Home » , , » Sinopsis Inayah ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 64

Sinopsis Inayah ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 64

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Inayah ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 64
Sinopsis Inayah ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 64
Sisnettv.comSinopsis Inayah ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 64. Danar akan menghilangkan ingatan Rahma, dengan listrik, namun listriknya nampak ada gangguan. Tiba-tiba ada pria yang bisa membetulkannya. 

Danar samperin dokter rekannya, setelah semua sudah benar. Rahma mau kabur, namun dilarang oleh Danar. Rahma kemudian didudukan di tempat penghilang ingatan.

Baca Juga:

Sinopsis Pesantren Rock N Dut Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17

Sinopsis Insya Allah Surga Tingkat 2 Rabu 17 Juni 2020 - Episode 48

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Rabu 17 Juni 2020 - Episode 3

Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Episode 1 - Tamat

Sinopsis Bukan Salah Cinta ANTV Episode 1 - TAMAT

Sinopsis Saraswati Chandra Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17

While You Were Sleeping Indosiar Rabu 17 Juni 2020 - Episode 2

Ramalan Zodiak Rabu 17 Juni 2020

Sinopsis Cinta Suci Rabu 17 Juni 2020 - Episode 38.

Sinopsis Magic Tumbler Season 2 Rabu 17 Juni 2020

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Rabu 17 Juni 2020 - Episode 108

Sinopsis Meri Durga ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 86

Danar melakukan itu karena Rahma sudah tahu kejahatannya. Rahma bilang jangan lakukan itu, karena dia lagi hamil. Namun Danar bilang kalau perbuatannya itu tidak akan membahayakan kandungan Rahma.

Danar lalu memencet tombol alat pengilang ingatan. Akhirnya Rahma tidak sadarkan diri. Danar menyerahkan selanjutnya ke rekan dokternya. 

Di sisi lain, Malik kepikiran Rahma. Dia ingin ke rumah pak Doso. Di yakin terjadi hal buruk ke Rahma, Malik dilarang, karena kalau kesana, Malik akan disiksa, apalagi wajah Malik sudah dirubah menjadi wajah Revi, oleh Danar. Sehingga Rahma sangat membenci Malik.

Juminten nampak dibawa kabur bapaknya, Waluyo. Waluyo kesal ke pak Doso, karena gak dikasih uang 15 miliar. Inayah melihatnya, dia melarang pamannya yang membawa kabur Juminten, karena Juminten masih sakit.

Inayah omong ke Doso kalau Juminten dibawa kabur oleh bapaknya. Aryo bilang kalau Juminten belum sembuh, dia ingin mengejarnya. Namun dilarang oleh Dini. 

Pak Doso kemudian mengejarnya, diluar nampak bapaknya Juminten membopong Juminten masuk ke dalam taksi. Pak Doso, bilang kalau jangan dibawa kabur, itu bisa membahayakan nyawa Juminten.

Pak Doso bilang akan melaporkan ke polisi, namun Waluyo tidak takut, karena Juminten anaknya sendiri. Jadi terserah dia mau lakukan apa. Inayah juga melarang pamannya itu untuk membawa Juminten.

Waluyo tetap pergi, Pak Doso bilang dia tidak bisa melakukan apa-apa. Waluyo itu bapaknya Juminten, dan benar yang dikatakannya. Sedangkan dirinya bukan siapa-siapanya Juminten.


0 komentar:

Post a Comment