Home » , » Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 30

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 30

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 30
Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 30

Sisnettv.comSinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 30. Raja Bharmal bingung, telah meminta bantuan kerajaan sekutu, namun tak satupun dari mereka yang siap membantunya. Raja Bharmal tak punya jaalam keluar lain selain mengikuti saran Chugtai Khan, yaitu bertemu jalal dan menjalin persahabatan dengannya. 

Setelah berpikir panjang, akhirnya Raja Bharmal memutuskan untuk menemui Jalal. Adham sedang menikmati tarian dan minum-minum ketika jalal datang dan menghentikan semua kemeriahan itu. Para wanita segera berlari ketakutan. 

Baca Juga:

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 416-417

Sinopsis Inayah ANTV Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 187

Bawang Putih Berkulit Merah Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 184

Sinopsis Hati Yang Terluka Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 6

Sinopsis Radha Krishna Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 6

Sinopsis Anak Band Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 26-27

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 204-205

Sinopsis Perempuan Pilihan Senin 19 Oktober 2020 - Episode 32

Sinopsis Dari Jendela SMP Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 147

Sinopsis Cinta Tapi Benci Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 27

Sinopsis Chandragupta Maurya Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 32

Ramalan Zodiak Sabtu 17 Oktober 2020

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 25 Sabtu 17 Oktober 2020

Sinopsis Chandra Nandini Sabtu 17 Oktober 2020 - Episode 15

Sinopsis Uttaran ANTV Episode 10 - Sabtu 17 Oktober 2020

Adham, dengan mabuk menyapa jalal, "Kak Jalal, apakah Anda datang untuk memberi ucapan selamat atas kemenanganku? Jika Anda memanggilku, aku sendiri yang akan menemui Anda.." Dengan wajah di selimuti kemarahan jalal menjawab, "nasib buruk selalu membuat seseorang gak sadar.." 

Adham menyahut, "aku tak mengerti..."Jalal menyela geram, "tapi aku mengeri semuanya. Aku tahu niatmu di sini. Adan aku tahu apa yang harus kulakukan padamu.." lalu cengan gerak cepat, jalal mencabut pedangnya dan menekan pundak Adham dengan kakinya, "jawab pertanyaanku dengan jujur, apakah kau membunuh anak-anak, orang tua dan wanita saat bertempur melawan Malwa? Apa kau membunuh mereka?!!" Adham menjawab, "saat gajah maju, semut pasti akan terinjak. Setiap perang selalu ada banyak korban. kau harus membunuh semua orang di kamp musuh. Itu sudah peraturannya.." Jalal menjawab bengis, "tapi membunuh mereka bukan hukum..." 

Adham menjawab, "dan apa yang hukum katakan soal mengancam orang tak bersenjata dengan pedang?" Jalal segera melepas pijakannya di pundak Adham, "kau seharusnya bersyukur. Kau lupa mengapa aku mengutusmu ke Mlawa? kau telah membuat malu di Agra. Kau telah melupakan hukum agama kita. Dan kau lupa, orang yang ada di depanmu bukan kakak angkatmu, namun raja India.." lalu Jalal mengayunkan pedangnya ke leher Adham, Maham berlari diantaranya sehingga pedang menempel di leher Maham, Jalal segera menahan pedangnya. 

Adham menyerigai licik. Smabil menangis, maham berkata, "sebelum Anda buat keputusan, bisakah Anda mendengarkan aku? Setelah Anda mendengarnya, Anda boleh memenggal Adham di sini. AKu janji, aku gak akan pergi saat Anda membunuhnya.." Maham memohon jalal mendengarkan dirinya.. Jalal yang berhati lembut menuruti keinginan Maham. Setelah Jalal mengangkat pedangnya, Maham memberitahu jalal kalau ia melakuan itu bukan karena Adham puteranya, aku melakukan ini karena aku tak ingin rakyatmu berpikir kalau keputusanmu itu gak adil." 

Jalal membeirtahu Maham, kalau Adham telah mengakui kejahatannya. Adham menyangkal, "tidak! Kau hanya beranggapan kalau aku mengakuinya. Aku tak akui apapun. Aku membunuh prajurit Baz Bahadur, bukan salahku kalau ada wanita yang menghalangi ikut terbunuh..." 

Maham mengingatkan Jalal sebagai Raja ia tak boleh menghukum orang tanpa bukti. Jalal berkat akalau dai akan mengumpulkan bukti. Sekali lagi Jalal menengaskan, bahwa selama ia menjadi raja, gak boleh ada yang membunuh anak-anank, wanita dan orang tua. Lalu jalal menyuruh Adham mencari bukti yang meringankan dirinya, ia akan membuat keputusan setelahnya.

Baca Selanjutnya Sinopsis Jodha Akbar ANTV Minggu 18 Oktober 2020 - Episode 31


0 komentar:

Post a Comment