Home » , , » Sinopsis Inayah ANTV Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 174

Sinopsis Inayah ANTV Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 174

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Inayah ANTV Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 174
Sinopsis Inayah ANTV Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 174

Sisnettv.comSinopsis Inayah ANTV Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 174. Eyang Dora tanya Sheila kenapa , Sheila bilang kalau Aryo mau anterin ke dokter kandungan namun sampai sekarang belum balik. Eyang lalu tanya memang Aryo kemana, Sheila bilang Aryo nganterin Ajeng ke kampus. 

Eyang Dora kesal karena Aryo malah anterin Ajeng. Eyang menyuruh Sheila jangan izinkan, Sheila sudah melarang namun Aryo memaksa. Eyang menyuruh Sheila untuk lebih keras ke Aryo.

Baca Juga:

Sinopsis Cinta Antara Langit dan Bumi Minggu 4 Oktober 2020

Sinopsis Belenggu Dua Hati Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 59

Bawang Putih Berkulit Merah Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 170

Sinopsis Istri Kedua SCTV Episode Terakhir Minggu 4 Oktober 2020

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 389

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 178-179

Sinopsis Dari Jendela SMP Minggu 4 Oktober 2020

Sinopsis Cinta Tapi Benci Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 14

Sinopsis Chandra Nandini Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 2

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 17

Sinopsis Chandragupta Maurya Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 19

Ramalan Zodiak Minggu 4 Oktober 2020

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 12 Minggu 4 Oktober 2020

Sinopsis Ishq Mein Marjawan Minggu 4 Oktober 2020 - Episode 11

Di kampus, Aryo malah mau ditabrak mobil. Ajeng teriak ke Aryo, Aryo bisa menghindar. Namun Aryo terluka lecet, Ajeng lalu mengobati Aryo. Aryo bilang kalau dirinya sudah tidak apa-apa. Aryo mengajak Ajeng pulang.

Di mobil, Aryo kepikiran siapa yang menerornya sebelumnya meneror Romo, namun sekarang malah meneror dirinya. Ajeng cerita kalau mobil tadi sepertinya sengaja mau menabrak Aryo. Namun Aryo menenangkan Ajeng, dia bilang kalau dirinya saja yang kurang hati-hati.

Ajeng masih gak percaya, karena dia curiga kalau ini ulah Teddy. Namun Aryo bilang gak usah dipikirin lagi, Ajeng melihat luka Aryo masih mengeluarkan darah. Ajeng menyuruh Aryo ke rumah sakit, namun Aryo gak mau.

Di rumah Doso, Ratna dan Ita menanyai Mbok Darmi. Apa dia membuang obat Romo, namun Mbok Darmi bilang kalau dirinya belum masuk kamar Romo. Ratna curiga ada yang ingin Romo gak sembuh.

Mbok Darmi bilang jangan-jangan Lulu, namun Ratna dan Ita mengatakan kalau sudah tanya Lulu juga namun dia bilang tidak membuang obat Romo. Di sisi lain, Lulu senang, rencananya menghancurkan keluarga Doso semakin terlihat memecah belah keluarga Doso. 


0 komentar:

Post a Comment