Home » , , » Sinopsis Dari Jendela SMP Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 153

Sinopsis Dari Jendela SMP Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 153

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Dari Jendela SMP Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 153
Sinopsis Dari Jendela SMP Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 153

Sisnettv.comSinopsis Dari Jendela SMP Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 153. Wulan nampak menangis dan kaget ada sapu tangan disodorkan. Wulan melihat ternyata yang memberikan adalah Enzo. Wulan gak mau terima. Enzo bilang terserah namun duduk di samping Wulan.
Wulan menjadi bete, dan dia menyuruh Enzo pergi. Enzo bilang ini kan tempat umum.

Di tempat lain, Roni, dan yang lain memandang Lili. Lili tampak yakin sekali kali ini. Lili goyanggoyangkan HP-nya. Dengan muka pede. Lili mengatakan kasian deh lo Roni, selama ini cuman dimainin sama Santi.

BACA JUGA:

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 421

Bawang Putih Berkulit Merah Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 188

Sinopsis Inayah ANTV Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 190

Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 5-6

Sinopsis Hati Yang Terluka Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 10

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 211-212

Sinopsis Anak Band Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 34-35

Sinopsis indah Pada Waktunya Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 3.

Sinopsis Chandra Nandini Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 19

Sinopsis Chandragupta Maurya Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 36

Ramalan Zodiak Rabu 21 Oktober 2020

Sinopsis Radha Krishna Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 10

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 34

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 29 Rabu 21 Oktober 2020

Sinopsis Uttaran ANTV Episode 14 - Rabu 21 Oktober 2020

Wulan dan Enzo menjadi pusat perhatian semua orang. Wulan benar-benar risih dan malu. Sayangnya Enzo malah menikmati. Joko benar-benar kesal dan merasa Enzo seperti memanas-manasi Joko. Joko jadi gemas pada Wulan. Dia emosional juga gara-gara Enzo. Dia mengatakan kenapa juga Wulan dengan Enzo. Enzo itu pasti punya tujuan tertentu. Dia pasti punya tujuan.. Joko agak berapi-api di sini.

Joko mau ke kamarnya. Ketemu Enzo. Enzo menyindir-nyindir Joko. Katanya cuman teman biasa. Berlebihan banget jadi teman doang. Joko bilang ke Enzo sebaiknya gak usah sok bantu Wulan segala deh.

Roni nampak bonceng Santi, antar Santi pulang. Roni bingung dengan Lili. Kenapa sih Lili selalu jadi perusak semua. Apa sih maunya itu anak? Tak boleh melihat orang lain senang ya. Santi  nampak bimbang mau bicara.

Santi masuk kamar dan langsung merebahkan badan sambil nangis. Bingung harus bagaimana? Kalau Roni tahu yang sebenarnya pasti makin sakit hati. Padahal Santi gak mau membuat orang sakit hati.

Gina datang ke rumah. Linda menyambutnya. Indro baru mau berangkat sekolah. Gina mengatakan kalau ia dapat telepon dari Satria, kalau Satria akan mencari daerah aliran air danau, jadi ia mau menyusul Satria. Gina minta izin.

Irfan mengantar Lili ke sekolah. Lili gak banyak bicara. Di tanya Irfan, Lili Cuma menjawab sekenanya saja. Irfan tanya apa Lili gak enak badan. Lili menggeleng. Lili
Mengatakan dia baik-baik saja. ia lalu mengatakan,"Stop Pa.. Stop! Aku turun disini aja." Irfan nampak bingung.


0 komentar:

Post a Comment