Home » , , , » Sinopsis Faith Indosiar Jumat 26 Juni 2020 - Episode 11

Sinopsis Faith Indosiar Jumat 26 Juni 2020 - Episode 11

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Faith Indosiar Jumat 26 Juni 2020 - Episode 11
Sinopsis Faith Indosiar Jumat 26 Juni 2020 - Episode 11
Sisnettv.com - Sinopsis Faith Indosiar Jumat 26 Juni 2020 - Episode 11.  Choi Young bersama anggota Suribang mencari Eun Soo dengan mencari kereta hitam terlebih dahulu. Merekamenemukannya, tetapi di dalam kereta itu hanya ada Yi Seong Gye. Untung Dae Mantelah menemukannya. Dengan peluitnya, ia memberitahukannya pada Choi Young. Eun Soo masih tak mau menjawabpertanyaan Hwasuin, membuat Hwasuin kesal. Hwasuin mengatakan kalau cara iniadalah cara Ki Chul untuk mendapatkan orang-orangnya, membunuh orangterdekatnya.

Hal ini menyadarkan Eun Soo.Apakah itu berarti Ki Chul yang membunuh Pangeran Kyeong Chang? Hwasuinmengiyakan dan pura-pura terkejut akan ketidaktahuan Eun Soo. Walaupunsebenarnya target racun itu sebenarnya adalah Choi Young (untuk mendapatkan EunSoo). Jawaban Hwasuin malah membuat EunSoo semakin tak mau menjawab pertanyaannya. Terserahlah kalau Hwasuin maumembunuh. Hwasuin dan Eum Ja bingung, mereka mencoba taktik yang lain.Bagaimana dengan si pasien remaja itu?

Baca Juga:

Sinopsis Inayah ANTV Jumat 26  Juni 2020 - Episode 73

Sinopsis Pesantren Rock N Dut Jumat 26 Juni 2020 - Episode 26

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 26 Juni 2020 - Episode 12

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Jumat 26 Juni 2020- Episode 26

Sinopsis Tawakal ANTV Jumat 26 Juni 2020 - Episode 2

Sinopsis Bukan Salah Cinta Jumat 26 Juni 2020 - Episode 5

Sinopsis Insya Allah Surga Tingkat 2 Jumat 26 Juni 2020 - Episode 57

Sinopsis Anak Band SCTV Episode 1 - TAMAT

Sinopsis Saraswati Chandra Jumat 26 Juni 2020 - Episode 26

Sinopsis Faith Indosiar Jumat 26 Juni 2020 - Episode 11

While You Were Sleeping Indosiar Jumat 26 Juni 2020 - Episode 11

Ramalan Zodiak Jumat 26 Juni 2020

Sinopsis Cinta Suci  Jumat 26 Juni 2020 - Episode 46

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Jumat 26 Juni 2020 - Episode 117

Sinopsis Meri Durga ANTV Jumat 26 Juni 2020 - Episode 95

Walaupun Eun Soo sempat ragu karenatahu pasien remaja itu akan menjadi raja selanjutnya, tetapi ia tetap bersikaptak peduli, “Bunuh saja dia. Kalian tak boleh membunuhku. Jadi terserah kalianakan membunuh siapa, aku tak peduli.” Dan Eun Soo pun beranjak meninggalkanmereka. Eum Ja menghalanginya denganmenghunuskan pedang ke leher Eun Soo. tetapi seakan menantang, Eun Soo malah majusemakin mendekatkan lehernya pada pedang itu. Buru-buru Eum Ja menarikpedangnya, sehingga Eun Soo terbebas dari pedang dan pergi.

Hwasuin ingin mengejar Eun Soo,tapi Eum Ja menghentikannya karena ia mendengar langkah orang mendekat.Ternyata mereka adalah para woodalchi yang hendak menyelamatkan Eun Soo. Melihat Eun Soo pergi begitu saja,Eum Ja dan Hwasuin ingin tahu apakah Eun Soo benar-benar tak peduli akan nyawaorang lain atau hanya gertakannya saja. Maka Eum Ja mulai meniup serulingnya,sehingga para woodalchi itu mulai jatuh kesakitan.

Eun Soo yang mendengar suaraseruling di belakang dan teringat bagaimana kehancuran yang disebabkan oleh EumJa, berbalik dan menyuruh Eum Ja berhenti. tetapi Eum Ja tak mau berhenti. Walausekarang Eun Soo ada dalam jangkauan serulingnya,  ia tetap memainkan serulingnya, hingga telingaEun Soo berdarah.

Untung ada anggota Suribang yangmengacaukan perhatian Eum Ja dengan membidikkan panah ke arahnya. Otomatis EumJa menghentikan tiupan serulingnya. Kedatangan Suribang itu jugamenandakan kedatangan Choi Young dan Dae Man juga. Sebelum menghadapi Eum Jadan Hwasuin, yang pertama kali Choi Young dilakukan adalah memeriksa Eun Soo.

Darah menetes dari telinga EunSoo. Choi Young menatap Eun Soo yang tertunduk, dan membersihkan darah yang adadi telinganya. Merasakan sentuhan Choi Young, Eun Soo mengangkat wajahnya, dansaat itu Choi Young melihat kalau keadaan Eun Soo baik-baik saja. Maka ia pun berdiri danmenghadapi Eum Ja dan Hwasuin dan bertanya, apakah pertarungan ini akandilanjutkan atau tidak?

Hwasuin sudah mendapat jawabanatas pertanyaan yang tak dijawab oleh Eun Soo. Yang pertama yang harus merekabunuh adalah pria di samping Eun Soo. “Ia selalu datang dan selalu menemukanmu.Setiap saat, setiap waktu. Kedua musuhpun itu pergi dan ChoiYoung membiarkannya. Menurut Choi Young keduanya adalah lawan yang belum bisadihadapi oleh para woodalchi, jadi lebih baik mereka melepaskannya.

Yang lebih menjadi perhatiannyaadalah kondisi Eun Soo. “Apakah kau baik-baik saja?” tanya Choi Young,tangannya menyentuh pundak Eun Soo yang segera ditepis dan Eun Soo pun berlalupergi. tetapi Choi Young tak memilikibanyak waktu lagi. Ia menyuruh Deok Man untuk menjaga Eun Soo dan ia segeraberlalu pergi dengan kudanya. Setelah semuanya terkendali, ChoiYoung segera kembali ke istana dan melaporkan kalau Ratu dan tabib langit telahaman. tetapi 5 orang yang ada daftar telah meninggal dengan pesan yang sama: JiGwa Pil Gye : Jika kau tahu kesalahanmu, segeralah diperbaiki.

Ki Chul tersenyum mendengarpesannya tersampaikan. Pesan itu ditujukan tak hanya untuk rakyat Gae Kyeong(ibukota Goryeo) saja, tetapi juga seluruh kerajaan.

Gong Min mengerti maksud Ki Chulyang mengancam semua orang agar tak berada di pihaknya. Bukannya takut, iamalah mengumumkan, “Pada purnama bulan ini, akan ada khotbah kenegaraan. Padasaat itu, orang-orangku akan memberikan pendapat tentang bagaimana Raja idealyang mereka inginkan.”

Ia tak hanya menantang Ki Chul,tapi juga mengajak Ki Chul untuk hadir dan mendengarkannya. Bagi Ki Chul,tantangan Gong Min itu sekaligus mencemoohnya. Ia menghampiri Gong Min, tetapiChoi Young langsung menghadangnya. Maka di tempatnya berdiri, iabertanya, “Apakah tadi Paduka berkata ‘orang-orang Paduka’?

“Di Goryeo ini, ada orang yangtak takut akan ancaman dan tak puas dengan makanan secukupnya. Mereka adalahorang-orang yang menginginkan raja yang layak. Aku akan menunjukkannya padamu.”
Ki Chul geram bukan kepalang. Iamengeluarkan naegongnya, dan sekejap tangannya membeku. Melihat bahayamengancam, Choi Young langsung maju. tetapi Ki Chul tak peduli. Iamendorong bahu Choi Young dengan tangannya. tetapi Choi Young pun juga tak maumundur. Ia memegang tangan Ki Chul yang menempel di bahunya.

Gong Min yang berada disinggasana, mulanya tak menyadari, tetapi ia kemudian melihatnya.Mereka tetap berdiri ditempatnya, Ki Chul menyerang dan Choi Young bertahan. Es bertemu dengan tenagalistrik. Hampir saja Choi Young mundur, jika Ki Chul tak menarik tangannya.

KiChul mengerti kata-kata Gong Min. Ia menunggu orang-orang Gong Min pada purnamabulan ini. Sepeninggal Ki Chul, Gong Minmengkhawatirkan bahu Choi Young. tetapi Choi Young meminta Gong Min untuk takmengkhawatirkannya dan segera pergi ke tempat kediaman Ratu.

Diingatkan seperti itu, Gong Minsegera pergi ke kamar No Gook dengan dikawal Choong Seok. Saat itu No Gooksedang minum teh ditemani dayang Choi. Tanpa ba bi bu, Gong Min langsungmenyambar tangan No Gook hingga gelasnya terlepas. tetapi Gong Min tak peduli. Iamalah menyeretnya pergi.

Persis seperti pertemuan pertamamereka. tetapi kali ini No Gook menahan tangan Gong Min,  menghentikan dengan tatapan tanya. Gong Min tak menjawab tatapan itu,malah mengumumkan dengan lantang pada semua kasim, dayang dan penjaga, “Mulaisekarang, Ratu akan tinggal bersamaku di kediaman Gangahnjeon.” Pada dayangChoi ia berkata kalau hal ini akan berlaku sampai bahaya benar-benar hilang. Iapun kembali menarik tangan No Gook dan membawanya pergi.

Aww… Gong Min is so damn cool! Dayang Choi buru-buru mengambiljubah No Gook yang tertinggal. Semua mengikuti langkah Gong Min yang cepat.Choong Seok berjalan mengawal di depan mereka.


0 komentar:

Post a Comment