Home » , , » Sinopsis indah Pada Waktunya Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 3

Sinopsis indah Pada Waktunya Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 3

Posted by Sisnet TV

Sinopsis indah Pada Waktunya Selasa 20 Oktober 2020 - Episode 2
Sinopsis indah Pada Waktunya Selasa 20 Oktober 2020 - Episode 2

Sisnettv.comSinopsis indah Pada Waktunya Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 3. Meri sedang ketemu dengan pak Herman, Pak Herman kasih kejutan novel Meri dicetak. Meri sangat senang, Meri telpon Panji, dia kasih tahu tentang novelnya yang dicetak. Namun Panji bilang dia juga punya kejutan, Panji menyuruh Meri melihat belakang, Meri kaget ada Panji. Herman tanya itu siapa, Meri bilang itu pacarannya. Herman nampak sedikit kecewa. 

Panji dan Meri sedang ngobrol berdua. Meri senang novel pertamanya sudah dicetak sebagai sampel untuk dilihat dirinya. Panji lalu kasih kejutan sebuah jam untuk Meri. Meri tanya Panji apa sekarang sudah tinggal disini, Panji belum bisa menentukannya. 

BACA JUGA:

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 421

Bawang Putih Berkulit Merah Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 188

Sinopsis Inayah ANTV Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 190

Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 5-6

Sinopsis Hati Yang Terluka Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 10

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 211-212

Sinopsis Dari Jendela SMP Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 153

Sinopsis Anak Band Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 34-35

Sinopsis Chandra Nandini Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 19

Sinopsis Chandragupta Maurya Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 36

Ramalan Zodiak Rabu 21 Oktober 2020

Sinopsis Radha Krishna Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 10

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Rabu 21 Oktober 2020 - Episode 34

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 29 Rabu 21 Oktober 2020

Sinopsis Uttaran ANTV Episode 14 - Rabu 21 Oktober 2020

Dalam hati Meri kecewa Panji belum bisa serius, padahal sudah waktunya serius. Panji bahkan juga bilang dia tidak bisa ketemu dengan keluarga Meri dulu. Meri dalam hati mengatakan padahal dia ingin mengundang Panji di acara ultah omanya. 

Panji lalu menyuruh Meri jangan terlalu dekat dengan bosnya. Meri kasih penjelasan kalau pak Herman sudah lama dekat dengannya jadi tidak masalah. Namun Panji malah bilang kalau itu bahaya karena sudah lama kenal. Meri sebut Panji terlalu parno, cemburuan. 

Oma menyuruh Yulia untuk mencari pendamping. Namun Yulia bilang kalau Meri sudah dewasa, dia gak perlu lagi cari pendamping. Oma bilang dia gak bahas Meri, namun Yulia yang sudah lama sendirian sejak ditinggal suaminya dulu.


0 komentar:

Post a Comment