Home » , , , » Bawang Putih Berkulit Merah Kamis 17 September 2020 - Episode 154

Bawang Putih Berkulit Merah Kamis 17 September 2020 - Episode 154

Posted by Sisnet TV

Bawang Putih Berkulit Merah Kamis 17 September 2020 - Episode 154
Bawang Putih Berkulit Merah Kamis 17 September 2020 - Episode 154
Sisnettv.comBawang Putih Berkulit Merah Kamis 17 September 2020 - Episode 154. Jeremi berhasil menjadi ketua Lawyer Club. Vina nampak senang, di sisi lain, Adiguna tambah kesal dengan Jeremi. Saat Jeremi mau memberikan sambutan, tiba-tiba Adiguna nimbrung. Dia memberikan terima kasih atas kepada rekan bisnisnya.

Adiguna sengaja bicara dengan keras. Dia melakukan itu untuk menggagalkan sambutan Jeremi. Dalam hati dia mengatakan baru jadi lawyer saja sudah bangga sekali.

Baca Juga:

Sinopsis Inayah ANTV Kamis 17 September 2020 - Episode 157

Sinopsis Istri Kedua SCTV Kamis 17 September 2020 - Episode 103

Sinopsis Belenggu Dua Hati Kamis 17 September 2020 - Episode 43

Aku Hanya Ingin Dicintai Kamis 17 September 2020 - Episode 17

Sinopsis Putri Untuk Pangeran Kamis 17 September 2020 - Episode 144-145

Sinopsis Perempuan Pilihan Kamis 17 September 2020 - Episode 8

Sinopsis Samudra Cinta SCTV Kamis 17 September 2020 - Episode 373

Sinopsis Chandragupta Maurya Kamis 17 September 2020 - Episode 2

Sinopsis Dari Jendela SMP Kamis 17 September 2020

Sinopsis Saloni ANTV Kamis 17 September 2020 - Episode 39

Ramalan Zodiak Kamis 17 September 2020

Sinopsis Saraswati Chandra Kamis 17 September 2020 - Episode 109

Sinopsis Chandrakanta Episode 45 - Kamis 17 September 2020

Istri Rangga temui Ana, dia menyuruh jangan mengganggu suaminya. Ana bilang kalau dirinya tidak mengganggu, namun omongannya dipotong oleh istri Rangga. Ana bilang dia tidak mengganggu rumah tangganya. 

Adiguna bicara kembali ke rekan bisnisnya. Dia bilang kalau produknya akan bis diterima semuNy dan dijual seluruh Indonesia. Dia bahkan bilang akan traktir semuanya.

Vina sudah gak bisa sabar lagi, dia berdiri. Jeremi tanya Vina mau kemana. Vina bilang dia akan ajari sopan santun. Jeremi tetap melarang, namun Vina sudah kehabisan kesabarannya. 

Vina tetap samperin Adiguna, dia marah ke Adiguna memang restoran semuanya sudah dibooking. Adiguna bilang belum, Vina menyuruh untuk kecilin suaranya. 

Jeremi menyuruh Vina jangan terpancing dengan orang seperti itu. Adiguna marah, dia melawan Jeremi. Jeremi mengatakan sudah gak bisa tahan lagi, dia akan melawan Adiguna. Adiguna malah bilang tidak takut. Vina kesal, dia lalu pergi meninggalkan restoran.


0 komentar:

Post a Comment