Home » , » Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 9

Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 9

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 9
Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 9

Sisnettv.com - Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 9. Onur membantu Shehrazat mencari keberadaan Khan. Onur juga mencoba menenangkan Shehrazat. 

Sementara itu Fusun melahirkan seorang anak perempuan namun Ali Kemal gak menemaninya ketika sedang melahirkan karena ia sibuk dengan selingkuhannya. Benu tiba-tiba didatangi oleh seorang wanita yang ternyata adalah adiknya yang bernama Melek. 

Namun Benu gak mau menemui adiknya tersebut dan malah mengusirnya. Onur mengajak seluruh karyawannya untuk makan bersama di klub pacuan kudanya. Shehrazat turut serta datang ke klub pacuan kuda. Shehrazat mengajak Khan ikut ke pacuan kuda.

BACA JUGA:

Sinopsis Ikatan Cinta Selasa 10 November 2020 - Episode 35

Sinopsis Inayah ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 204

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Selasa 10 November 2020 - Episode 443

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Selasa 10 November 2020 - Episode 230

Sinopsis Perempuan Pilihan Selasa 10 November 2020 - Episode 43

Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 10 November 2020 - Episode 178

Sinopsis Istri Tercinta Senin 9 November 2020 - Episode 11

Sinopsis Anak Band Senin 9 November 2020 - Episode 65

Sinopsis Radha Krishna Selasa 10 November 2020 - Episode 30

Sinopsis Chandra Nandini Selasa 10 November 2020 - Episode 39

Sinopsis Uttaran ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 34

Ramalan Zodiak Selasa 10 November 2020

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 54

Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 10 November 2020 - Episode 9

Sinopsis Lava Dan Kusha Selasa 10 November 2020 - Episode 9

Sinopsis Chandragupta Maurya Selasa 10 November 2020 - Episode 56

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 49 Selasa 10 November 2020

Shehrazat dan teman-teman kerjanya makan dan ngobrol bareng, ditempat itu masih ada yang memotret diam-diam. Ali Kemal dan Cansel semakin mesra aja, seorang pelanggan pun menggunjing kebersaman keduanya soal kejadian Fusun melabrak dan merusak toko Nadide sangat terkejut karena penghuni apartemenya bilang tempat itu dijual, tetapi Nadide gak merasa menjualnya. Yah, sudah bisa ditebak itu pasti kelakuan Ali Kemal karena memang beberapa dokumen Burhan hilang diambil Ali Kemal gitu. Onur dan Karim langsung mendatangi proyeknya yang diserang orang gak dikenal itu, Bos-bos Binyapi itu sangat peduli dengan para karyawanannya. Ali Kemal dan Fusun berantem rebutan Burcu dan Buket di sekolah anaknya itu. Begitu sampai rumah anak-anaknya itu sangat marah dan gak mau makan, mereka bilang rindu pada sang ayah gitu. 

Fusun pun sangat marah. Sementara Burhan merasa rumahnya kini bukan lagi seperti rumah karena makan pun kini gak tenang. Nadide curhat kepada Burhan soal apartemen yang dijual Ali Kemal atas nama Cansel. Burhan pun marah berat, gak terima dengan kelakuan Ali Kemal yang sangat keterlaluan. Sementara dikamar si Fusun memarahi anaknya habis-habisan, Ghali pun membela keponakan-keponakannya tetapi justru disemprot juga oleh Fusun. Ibunda Onur main ke rumah memberikan selai kesukaan Onur. 

Feride ingin membaik-baiki Onur gitu tetapi sepertinya sang anak masih kesal bahkan langsung pergi keluar meninggalkan sang ibu begitu saja dan justru mendatangi Shehrazat. Ibunda Onur makin meriang deh alias sedih gitu karena Onur sangat cuek dengannya. Onur datang dan disambut dengan hangat oleh Khan sementara Shehrazat nampak seperti biasanya kaku. Onur pun diajak makan bareng. Khan nampaknya mulai manja pada Onur bahkan saat hendak tidur pun minta Onur yang menidurkan dan membacakan dongeng untuknya. 

Onur pun menuruti permintaan Khan, saat Onur mendongengkan Shehrazat nampak menahan air matanya. Begitu Khan tidur, Onur dan Shehrazat ngobrol bareng. Keduanya membahas hubungannya yang kini semacam memulai dari awal lagi. Onur kembali menegaskan bahwa ia mencintai bukan untuk membuat Shehrazat menderita. tetapi Shehrazat nampaknya terus memperjelas bahwa hubungannya memang gak bisa dilanjutkan. Hingga Onur pun semacam kesal dan bilang 'baiklah hubungan kita memang harus kembali dari awal, saat kita gak saling mengenal', lalu Onur pergi meninggalkan Shehrazat. Janet dan Aise si serta 2 orang lainnya ngobrol di kafe, mereka menggunjing Shehrazat. Mereka juga sempat membicarakan soal kasus penembakan yang sedang terjadi. 

Pembicaraan para pegawai yang iri itu pun didengarkan oleh Melek yang kebetulan juga ada ditempat yang sama tetapi sepertinya Janet, Aise dkk gak menyadarinya. Ketika Shehrazat pergi bersama Khan masih saja ada yang diam-diam memotrernya. Burhan dan Nadide mulai kawatir kepada Ghani yang mulai dianggap ada rasa dengan wanita baru yang tinggal dirumah Burhan. Hingga Burhan berencana untuk memperkerjakan Ghani dipabriknya agar adiknya Fusun itu gak sering dirumah dan gak dekat dengan wanita yang dirumah Burhan itu gitu. Ibunda Karim bicara kepada Onur, memberitahukan bahwa Feride sangat sedih dan menyesali perkaluan buruknya kepada Shehrazat malam itu. 

Bahkan saat Ibunda Karim berkata hal itu pun Onur gak mempercayainya. Bos baru Shehrazat ditempat ia bekerja nampak sangat peduli. Bahkan mengijinkan Shehrazat menerima tawaran proyek tempat lain gitu.


Bennu masuk ke ruangan Karim dengan semangatnya, padahal ibunda Karim masih diruangannya. Bennu terkejut, Ibunda Karim nampaknya tahu bahwa Bennu sangat tertarik dengan Karim gitu. Hingga akhirnya Ibunda Karim meminta anaknya untuk makan malam bertiga gitu. Lalu Karim pun menghampiri Bennu ke ruangannya dan mengundang makan malam nanti dengan ibundanya Karim gitu.

Bennu nampak girang dan langsung telpon Shehrazat soal undangan Karim untuk makan malam bersama ibunda Karim gitu. Ghani akhirnya dipekerjakan oleh Burhan, Mobilnya pun diberikan kembali pada Ghani sehingga tiap pulang kuliah bisa dengan mudah datang ke pabrik gitu. Onur suntuk dan mengaku kepada Karim bahwa dirinya sudah putus asa, gak mau lagi mengejar Shehrazat gitu. Jenet dan Aise ngobrol soal Karim, Janet menceritakan soal pengamalan bermalam dengan Karim, tetapi dibelakangnya ada Bennu dan semua pembicaraan Janet didengarnya. 
Bennu pun langsung down gitu deh. Bahkan langsung pergi dari kantor. Nadide mendatangi toko Cansel, keduanya ngobrol. Nadide pun menceritakan soal anak-anak Ali Kemal kepada Cansel. Sepertinya Nadide ingin wanita itu menyadari bahwa Ali Kemal itu punya keluarga gitu, jadi Nadide menyarankan agar Cansel mau mengakhiri hubungannya dengan Ali Kemal gitu. tetapi rupanya Cansel sangat mencintai Ali Kemal.

Ketika malam hari, Cansel bicara kepada Ali Kemal bahwa hubungannya harus diakhiri gitu. Bennu pulang rumah marah-marah, Melek pun jadi sasaran. Karim dan Ibunya sudah menunggu, tetapi Bennu gak kunjung datang. Ibunda Karim pun langsung menunjukan reaksi gak suka karena telah membuatnya menunggu. Padahal Bennu telat mungkin karena sedih tau bahwa Janet pun sempat dekat dan tinggal di rumah kapal Karim gitu. Akhirnya Bennu datang, ia berdalih bahwa jalanan macet jadi membuatnya telat gitu. Bennu pun sepertinya nampak gak senang bahkan gak mau makan. Ketika ibunda Karim pura-pura pulang duluan agar Bennu dan Karim lebih dekat tetapi Bennu malah ikutan pulang dengan alasan esuknya harus bangun pagi-pagi.

Paginya Karim telpon Bennu, sepertinya Karim merasa Bennu gak seperti biasa dan menduga ada masalah gitu. Onur main ke kafe temannya, ia gak sendiri, ada Savir bersamanya. Keduanya membicarakan soal kasus penembakan, tetapi Onur malah bawas Sherhazat. Savir pun paham bahwa rupanya Onur bengong bukan karena kasus penembakan tetapi soal Shehrazat. Saat Shehrazat dirumah pun masih ada yang memotretnya dari luar rumah. 

Tiba-tiba ada yang telpon Shehrazaat tetapi itu orang asing begitu dianggat tetapi ia diam aja. Mihriban menduga itu Onur. Akhirnya Ali Kemal berkemas dari tempat Cansel, sepertinya pasangan gak syah itu mulai mengahiri hubungannya mereka. Shehrazat mencari tempat pertemuannya dengan orang yang menawarkan proyek baru. tetapi tempat itu sangat menegangkan. Dan di dalamnya ternyata banyak sekali foto-foto Shehrazat. Seseorang pun muncul, ia bernama Harun. Rupanya orang itu tertarik dengan pesona Shehrazat. 

Harun adalah seorang fotografer. Harun menawarkan sebuah proyek, apa coba? Shehrazat diminta untuk jadi model gitu. Shehrazat terus menolak, ibunda Khan itu masih sangat marah karena gak terima Harun mengambil foto-fotonya tanpa ijin. tetapi Harun dan temannya terus meyakinkan kepada Shehrazat agar mau menerima tawarannya. Bennu bawaanya marah melulu, Melek yang jadi sasaran. Saat itu aslinya mau rapat, begitu Bennu lihat Janet langsung mendadak enek dan berdalih sakit untuk menghindari rapat itu. 

Tetapi akhirnya ikut rapat juga. Rapat itu membahas tentang kasus penembakan yang akhirnya bocor dan diliput media. Melek membongkar tentang pembicaraan Janet di kafe bahwa suatu hari Janet dan Aise pernah ngobrol dengan teman wartawannya gitu. tetapi Janet berdalih bawah kala itu gak menyinggung soal penembakan gitu.


0 komentar:

Post a Comment