Home » , » Sinopsis Inayah ANTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 130

Sinopsis Inayah ANTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 130

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Inayah ANTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 130
Sinopsis Inayah ANTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 130
Sisnettv.com - Sinopsis Inayah ANTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 130. Aryo nampak menabrak seseorang, Aryo minta maaf. Namun orang itu malah marah, padahal Aryo sudah jelaskan kalau dirinya tidak sengaja. Aryo bilang dirinya akan tanggung jawab. Aryo membawanya ke rumah sakit, namun orang itu di mobil menyuruh Aryo untuk ambil jalan pintas, menghindari kemacetan. Orang itu nampak merencanakan sesuatu ke Aryo.

Romo Doso tersadar, dia tanya lagi dimana. Ratna bilang kalau ini di rumah. Mami lalu mengajak Romo untuk jalan-jalan naik Limosin. Romo kaget mendengarnya, sampai dirinya pingsan lagi. Istri-istri Romo khawatir, namun Mami bilang kalau Doso tak apa-apa. Dia hanya bahagia saja. Mendengar mami beli limosin.

Baca Juga:

Bawang Putih Berkulit Merah Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 127

Sinopsis Belenggu Dua Hati Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 16

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 346

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 21 Agustus 2020

Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 78

Sinopsis Dari Jendela SMP Jumat 21 Agustus 2020

Sinopsis Magic Tumbler Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 21

Sinopsis Saloni ANTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 12

Sinopsis Chandrakanta Episode 18 - Jumat 21 Agustus 2020

Sinopsis Anak Band SCTV Episode 1 - TAMAT

Ramalan Zodiak Jumat 21 Agustus 2020

Sinopsis Saraswati Chandra Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 82

Romo akhirnya sadar, mami mengajak istri-istri Doso untuk jalan-jalan dengan limosin barunya. Romo nampak sedih, karena emasnya hilang, dan banyak hutan. Hartanya hilang semua di bank. Romo nampak sedih, dan meratapi nasibnya.

Aryo merasa ada aneh, karena dia malah melewati hutan. Aryo tanya apa tidak salah, orang itu bilang tidak salah, dia malah menyuruh Aryo berhenti. Aryo gak mau, karena tidak ada rumah sakit. Orang itu mengancam dengan pisau, sehingga Aryo terpaksa berhenti. Orang itu merampok Aryo, mengambil dompet dan dokumen yang ada di mobil. Aryo dipukul, dan orang itu pergi.

Orang yang merampok Aryo ternyata suruhan Tejo dan Danu. Tejo lalu tanya apa yang mereka dapatkan. Namun Tejo merasa aneh, karena sertifikatnya tidak ada.  Padahal Tejo melihat Aryo memasukan sertifikatnya dalam mobil. Pak Danu juga melihatnya.

Sheila telepon Aryo, Aryo cerita kalau abis dirampok orang. Sheila tanya kondisi Aryo. Aryo bilang gak apa-apa, cuma sebagian dokumennya hilang, untung mobil gak diambil. Sheila tanya apa sudah melaporkan ke polisi. Aryo bilang kalau baru saja keluar dari kantor polisi.

Aryo menyuruh Sheila untuk hati-hati kalau keluar dari hotel. Dini dan Juminten tanya kenapa Suaminya, Sheila malah menyalahkan mereka, Sheila kalau ikut bisa melindungi Aryo karena dulu juara taekwondo. Namun Juminten malah bilang kalau itu cuma dulu.

Sheila marah, sehingga mereka saling pukul. Tiba-tiba ada pak Waluyo yang masuk, karena mendengar suara keributan. Pak Waluyo mencoba melerai, namun dia malah kena pukul Sheila. Dia mau marah ke Sheila, namun malah jatuh pingsan. Juminten melihat bapaknya pingsan, dia lalu marah ke Sheila.


0 komentar:

Post a Comment