Home » , , » Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17
Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17
Sisnettv.comSinopsis Titipan Ilahi ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17. Shinta telepon Arman, dia mengadu kalau habis dihina oleh Marni, dia disebut wanita perebut suami orang. Bahkan didoakan supaya cepat meninggal. Arman nampak marah, Marni membuat masalah lagi. Telepon ditutup, Shinta nampak ketawa bersama pria lain. Dia bilang kalau Arman pria yang bodoh dan gampang dibodohi.

Karina galau harus meninggalkan Aryo, padahal hatinya tidak bisa bohong karena masih cinta Aryo. Tiba-tiba foto Aryo jatuh, di tempat lain, Aryo pamit berangkat untuk kuliah. Namun ibu Narsih perasaannya gak enak.

Baca Juga:

Sinopsis Inayah ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 64

Sinopsis Pesantren Rock N Dut Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Rabu 17 Juni 2020 - Episode 3

Sinopsis Insya Allah Surga Tingkat 2 Rabu 17 Juni 2020 - Episode 48

Sinopsis Dari Jendela SMP SCTV Episode 1 - Tamat

Sinopsis Bukan Salah Cinta ANTV Episode 1 - TAMAT

Sinopsis Saraswati Chandra Rabu 17 Juni 2020 - Episode 17

While You Were Sleeping Indosiar Rabu 17 Juni 2020 - Episode 2

Ramalan Zodiak Rabu 17 Juni 2020

Sinopsis Cinta Suci Rabu 17 Juni 2020 - Episode 38

Sinopsis Magic Tumbler Season 2 Rabu 17 Juni 2020

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Rabu 17 Juni 2020 - Episode 108

Sinopsis Meri Durga ANTV Rabu 17 Juni 2020 - Episode 86

Aryo berangkat kuliah, di sisi lain ada orang suruhan Robby yang sudah menunggu untuk menghabisi. Saat Aryo keluar dari gang, orang suruhan Robby lalu gas mobil dan akan menabrak Aryo. Namun Aryo berhasil menghindar. 

Aryo kesal ada orang naik mobil ugal-ugalan. Di sisi lain, Orang suruhan Robby kesal juga mereka gagal dan takut dimarahi Robby. Lalu mereka telepon Robby dan bilang kalau gagal. Robby marah besar, orang suruhannya gagal. 

Pak Darmanto memanggil Robby, dia bilang kalau setelah kontrol di rumah sakit akan menuju rumah Arya dan melihat tanda di punggungnya. Namun Robby bilang gak perlu, karena papa masih sakit. Robby berjanji dia akan membawa Aryo ke rumah. 

Pak Darmanto nampak senang, karena anaknya itu menerima Aryo yang akan menjadi bagian dari keluarganya. Pak Darmanto kemudian berangkat mau kontrol ke rumah sakit. Robby bilang ke mamanya kalau untuk tenang, dia akan membuat Papanya ketemu Aryo diakhirat. 

Arman mau ambil motor lagi untuk dijual di dealernya. Namun pak Subari bilang kalau pembayaran motor sebelumnya belum. Arman kaget karena sudah dikasihkan uangnya ke Shinta. Namun pak Subari bilang belum ada pemasukan pembayaran. 

Arman kemudian telepon Shinta, Shinta angkat dia mau ucapkan salam perpisahan. Shinta bilang uang yang selama ini dikasih Arman untuk membayar sudah menemanin Arman. Shinta bilang kalau dirinya akan pergi, karenanya tidak mau disebut perebut suami orang. 


0 komentar:

Post a Comment