Home » , , » Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Minggu 14 Juni 2020 - Episode 14

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Minggu 14 Juni 2020 - Episode 14

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Minggu 14 Juni 2020 - Episode 14
Sinopsis Titipan Ilahi ANTV Minggu 14 Juni 2020 - Episode 14
Sisnettv.comSinopsis Titipan Ilahi ANTV Minggu 14 Juni 2020 - Episode 14. Pak Darmanto menyuruh pak Abidin untuk bicara ke Aryo dan menemui dia. Dia sudah merasa waktunya sudah gak lama. Tiba-tiba Istrinya pak Darmanto datang, dia nampak khawatir dengan suaminya. Namun pak Darmanto bilang kalau dia sudah menemukan anaknya. Dan ternyata benar anaknya adalah Aryo.

Namun istrinya malah nampak kesal, pak Darmanto menyuruh istrinya untuk menerima Aryo. Istrinya itu bilang jangan memikirkan masalah Aryo, dia menyuruh untuk fokus ke kesehatannya. Pak Darmanto senang, cita-citanya mempunyai anak sholeh sudah tercapai.

Baca Juga:

Sinopsis Inayah ANTV Minggu 13 Juni 2020 - Episode 61.

Sinopsis Pesantren Rock N Dut Minggu 14 Juni 2020 - Episode 14

Sinopsis Saraswati Chandra Minggu 14 Juni 2020 - Episode 14

Sinopsis Insya Allah Surga Tingkat 2 Minggu 14 Juni 2020 - Episode 45

While You Were Sleeping Indosiar Selasa 16 Juni 2020 - Episode 1

Sinopsis Cinta Suci Minggu 14 Juni 2020 - Episode 35

Sinopsis Magic Tumbler SCTV Minggu 14 Juni 2020

Legend of The Blue Sea Indosiar Episode Terakhir Tamat

Ramalan Zodiak Minggu 14 Juni 2020

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Minggu 14 Juni 2020 - Episode 105

Sinopsis Meri Durga ANTV Minggu 14 Juni 2020 - Episode 83

Istrinya pak Darmanto bahkan bilang kalau Aryo itu membawa bencana. Buktinya suaminya sakit karena memikirkan Aryo. Karena pak Darmanto tidak menurutinya, dia bilang kalau lebih baik suaminya itu melupakannya. Dia lalu pergi meninggalkan ruangan pak Darmanto dirawat.

Di tempat lain, Robby sedang bicara dengan orang suruhannya untuk mencelakai Aryo. Bahkan dia ingin membun*h Aryo, Robby menanyakan apa pist*lnya tidak berbunyi. Namun orang itu menyakinkan Robby kalau dia sudah menyiapkan yang terbaik.

Robby mendapat telepon dari mamanya, mamanya bilang kalau benar Aryo, adalah anak papanya. Robby gak kaget, dia sudah tahu dan sudah menyiapkan rencana untuk menghabisi Aryo. 

Aryo mau pergi menjemput ibu dan adiknya, namun Baim perasaannya tidak enak. Aryo berjalan menuju angkot, di sisi lain Robby dan orang suruhannya sedang mengamati Aryo. Orang suruhan Robby ingin menghabisi Aryo. 

Namun Robby menyuruh tahan dulu, Robby melihat masih banyak orang. Dia menyuruh anak buahnya untuk mengikuti Aryo dulu. Aryo di angkot, di belakang Robby mengikutinya. Dia menunggu waktu dan tempat yang pas. 

Mama Karina nampak mengirimkan makanan ke kamar Karina. Karina bilang kalau mamanya sedang kasih makanan ke orang yang dipenjara. Mamanya gak boleh bilang begitu, namun Karina bilang kalau dia dikurung, sama saja seperti orang dipenjara. 

Mamanya menanyakan apa Karina dan Aryo sudah melakukan perbuatan yang dilarang. Karina bilang benar, dan dia cinta Aryo. Namun Ibunya gak percaya, Karina mengajak mamanya ke rumah sakit untuk mengeceknya. Mamanya sudah gak bisa bicara lagi, lalu dia pergi dari kamar Karina.


0 komentar:

Post a Comment