Home » , , » Sinopsis Belenggu Dua Hati Kamis 17 September 2020 - Episode 43

Sinopsis Belenggu Dua Hati Kamis 17 September 2020 - Episode 43

Posted by Sisnet TV

Sinopsis Belenggu Dua Hati Kamis 17 September 2020 - Episode 43
Sinopsis Belenggu Dua Hati Kamis 17 September 2020 - Episode 43
Sisnettv.comSinopsis Belenggu Dua Hati Kamis 17 September 2020 - Episode 43. Kejora kasih tahu Alina kalau jangan berantem depan Aldi. Kejora bilang kasian sama Aldi. Namun Alina gak terima, dia marah ke Kejora, dan bahkan mendorongnya sampai terjatuh dan keserempet mobil. 

Adit menolong Kejora, dia mau membawa ke rumah sakit, dalam mobil Adit berdoa supaya Kejora bertahan dan tidak kenapa-kenapa. Raka ketemu klien, dia bilang ke kliennya akan mengajak temannya yang ahli desain.

Baca Juga:

Bawang Putih Berkulit Merah Kamis 17 September 2020 - Episode 154

Raka mau mengajak Kejora, dia berharap supaya Kejora masih mau kerjasama dengannya. Raka telpon Kejora, namun yang angkat adalah Adit. Raka tanya kenapa yang angkat Adit. Adit bilang kalau Kejora kecelakaan dan kondisinya kritis, dia mau membawa ke rumah sakit. 

Raka shock, kenapa Kejora bisa kecelakaan. Kejora diperiksa dokter. Adit harap-harap cemas. Dia gak mau kehilangan Kejora. Tiba-tiba Pak Agung dan Willa datang, mereka tanya ke Adit kenapa Kejora bisa kecelakaan.

Adit menceritakan kalau dirinya samperin Alina dan berantem. Kejora mencoba melerai, namun Alina malah mendorong Kejora dan Kejora tertabrak mobil. Agung emosi, dia ingin melaporkan Alina ke polisi, untuk memberikan efek jera.

Di sisi lain , Raka mendengar apa yang dikatakan Adit. Dia berpikir Alina cemburu melihat Adit dan Kejora. Dia menyesal menyuruh Adit menyatakan perasaannya ke Kejora, sehingga membuat Kejora dapat masalah. Raka ingin menjauhkan Kejora dari Adit. 

Dokter keluar, Pak Agung tanya kondisi anaknya. Dokter bilang kalau kondisi Kejora masih lemah, belum stabil. Mereka ingin menemani Kejora, Kejora butuh support orang yang disayanginya. Di dalam ruang perawatan, Adit mengungkapkan perasaannya, dan akhirnya Kejora bisa sadar. 


0 komentar:

Post a Comment