Home » , , » Sinopsis Perempuan Pilihan Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 30

Sinopsis Perempuan Pilihan Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 30

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Perempuan Pilihan Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 30
Sinopsis Perempuan Pilihan Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 30

Sisnettv.comSinopsis Perempuan Pilihan Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 30. Maya bilang ke Budhe kalau Winda marah dan menyuruhnya jangan mendekati Arya. Bahkan Anisa gak boleh dekat dengan Ilona. Budhe kesal, ini pasti gara-gara bu Sundari.  Budhe mau samperin Arya dan bilang semuanya.

Namun Maya melarangnya, dia sadar kalau dirinya orang gak punya. Gak cocok jadi pasangan direktur perusahaan besar.  Maya berpikir gara-gara itu Wind agak setuju. Budhe akhirnya menerima keputusan Maya.

Baca Juga:

Bawang Putih Berkulit Merah Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 182

Sinopsis Inayah ANTV Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 185.

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 414

Sinopsis Radha Krishna Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 4

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 200-201

Sinopsis Anak Band Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 22-23.

Sinopsis Hati Yang Terluka Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 4

Sinopsis Dari Jendela SMP Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 145

Sinopsis Cinta Tapi Benci Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 25

Sinopsis Chandragupta Maurya Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 30

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 28

Ramalan Zodiak Kamis 15 Oktober 2020

Sinopsis Uttaran ANTV Episode 8 - Kamis 15 Oktober 2020

Sinopsis Chandra Nandini Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 13

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 23 Kamis 15 Oktober 2020

Sinopsis Ishq Mein Marjawan Kamis 15 Oktober 2020 - Episode 22

Budhe gak mau lagi urusin hubungannya Maya lagi. Maya sudah memikirkan semuanya, bahkan keputusannya untuk menjauhi Arya. 

Keesokan harinya, Maya jalan bersama Arya. Namun ban mobil Arya malah bocor. Sehingga dia mau ganti ban pakai ban serepnya. Maya mau bantu, namun Arya bilang gak usah, dirinya bisa melakukannya. Semua itu hanya mimpi Arya.

Arya dibangunin karyawannya yang menyerahkan berkas. Arya berpikir kalau dirinya harus melakukan sesuatu. Dia lalu telpon Winda mengajaknya ketemuan di cafe Wulan. Winda bilang mau ketemu dengan Arya.

Arya lalu mencari cara untuk membujuk Maya ke sebuah cafe. Winda heran kenapa Mas Arya tumben mengajaknya di cafe. Dia mau tanya ke Faris, namun telponnya gak diangkat. Dia memutuskan untuk ke cafe.

Arya melihat ada Maya, dia memanggil Maya. Maya mau pergi, namun tangannya dipegang oleh Arya. Arya mengajak Maya, namun Maya bilang kalau dirinya masih banyak kerjaan. Arya lalu bilang kalau kerjaan Maya jadi tanggung jawab dirinya. Arya lalu menarik Maya untuk pergi. 


0 komentar:

Post a Comment