi polisi pada malam itu. Joonjae juga memperlihatkan pesan yang madae kirimkan saat berpura-pura menjadi kepala sekretaris dan saat itu joonjae hampir saja terbunuh.

Baca Juga:

Sinopsis Inayah ANTV Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 53

Sinopsis Pesantren Rock N Dut Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 6

Sinopsis Mermaid in Love Sabtu 6 Juni 2020

Sinopsis Insya Allah Surga Tingkat 2 Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 37

Sinopsis Saraswati Chandra Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 6

Sinopsis Magic Tumbler SCTV Sabtu 6 Juni 2020

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 6

Sinopsis Cinta Suci Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 27

Legend of The Blue Sea Indosiar Episode Terakhir Tamat

Ramalan Zodiak Sabtu 6 Juni 2020

Legend of the Blue Sea Indosiar Senin 8 Juni 2020 - Episode 14

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 97

Sinopsis Meri Durga ANTV Sabtu 6 Juni 2020 - Episode 75

Polisi menanyakan apakah joonjae pernah berurusan dengan madae atau kenalannya tetapi joonjae tak pernah berurusan dengannya.Joonjae meminta polisi untuk membebaskan mereka sebelum kasus madae tertangkap. Setelah itu, joonjae akan mengikuti semua prosedur yang harus dijalankan. Polisi tak percayyadenganya tetapi joonjae meyakinkan polisi untuk mempercayainya kali ini karena banyak yang perlu dia lindungi sehingga dia tak bisa kabur sesukanya.

Ia juga telah memberitahu tempat tinggalnya ke polisi sehingga polisi tak perlu merasa curiga dengannya. Malam harinya joonjae tak bisa tertidur pulas karena dia terus mendengar suara hati simchung yang semalaman bertanya-tanya tentang joonjae. Jinjoo terus menelpon namdoo tetapi tak dijawab. Suaminya berkata mungkin sebaiknya mereka menyerah saja tetapo jinjoo memberitahu suaminya jika semua yang mereka lakukan tak boleh sia-sia.

Suaminya menyuruh jinjoo untuk menelpon ketua heo sekali lagi untuk memastikan peluang mereka yang lain. Jinjoo menelpon seohee dan berbasa basi untuk mengajaknya bertemu. Seo hee menyetujuinya dan meminta jinjoo untuk datang ke sebuah restoran. Ketika seohee mengganti obat milik iljoong, chihyun melihatnya dari balik pintu. Kemduainchihyun mengambil satu pil milik ayahnya yang disiapkan ibunya ini.

Keesokannya, joonjae menyiapkan sarapan. Namdoo menanyai joonjae apakah dirinya tak bisa tertidur semalaman. Joonjae berkata jika dirinya tak bisa tertidur karena simchung yang terus bergerak. Simchung bertanya-tanya dalam hati apa dirinya ini bergerak semalaman. Karena joonjae terus mendengar suara simchung dia berkata kembali jika sebenarnya bukan disebabkan oleh simchung.

Joonjae melihat kolam renang san terpikirkan bagaimana jika membiarkan simchung sendirian di rumah untuk menikmati waktu tanpa ada siapapun. Akhkirnya joonjae meminta tae dan namdoo untuk pergi bersamanya membeli sebuah pohon natal untuk pesta merayakan natal.Namdoo menanyai joonjae apakah perlu mengundang siAh untuk datang juga. Mereka setuju dan simchung hendak ikut tetapi joonjae menyuruhnya di rumah dan melekukanapapun yang dia tak bisa lakukan ketika ada mereka bertiga. Namdoo dan taeO setuju.

Kemudian joonjae mencubit kedua pipi simchung. TaeO dan namdoo menyuruhnya berhenti karena cubitan joonaje terlihat menyakitkan. Joonjae pergi meningalkan mereka menuju ruang tv. Namdoo dan taeO keluar rumah. Joonjae terus mendengar simchung yang bertanya-tanya mengapa dirinya merasa pipinya panas setelah dicubit oleh joonjae lalu dia juga sadar tanpa dicubit pun merasa panas. Karena dia merasa tak adil jika hanya dirinya yang merasakan hal itu sehingga simchung berniat membalas joonjae. Karena joonjae telah mendengar semuanya, joonjae langsung menghidnari simchung hingga joonjae memojokan simchung di tembok.

Karena simchung terus berkata sesuatu di hatinya membuat telinga joonjae tak tahan sehingga joonjae meninggalkannya. Pengacara sedang mengobrol dengan iljoong mebahas wasiat warisan yang akan di berikan kwpasajoonjae. chihyun masuk ke ruangan tetapi ayahnya tak mengetahuinya.Chi hyun meeminta pengacara untuk tak memberitahu ayahnya jika dia ada disini. Kemudian pengacara kembali menanyakan siapa ahli waris iljoong. Il joong berkata jika semua aset kekayaannya akan diberikan kepada joonjae sepenuhnya.

Mendengar hal itu pengacara merasa tak enak karena chihyun mendengar mereka. Pengacara menanyakan tentang warisan untuk istri dan anak angkat iljoong. Lalu iljoong menananyakan berapa persen yang akan diterima joonjae jika asetnya di potong untuk istri dan anak angkatnya. Pengacara mwmberitahubagian-bagian yang akan diperoleh joonjae sesuai hukum. Sesampai di restoran jinjoo dan seohee saling mengobrol. Saat jinjoo mulai menuju topik bisnis, seohee menerima telepon dadi pengacaranya dan mengabaikan perkataannya. Sehingga jinjoo menuangkan alkohol untuk dirinya.Karena jinjoo terlalu banyak minum alkohol sehingga dia mabuk berat dan melanturkan perkataan yang seharusnya dia tak katakan.


0 komentar:

Post a Comment