Home » , , » Sinopsis Perempuan Pilihan Selasa 6 Oktober 2020 - Episode 23

Sinopsis Perempuan Pilihan Selasa 6 Oktober 2020 - Episode 23

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Perempuan Pilihan Selasa 6 Oktober 2020 - Episode 23
Sinopsis Perempuan Pilihan Selasa 6 Oktober 2020 - Episode 23

Sisnettv.comSinopsis Perempuan Pilihan Selasa 6 Oktober 2020 - Episode 23. Anisa di kantin, dia mau beli Roti, namun uangnya tidak cukup tiba-tiba ada Faris. Dia bilang yang akan bayar rotinya. Anisa nampak senang, Anisa pilih roti dan minuman sudah cukup. Dalam hati Faris mengatakan kalau Nabila dari kecil sudah terbiasa hidup susah.

Faris gak akan membuat Nabila susah lagi, setelah Nabila bersamanya. Faris membayar roti dan air mineral, dan ditambah roti, Faris bilang untuk stok Anisa. Anisa terima kasih ke Faris karena dia baik banget ke dirinya.
Di sisi lain, Winda lega, dia pergi diwaktu tepat. Dia mau menghubungi Arya, namun hpnya lowbat. Winda malah melihat Faris, Winda tahunya Faris buru-buru mau ke kantor. Namun dia malah melihat Faris bersama Anisa dan terlihat dekat. Winda lalu samperin mereka.

Faris ketakutan kalau Wind bilang yang sebenarnya. Tiba-tiba Samsul datang di waktu yang tepat. Dia bilang kalau Maya sudah sadar. Anisa lega dengarnya, Anisa lalu pamit mau ke ruang Maya. Anisa sambil mengucapkan terima kasih ke Faris. 

Bu Sundari datang ke kantor Faris, dia bilang ke Faris untuk menghapus rekaman video dirinya dengan papanya Winda. Bahkan Bu Sundari bilang akan menuruti semua permintaan Faris. Namun Faris gak percaya, dia gak mau menuruti permintaan Bu Sundari.

Arya tertidur di kursi rumah Maya. Maya bangunin Arya, dia minta maaf karena ganggu tidur Arya. Namun Arya bilang kalau tidak apa-apa. Arya menyuruh Maya untuk istirahat biar dia yang menunggu budhe dan Anisa. 

Maya malah menyuruh Arya untuk pulang, karena sudah malam. Maya gak enak sama tetangga biar tidak jadi omongan orang. Arya merasa kalau dirinya bersalah, karena dirinya Maya jadi begini. Namun Maya bilang tidak apa-apa karena musibah. 


0 komentar:

Post a Comment