Home » , , , » Bawang Putih Berkulit Merah Jumat 11 September 2020 - Episode 148

Bawang Putih Berkulit Merah Jumat 11 September 2020 - Episode 148

Posted by Sisnet TV

Bawang Putih Berkulit Merah Jumat 11 September 2020 - Episode 148
Bawang Putih Berkulit Merah Jumat 11 September 2020 - Episode 148
Sisnettv.comBawang Putih Berkulit Merah Jumat 11 September 2020 - Episode 148. Ana binggung, dia merasa Bayu masih hidup. Dia nampak di pantai dan semakin ke tengah. Ana berteriak, kenapa Bayu datang dalam mimpinya. Di tempat lain, Denis bangun, dia kaget Ana tidak ada di kamar. Denis mencari Ana.

Di luar, nampak warga melihat ada yang tengelam di pantai. Ada salah satu pria yang menolong dan membawa Ana yang tenggelam. Ana ditidurkan di pinggir pantai, pria yang menolong Ana, nampak mirip dengan Bayu.



Di penjara nampak Adiguna sedang memijit Napi lain. Dia disuruh karena napi baru. Tiba-tia polisi datang, Adiguna pede kalau dia sudah bisa bebas. Namun ternyata salah, yang bebas adalah salah satu Napi lain. Adiguna minta tolong ke polisi, dia pinjam telepon karena mau menghubungi seseorang.

Sunan dan istrinya berantem terus. Sunan menyalahkan istrinya yang tidak memasakannya dan gimana bisa punya anak. Namun istrinya malah bilang kenapa baru sekarang menyalahkan, dan Sunan dari dulu sudah tahu gaya hidupnya. Dia menyuruh Sunan jangan mengeluh, istrinya lalu pergi.

Ana sudah sadar, warga yang menolongnya membantu Ana bantu. Ana tanya dirinya kenapa, salah satu warga bilang kalau Ana tenggelam. Untung ada mas-mas yang selamatin Ana.

Denis mencari Ana, dia berpapasan dengan orang mirip Bayu, namun Denis tidak melihat. Orang yang mirip dengan Bayu nampak membeli air, dia bilang untung orang yang tengelam.

Yeyen nampak menyapu, tiba-tiba ada orang yang anterin bunga untuk Vina. Yeyen tahu kalau yang mengirimkan bunga adalah Jeremi. Yeyen berharap nanti ada pria yang kasih bunga seperti pak Jeremi. Vina keluar, Yeyen lalu bilang ada kiriman bunga dari Jeremi.

Vina tanya apa Jeremi kesini, nakun Yeyen bilang aklau kurir yang anterin. Yeyen tanya apa Vina kangen dengan Jeremi. Vina bilang tidaklah, kalau Jeremi datang kenapa dia tidak masuk ke rumah. Yeyen bilang kalau Jeremi itu serius.

Tiba-tiba ada telepon, Vina binggung siapa yang telepon, karena nomor baru. Dia lalu angkat, dan ternyata yang telepon adalah Adiguna. Dia bilang kalau pakai nomor polisi. Vina binggung kenapa, Adiguna jelaskan kalau dirinya masuk penjara gara-gara Andrianto.

Adiguna menyuruh Vina untuk melepaskannya. Vina gak tahu caranya, Adiguna menyuruh dengan uang jaminan. Adiguna gak tahu lagi harus minta tolong sama siapa. Vina bilang dirinya akan mengusahakannya. Adiguna nampak senang, dia terima kasih ke mantan istrinya itu. 


0 komentar:

Post a Comment