Home » , » Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 19 September 2020 - Episode 2

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 19 September 2020 - Episode 2

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 19 September 2020 - Episode 2
Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 19 September 2020 - Episode 2

Sisnettv.com - Sinopsis Jodha Akbar ANTV Sabtu 19 September 2020 - Episode 2. Di istana amer, yang ditunggu-tunggu, Shaguni bai telah datang. Semua orang membicarakannya, tapi secara bisik-bisik bahwa shaguni bai akan datang untuk meramal masa depan Jodha. Mainawati ingin bicara secara pribadi dengan shaguni bai. ia menawarkan koin emas sebagai hadiah. 

Tapi shaguni bai menolaknya. Shaguni berkata bahwa Jodha mempunyainasib yang sangat baik, ia sangat beruntung karena ia akan menjadi ratu dan mengubah nasib seluruh negeri. Mainawati sangat senang mendengarnya. ia meminta agar shaguni menceritakan ramalannya lebih banyak lagi. Shaguni berkata bahwa Jodha akan menjadi bagian keluarga musuh Amer. 
Mainawati berkata bahwa Amer gak punya musuh di Rajputana. Shaguni berkata bukan di Rajputana. Jodha akan menjadi bagian dari keluarga kerajaan Mughal. Mendengar itu Mainawati sangat terkejut hingga nampan yang di bawanya terjatuh. Ratu gak percaya dengan ramalannya. 

Shaguni bai melemparkan kulit kerangnya ke udara yang segera terjatuh kembali ke tanah membentuk sebuah segi empat. Shaguni berkata bahwa tanda-tanda yang akan membuktikan kebenaran ramalan itu sudah tampak. Hari ini ketika Jodha kembali dari kuil dewi kali, tanda itu akan terlihat padanya. ia akan kembali dalam kondisi yang berantakan.
 
Debu mengotori wajahnya, rambutnya tergerai lepas dan di dahinya akan ada tanda hitam. Dan hari ini pula untuk pertama kalinya Jodha mendengar namanya. Mainawati sangat marah dan mengusir Shaguni bai dan berkata bahwa untuk selanjutnya ia gak mau shaguni bai masuk ke istana amer lagi. Mainawati mengumpulkan penghuni istana dan berkata kalau nanti Jodha datang, jangan bilang padanya kalau shaguni bai datang ke istana amer. 

Mainawati membuang semua kulit kerang yang di tinggalkan shaguni bai dengan pikiran gak karuan. Eamalan shaguni bai terngiang-ngiang di telinganya. Sementara itu di kemahnya, Jalan sedang menghadapi hidangan. Tapi ia gak menyentuh makananitu dan hanya memutar-mutar pedangnya. Sharifudin meminta ia agar mencicipi makanan. dan ia kan memegangkan pedangnya. 

Jalal memgatakan tak seorangpun boleh menjamah pedangnya. Jalal juga berkata bahwa ia hanya lapar akan kemenangan bukan makanan.  Bairam khan mendengarkan pembicaraan itu tanpa sepata katapun.  Jalal mengeluarkan belatinya dan menusuk sepotong daging dan menyuruh si menteri makan. Mnteri menggigit daging itu setelah itu jalal membuangnya ke meja. 

Sambil tersenyum Jalal mengambil sebutir buah anggur dan memakannya.  Shraifudin menawari Jalal agar bermalam di istananya, jalal menjawab ia gak akan melakukan itu karena ia gak ingin musuh-musuhnya mengetahui keberadaanya.


0 komentar:

Post a Comment