Home » , » Sinopsis Yeh Teri Galiyan Selasa 16 Juni 2020 - Episode 107

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Selasa 16 Juni 2020 - Episode 107

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Selasa 16 Juni 2020 - Episode 107
Sinopsis Yeh Teri Galiyan Selasa 16 Juni 2020 - Episode 107
Sisnettv.com - Sinopsis Yeh Teri Galiyan Selasa 16 Juni 2020 - Episode 107. Ridoy mulai berteriak dan menangis. ia bilang aku bayi. AR.Shan bilang kau menyalahgunakan simpati Asmita? ia hanya ingin kau menjadi lebih baik. 

Asmita memanggil Khurana dan mengatakan aku siap Pak. aku telah menunggu begitu lama untuk panggilan itu. Asmita bilang aku akan datang. Ridoy berteriak Asmita ji Asmita ji .. Shan memukulnya. ia mengatakan berhenti membodohi semua orang. 
Asmita mengatakan apa yang kau lakukan, apakah kau gila. Ridoy mengatakan ia memukul aku. Asmita mengatakan kau memukulnya? ia sakit. Shan bilang ia membodohimu. Asmita mengatakan kau gak bisa mentolerir aku dengan dia. ia sakit ia membutuhkanku. Shan bilang ia sedang berakting. aku akan memukulnya. 

Asmita mengatakan bahkan gak berani mendekatinya. ia adalah tanggung jawab aku. Asmita menguncinya di luar. Shan dan Asmita keduanya menangis. Ridoy tidur di pangkuan Asmita. Asmita memanggil dokter. ia mengatakan gak ada keraguan. 

Ridoy sebenarnya sakit. Ridoy bertindak kalau ia akan membunuhku. Asmita menenangkannya. ia mengatakan mengapa kau melakukan ini Shan. Jangan buat itu sulit bagi aku. Shan berkata kepada Asmita aku seharusnya gak melakukan ini. Ini sangat sulit bagi aku untuk melihatnya bersamamu. Aku hanya ingin menghentikanmu. Seharusnya aku gak melakukan itu. Ridoy mengatakan Asmita .. Paman ini memukulku. 

Shan bilang aku minta maaf aku gak akan melakukannya lagi. Shan bilang aku akan membantumu mengurus Ridoy mulai sekarang. kau dapat mengandalkan aku. Asmita mengucapkan terima kasih. aku harus pergi ke suatu tempat. Tolong jaga Ridoy. Shan berkata dalam hati aku akan mengekspos Ridoy. Ridoy bilang tolong jangan tinggalkan aku bersamanya. Shan memeluk Ridoy dan berkata saudara aku. 

Asmita datang ke kantor pusat dengan seragam. ia bilang aku berterima kasih kepada departemen ini. Tempat aku dilahirkan. Semua gadis yang lahir di sana istimewa. Departemen kepolisian kami memberi aku kesempatan lagi untuk melayani negara ini. Semuanya terjadi untuk kebaikan pada akhirnya. Mereka memberi aku kesempatan. ia mengatakan gak ada yang lebih besar dari keluarga aku dan tugas aku bahkan keluarga aku atau kehidupan pribadi.


0 komentar:

Post a Comment