Home » , , » Sinopsis Cinta Mulia Minggu 20 Desember 2020 - Episode 12

Sinopsis Cinta Mulia Minggu 20 Desember 2020 - Episode 12

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Cinta Mulia Minggu 20 Desember 2020 - Episode 12
Sinopsis Cinta Mulia Minggu 20 Desember 2020 - Episode 12

Sisnettv.comSinopsis Cinta Mulia Minggu 20 Desember 2020 - Episode 12. Mulia nampak menangis, Prilly heran kenapa menangis. Mulia beralasan kalau dia hanya terharu. Prilly menyuruh Mulia jangan menangis biar make up nya tidak rusak. 

Prilly melihat antingnya tidak cocok, lalu dia mengambil anting dan menyuruh Mulia jangan menangis. Di sisi lain, penghulu datang. Ibunya Mulia ke ruangan Mulia, dia berpesan ke Mulia, sebentar lagi jadi istri, harus layani suami dan patuhi imammu. 

Baca Juga:

Sinopsis Ikatan Cinta Minggu 20 Desember 2020 - Episode 81

Sinopsis Hercai NET TV Minggu 20 Desember 2020 - Episode 35

Sinopsis Cinta Azize Minggu 20 Desember 2020 - Episode 3

Sinopsis Hatim ANTV Minggu 20 Desember 2020 - Episode 2

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Minggu 20 Desember 2020 - Episode 487

Seputih Cinta Semerah Dusta Minggu 20 Desember 2020 - Episode 14

Sinopsis Dari Jendela SMP Minggu 20 Desember 2020 - Episode 224

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Senin 21 Desember 2020

Sinopsis Anak Band Sabtu 19 Desember 2020 - Episode 101

Ramalan Zodiak Minggu 20 Desember 2020

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Minggu 20 Desember 2020 - Episode 94

Sinopsis Radha Krishna Minggu 20 Desember 2020 - Episode 70

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 90 Minggu 20 Desember 2020

Sinopsis Lava Dan Kusha Minggu 20 Desember 2020 - Episode 49

Sinopsis Naagin ANTV Minggu 20 Desember 2020 - Episode 20

Sinopsis Uttaran ANTV Minggu 20 Desember 2020 - Episode 74

Mulia malah bilang kalau dia merasa tidak pantas untuk Juna. Ibunya heran, Mulia lalu mengatakan kalau Juna baik, dirinya tidak baik. Disisi lain ada Prilly menguping.

Ibunya Mulia tanya gak pantas gimana, Mulia mengatakan kalau dirinya hanya merasa gak pantas saja. Ibunya Mulia berpikir apa ini gara-gara Satria. Ibunya Mulia mengatakan apa yang Satria perbuat. 

Mulia dan Ibunya menangis, di sisi lain Prilly juga menangis. Dia berpikir kalau Satria tidak sebejat itu, Prilly berlari. Dia malah menabrak cincin pernikahan Mulia dan Juna. 

Penghulu bilang kalau dia tidak banyak waktu. Papanya Mulia lalu memanggil Mulia, dia heran kenapa Mulia dan istrinya menangis. Mulia ke tempat ijab qabul. Mulia masih menangis, mamanya Juna menyuruh Mulia jangan menangis.

Bahkan disaat ijab qabul, Mulia menangis sehingga Juna berhenti. Juna tanya kenapa, papanya mengatakan kalau dia tidak pernah melihat Mulia seperti ini. Dalam hati Mulia mengatakan pria seperti Juna tidak pantas menerima wanita seperti dirinya.

Hpnya mamanya Juna bunyi, Tari telpon terus. Dia bilang kalau penting, sehingga Mamanya mengangkat telpon. Tari mencari Juna, Mamanya Juna bilang kalau mau menikah. Tari kaget, dia tahan dan jangan membiarkan Juna menikah dengan Mulia.

Saat ijab qabul, tiba-tiba Dirgantara datang. Dia menyetop, Pak Iskandar  heran kenapa ada pria ini. Dirgantara bilang kenapa Mulia mau menikah, tidak kasih tahu dan minta izin padahal dirinya adalah atasan di kantor Mulia kerja. 


0 komentar:

Post a Comment