Home » , » Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 71

Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 71

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 71
Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 71
Sisnettv.com - Sinopsis Istri Kedua SCTV Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 71. Angga marah2 karena nelpon Luna gak di angkat, Dewi tanya kenapa Angga marah2. Angga bilang kalau Dewi gak bakal ngerti, Dewi menjawab bagaimana dia bisa ngerti sedangkan Angga gak cerita, Dewi bilang kalau dia kangen Angga yang dulu.

Arsa menyuruh  Luna mengambil Maket untuk persentase dengan klien, pada saat Luna sampai rumah ternyata Sakila sudah siap mau berangkat antar Maket itu. Luna bilang kalau Arsa nyuruh Luna mabil itu. Bu Maya bilang Sakila lebih berhak mengantar karena dia istri pertama dan bu Maya juga bilang kalau Luna harus tau diri karena dia cuma istri ke2. Akhirnya Sakila bernagkat bersama sopir.

Baca Juga:

Bawang Putih Berkulit Merah Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 120

Sinopsis Inayah ANTV Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 123

Sinopsis Belenggu Dua Hati Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 9

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Jumat 14 Agustus 2020

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 339

Sinopsis Dari Jendela SMP Jumat 14 Agustus 2020

Sinopsis Magic Tumbler Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 14

Sinopsis Anak Band SCTV Episode 1 - TAMAT

Ramalan Zodiak Jumat 14 Agustus 2020

Sinopsis Meri Durga ANTV Jumat 14 Agustus 2020 - Episode 138

Sinopsis Saraswati Chandra Jumat 15 Agustus 2020 - Episode 75

Sampai di kantor Sakila bilangvkalau Luna sednag ada perlu, Arsa ajak Sakila segera masuk untuk persentasi. Tiba2 Sakila menjatuhkan Maket itu, Arsa marah2 ke Sakila. Sakila memperbaiki Maket itu bersama sekretarisnya Arsa, namun tiba2 klien nya Arsa membatalkan Tender itu karena menganggap perusahaan Araa tidak profesional. Arsa kaget dan Sakila juga, sampai rumah Arsa marah besar pada Sakila,dia juga amrah pad aLuna karena awalnya Arsa nyuruh Luna namun malah Sakila yang anter. Luna bilang kalau bu Maya yang ngeyel Sakila yang anter. Arsa marah dan bentak2 Sakila, tiba2 Sakila pingsan. Semua orang kaget dan pak Ilham mengajak semua kerumah sakit. Luna berfikir kalau kali ini dia merasa menang.

Sampai rumah sakit Arsa meminta maaf pada bu Maya,sebaliknya bu Maya juga meminta maaf ke Araa. Tiba2 suster bilang kalau keadaan Sakila semakin menurun dan harus memanggik 1 dokter lagi. Bu Maya amat sedih begitupun Arsa dan pak Ilham. Tiba2 Luna bilang ke Arsa kalau sampai Sakila meninggal,dia janji akan menjadi istri yang lebih baik lagi menggantikan Sakila. Arsa mengajak Luna pergi dan Arsa bilang ke Luna supaya jaga bicara dan Araa juga bilang kalau sampai kapanpun Luna gak bisa gantiin Sakila jadi sebaiknya Luna tidak berandai2. Lalu pak Ilham datang dan bilang kalau yang di katakan Arsa itu benar,sebaiknya Luna jaga bicara. Lalu Luna permisi,dia menangis karena dia merasa semua omongan dia di anggap salah oleh semua orang.

Dokter Ryan di ajak gabung  menangani Sakila, namun Dokter Ryan bilang kalau dia gak bisa. Araa menghampiri Dokter Ryan dan bilang kalau dia gak mau Dokter Ryan ikut gabung menangani dokter Ryan. Araa dan Dokyer Ryan saling menyalahkan atas keadaan Sakila yang semakin drop.

Arsa dapat telpon dari kawannya, dia di tanyai atas kemenamgan tender nya. Arsa bilang kalau semua di luar dugaan, Arsa gagal memenangkan tender itu. Temannya menyuruh Arsa datang ke kantornya sekarang juga, Arsa bilang kalau dia sesnag emnunggu istrinya yang kritis di rumah sakit. Lalu temannya ingin membantu untuk mencarikan dokter kenalannya. Arsa balik lagi dan Luna sudah membelikan air minum untuk Arsa,Arsa tanya kenapa cuma beli 1,kenapa bu Maya dan papanya gak di belikan. Bu Maya bilang kalau Sakila pasti beki untuk semuanya. Arsa menyuruh Luna balik ke kantin lagi untuk membelikan air untuk papanya dan bu Maya jarena habis ini Arsa mau pergi menemui dokter yang akan tangani Sakila, dia mengajak pak Ilham.

Setelah pak Ilham pergi,Luna tanya ke bu Maya mau di belikan apa di kantin. Bu Maya bilang kalau dia mau menemui dokter Ryan, luna tanya kenapa mau nemui Dokter Rya padahal Arsa gak mau Dokter Ryan tangani Sakila. Bu Maya bilang kalau di dunia ini yang benar2 peduli sama Sakila itu cuma ibunya, suami dna mertua bis mertua hubungan sedangkan ibu tidak akan pernah bisa. Luna bisa menikah dengan Araa juga karwna Sakila namun Sakila malah menyakiti dirinya sendiri. Luna menangis karwna kata2 bu Maya,dia merasa kata2 bu Mya itu benar.


0 komentar:

Post a Comment