Home » , » Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 30

Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 30

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 30
Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 30

Sisnettv.com - Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 30. Karim mendatangi rumah karyawannya yang menjadi korban penembakan, Karim sangat terkejut dengan kondisi rumah karyawannya itu. Rumah itu nampak sederhana dan berantakan sementara didalamnya anggota keluarga sedang dirundung duka. 

Karim sangat sedih melihat itu dan menyatakan bahwa Binyapi akan bertanggung jawab kepada keluarga yang ditinggalkan. Burhan berbisik kepada Nadide agar wanita yang tinggal dirumahnya itu berpakaian dengan sopan karena takutnya hal itu akan menggida Ghani. 

Baca Juga:

Sinopsis Ikatan Cinta Selasa 1 Desember 2020 - Episode 56

Sinopsis Hercai NET TV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 16

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 464

Sinopsis Naagin ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 1

Sinopsis Dia Bukan Manusia Selasa 1 Desember 2020 - Episode 16

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Selasa 1 Desember 2020 - Episode 245

Sinopsis Anak Band Senin 30 November 2020 - Episode 85

Sinopsis Perempuan Pilihan Selasa 1 Desember 2020 - Episode 58

Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 1 Desember 2020 - Episode 202

Ramalan Zodiak Selasa 1 Desember 2020

Sinopsis Radha Krishna Selasa 1 Desember 2020 - Episode 51

Sinopsis Jodha Akbar ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 75

Sinopsis Chandra Nandini Selasa 1 Desember 2020 - Episode 60

Sinopsis Mahabharata ANTV Episode 71 Selasa 1 Desember 2020

Sinopsis Uttaran ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 55

Sinopsis Lava Dan Kusha Selasa 1 Desember 2020 - Episode 30

Sinopsis Shehrazat ANTV Selasa 1 Desember 2020 - Episode 30

Namun Nadide bilang itu gak mungkin dan menyarankan agar Burhan mengembalikannya ke negara asalnya. Saat itu Ali Kemal tiba-tiba datang, Burket dan Burcu menyambut dengan penuh kerinduan. Sementara Fusun terlihat cemberut. 

Ali Kemal pun berjanji pada anak-anaknya itu untuk gak lagi meninggalkan mereka. Saat makan bareng, Ali Kemal minta maaf pada Fusun dan berjanji untuk gak mengulangi perbuatannya itu. namun si Fusun tetap aja kelakuannya juga menjengkelkan gitu, jadi keduanya pun sempat berdebat. namun atas nada demi anak-anak keduanya pun baikan. Burhan berterimakasih kepada Nadide karena telah membuat Ali Kemal kembali ke rumah. 

Saat itu Burhan dan Nadide melihat Ghani dan wanita yang numpang nginep dirumahnya itu, Burhan pun langsung menegur Ghani. Saat itu pula Burhan berencana untuk gak lagi memperbolehkan wanita itu tinggal dirumahnya, entah bagaimana caranya. Ditempat tinggal Sherhazat terdengar suara orang berantem. 

Shehrazat berusaha melerai pertengkaran yang ternyata pasangan suami istri. Tentangganya yang lain pun turut melerai, istrinya diajak masuk ke rumah Shehrazat. Suami orang itu pun terus mengedor-gedor pintu rumah Shehrazat agar istrinya itu keluar. Shehrazat pun mendengar curhatan sang tetangganya itu, namanya Vigen. 

Ceritanya tetangganya itu baru menikah 4 bulan, ngakunya keduanya sangat mencintai namun ya gitu deh sang sumai mabok dan memukili Vigen. Paginya suami Vigen mengetuk pintu rumah Shehrazat, sang suami Vigen minta maaf kepada istrinya yang tercinta dan meminta maaf juga kepada Shehrazat. Kedua pasangan itu pun kembali baikan.

Karim datang ke kafe temennya dan curhat soal apa yang dia lihat saat mengunjungi rumah karyawannya. Onur pun datang menghampiri dan menyakin kan Karim bahwa soal itu akan segera ditangani. Onur merasa Karim aneh, kemudian sahabatnya itu pun curhat soal Bennu yang belakangan sikapnya aneh. Karim pun bertanya-tanya soal apa penyebabnya.

Akhirnya Shehrazat datang ke Binyapi dan menemui Onur. Si Onur pun bertanya kepada Shehrazat, datang itu demi Onur atau Binyapi. Shehrazat pun bilang demi Binyapi. Yah, Onur nampak dingin sikapnya, seperti awal waktu kenal. Ali Kemal kembali bekerja di pabrik bersama Burhan, keduanya pun membicarakan soal Ali Kemal yang menjual aset tanpa ijin. 
Burhan pun nampak gak lagi percaya kepada anaknya itu. Ali Kemal nampak cemburu kepada Ghani yang mulai bekerja di pabrik dan nampak lebih dipercayai Burhan. Bennu bertemu Karim, akhirnya Bennu pun cerita soal apa yang didengarkan dari Janet. Karim pun paham, lalu menegaskan bahwa hubungan dengan Janet itu hanya sebatas hubungan satu malam saja dan semua sudah berakhir. 

Karim pun menyakinkan Bennu bahwa ia akan setia dan memintanya mempercayainya. Onur datang menghampiri Shehrazat dan bilang agar gak membuat Mihriban menunggu untuk makan malam, lalu pergi sebelum Shehrazat berkata sesuatu. Meski demikian Shehrazat napak senyum-senyum aja dengan tingkah Onur yang semacam cuek namun sebenarnya perhatian. Ada kejadian yang menimpa ibunda Onur, saat di jalan mobilnya diberhentikan orang dan supirnya ditusuk.

Sang ibu sangat ketakutan, lalu segera menelpon Onur namun sayang Onur gak mau mengangkatnya. Ibunda pun di kantor polisi untuk menjadi saksi, saat polisi ingin mengatarnya pulang ia gak mau dan meminta tolong polisi untuk menelponkan Onur agar menjeputnya. Sementara itu Onur pergi dengan Shehrazat, telpon pun berbunyi. 

Akhirnya Onur pun mengurus ibunya dulu. Soal Shehrazat entar aja gitu karena Onur harus mendahulukan ibundanya dulu. Akhirnya Onur dan Ibunda duduk berdua, meberbicara seolah hubungan mereka baik-baik saja. Akhirnya sang ibu pun bilang bahwa kebahagian Onur yang utama, dan ibunnya sangat sedang bila bisa mempersatukan Onur dan Shehrazat lagi.

Shehrazat bermimpi bertemu dengan Ahmed, dalam mimpi itu Ahmed bilang agar Shehrazat berjanji agar ia gak menghindari kebahagiannya dengan kata lain kalo mau nikah lagi silakan. Saat itu Shehrazat terbangun dari mimpinya, saat itu juga suara bel pintu berbunyi dan begitu dibuka itu adalah Onur. 

Shehrazat pun langsung memeluk Onur. Burhan berencana membuat klinik yang dijanjikan kepada masyarakat yang demo kala itu dengan meminta bantuan Shehrazat untuk merancang bangunannya. Klinik itu nantinya akan dinamai 'Ahmed', nama ayahnya Khan.

Burhan menelpon Shehrazat, ngajakin ketemuan. Burhan pun datang ke kantor Binyapi dan mendatangi Shehrazat. Bennu sangat syok tau bahwa Shehrazat sudah baikan dengan mantan mertuanya. Shehrazat datang rapat terlambat, Janet sok asik kepada Karim namun dicuekin, Karim lebih memilih survey proyek barunya bersama Bennu meski Janet menawarkan diri. 

Setelah rapat selesai Shehrazat heran dengan tingkah Janet yang sok asyik kepada Karim, Bennu pun juga seolah bersikap sama. Bedanya Bennu tahu kenapa Janet berani sok asik, sementara Shehrazat belum tau soal Janet dan Karim. Akhirnya Burhan sampai diruangan Sherhazat, semacam basa-basi Burhan memuji perusahaan tempat Sherhazat bekerja. Keduanya ngopi-ngopi dan akhirnya Burhan bicara dengan Shehrazat, sang mantan mertua pun meminta maaf atas nama Ali Kemal yang juga telah membuatnya hatinya terluka.

Burhan pun menyampaikan keinginannya untuk menyaksikan Khan bermain dihalaman rumahnya. Saat itu tiba-tiba Onur datang, akhirnya Burhan dan Onur pun berkenalan. Dan ternyata pertemuan Burhan dan Shehrazat saat itu belum membicarakan soal rencana Burhan membangun klinik yang dinamainya Ahmed. Akhirnya Burhan kembali dan Shehrazat pun segera menemui Onur keruangannya, Shehrazat pun menjelaskan soal Burhan. Dan Onur pun bisa memahami soal itu.


0 komentar:

Post a Comment