Home » , , » Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 78

Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 78

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumaat 21 Agustus 2020 - Episode 78
Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 78
Sisnettv.comSinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 78. Luna galau, dia kepikiran kalau waktu bisa diputar, dia gak mau menjadi istri keduanya Arsya. Namun dia sadar kalau semua itu sudah terlanjur, dia juga sudah mencintai Arsya, meskipun sering dimarahi. Luna lalu memeluk Arsya yang tertidur.

Di sisi lain, Shakila nampak kesakitan. Dia merintih kesakitan, Shakila lalu mengambil hpnya dan menelepon. Namun karena kepalanya yang sakit banget, dia tidak bisa melakukan itu.

Baca Juga:

Bawang Putih Berkulit Merah Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 127

Sinopsis Belenggu Dua Hati Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 16

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 346

Sinopsis Inayah ANTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 130

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 21 Agustus 2020

Sinopsis Dari Jendela SMP Jumat 21 Agustus 2020

Sinopsis Magic Tumbler Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 21

Sinopsis Saloni ANTV Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 12

Sinopsis Chandrakanta Episode 18 - Jumat 21 Agustus 2020

Sinopsis Anak Band SCTV Episode 1 - TAMAT

Ramalan Zodiak Jumat 21 Agustus 2020

Sinopsis Saraswati Chandra Jumat 21 Agustus 2020 - Episode 82

Shakila malah teringat momen saat dirinya ulang tahu, dan diberi kejutan oleh Arsya, Jojo dan Nasya. Shakila menangis mengingat momen itu. Dia menguatkan dirinya, dia bilang kalau bisa melewati ini semua. 

Luna yang menangis, sampai membangunkan Arsya. Luna minta maaf karena sudah membangunkan suaminya itu. Arsya lalu minta maaf karena sudah menyakiti Luna, Luna juga minta maaf karena kasar juga sama Arsya. Arsya bilang kalau dirinya saat bersama Shakila, Luna merasa tidak adil. 

Arsya menyuruh Luna bilang kalau itu tidak adil. Luna bilang kalau Shakila yang pertama, dan dirinya yang kedua, sehingga dirinya gang seharusnya mengalah. Apalagi ini gara-gara Shakila menyuruhnya, Luna malah kesal, karena bukan inisiatif Arsya sendiri. Namun Arsya beralasan kalau dirinya juga ingin bersama Luna.

Shakila minum obat, dia bersyukur kalau sudah kuatkan sekarang. Shakila melihat Arsya pagi-pagi kok sudah mau jalan. Arsya bilang kalau dirinya banyak yang harus diurus. Shakila menawarkan untuk sarapan dulu. Namun Arsya bilang gak perlu,  Shakila melihat dasi Arsya miring.

Shakila mau benerin, namun gak bisa karena dirinya masih di kursi roda. Shakila menyuruh Arsya untuk sedikit menunduk, namun Arsa malah bilang dia bisa benerin sendiri. Arsya lalu pamit ke kantor, Shakila merasa dirinya sudah gak berguna lagi, apalagi melihat Arsya senyum-senyum. Dia berpikir apa Luna semalam sudah membuat Arsya begitu bahagia.


0 komentar:

Post a Comment